Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Program Transformasi Digital PAUD: Pendampingan Pengelolaan Modul Digital dan Integrasi Teknologi Sederhana Rofiah, Rifka Taufiqur; Dewi, Miftah Kusuma; Azizah, Farida Nur; Rahayu, Riana; Indasah, Indasah; Masriah, Dewi; Sholikah, Miftachus
Jurnal Pengabdian West Science Vol 1 No 01 (2022): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v1i01.2984

Abstract

Pengabdian masyarakat merupakan upaya pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kapasitas lokal. Artikel pengabdian masyarakat biasanya memuat identifikasi masalah, metode pelaksanaan, hasil kegiatan, dan kesimpulan singkat yang menekankan dampak praktis bagi komunitas. Contohnya, program pemberdayaan ekonomi produktif di daerah miskin, pelatihan teknologi informasi untuk aparat desa, atau penyuluhan kesehatan dan literasi digital di desa terpencil. Keterlibatan kader lokal dan kolaborasi dengan pemerintah menjadi faktor penting dalam keberhasilan program. Strategi pelaksanaan yang efektif meliputi pelatihan langsung, pendampingan berkelanjutan, serta penggunaan media komunikasi digital untuk mendukung partisipasi masyarakat. Artikel pengabdian masyarakat berperan sebagai jembatan antara akademisi dan masyarakat, menekankan aplikasi praktis hasil penelitian untuk kemajuan sosial.
Implementasi Penguatan Nilai - Nilai Pancasila Pada Era Globalisasi Pendidikan Abad-21 di SMA Negeri 1 Palembang Dewi, Miftah Kusuma; Indasah, Indasah; Azizah, Farida Nur; Rofiah, Rifka Taufiqur; Rahayu, Riana; Nurmandriyah, Siti; Sholikah, Miftachus
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Westscience
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i01.2986

Abstract

Penerapan Social-Emotional Learning (SEL) pada pendidikan anak usia dini seperti di PAUD X efektif meningkatkan kompetensi sosial-emosional anak usia dini, meliputi keterampilan pengendalian diri, kerjasama, regulasi emosi, dan resiliensi. Penelitian menunjukkan bahwa kurikulum SEL menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan sosial-emosional dan mengurangi masalah perilaku, terutama ketika program disampaikan dengan setia dan berkelanjutan dari waktu ke waktu. Program SEL di seluruh kelas, seperti program Fun FRIENDS di Jepang, telah menunjukkan penurunan yang signifikan dalam perilaku internalisasi dan eksternalisasi serta peningkatan keterampilan sosial di kalangan anak-anak prasekolah. Keberhasilan penerapan SEL bergantung pada faktor-faktor seperti pelatihan guru, kesiapan, dan adaptasi terhadap konteks lokal, yang mempengaruhi kualitas dan hasil program 86. Intervensi SEL sejak dini berkontribusi pada adaptasi sosial, kinerja akademik, dan kesehatan psikologis jangka panjang yang lebih baik, sehingga menyoroti pentingnya mengintegrasikan SEL ke dalam kebijakan dan praktik pendidikan anak usia dini.
Dampak Pembelajaran Daring terhadap Kemampuan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini Rofiah, Rifka Taufiqur; Dewi, Miftah Kusuma; Azizah, Farida Nur; Rahayu, Riana; Indasah, Indasah; Masriah, Dewi; Sholikah, Miftachus
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 1 No 02 (2022): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v1i02.2987

Abstract

Pembelajaran daring telah menghadirkan tantangan dan peluang bagi perkembangan keterampilan motorik kasar pada masa kanak-kanak. Penelitian menunjukkan bahwa pelatihan daring khusus bagi pendidik anak usia dini dapat meningkatkan keterampilan lokomotor anak-anak, meskipun efeknya terhadap keterampilan pengendalian objek kurang jelas. Media interaktif dan audio-visual yang digunakan dalam pembelajaran daring telah berdampak positif pada perkembangan motorik fisik anak-anak dengan melibatkan mereka dalam permainan dan latihan berbasis gerakan, yang meningkatkan koordinasi, keseimbangan, dan kekuatan otot. Namun, anak-anak usia dini sering mengalami kesulitan mempertahankan fokus selama sesi daring, yang dapat membatasi partisipasi aktif dalam aktivitas keterampilan motorik; mengintegrasikan latihan gerakan dasar dan sensorik ke dalam pembelajaran daring dapat membantu mengatasi hal ini. Pembelajaran berbasis proyek dan model permainan, bahkan ketika diadaptasi untuk format online atau hybrid, telah efektif dalam merangsang keterampilan motorik kasar dengan mendorong partisipasi aktif dan praktis. Secara keseluruhan, meskipun pembelajaran online dapat mendukung perkembangan motorik kasar pada masa kanak-kanak, kesuksesannya bergantung pada kualitas konten interaktif, pelatihan pendidik, dan strategi untuk mempertahankan keterlibatan dan aktivitas fisik anak-anak selama sesi. 
Analisis Metode Pembelajaran Sentra dalam Meningkatkan Keterampilan Kognitif Anak Azizah, Farida Nur; Rofiah, Rifka Taufiqur; Dewi, Miftah Kusuma; Indasah, Indasah; Rahayu, Riana; Sholikah, Miftachus
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 1 No 02 (2022): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v1i02.2988

Abstract

Studi ini menganalisis efektivitas metode pembelajaran berbasis pusat dalam meningkatkan keterampilan kognitif pada anak-anak usia dini. Metode pembelajaran berbasis pusat melibatkan pengorganisasian berbagai stasiun aktivitas yang merangsang pemikiran, pemecahan masalah, dan kreativitas anak melalui pengalaman praktis. Penelitian yang menggunakan metode aksi kelas menunjukkan bahwa aktivitas seperti bermain blok, peran-peran, dan pusat seni secara signifikan meningkatkan kemampuan kognitif anak, termasuk pemikiran logis dan pemahaman konsep dasar. Integrasi pendekatan seperti STEAMLY Plus lebih lanjut mendukung perkembangan kognitif dengan menggabungkan sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika dalam cara yang menarik, mendorong kreativitas dan pemikiran kritis. Selain itu, metode seperti Beyond Centers and Circle Time (BCCT) mendorong partisipasi aktif dan komunikasi, yang berkontribusi pada keterampilan kognitif dan bahasa yang lebih baik. Secara keseluruhan, metode pembelajaran berbasis pusat menyediakan kerangka kerja dinamis dan efektif untuk mengoptimalkan perkembangan kognitif anak usia dini dengan mempromosikan eksplorasi, interaksi, dan pemecahan masalah dalam lingkungan yang terstruktur namun fleksibel. 
Analisis Pemanfaatan Teknologi Augmented Reality dalam Proses Pembelajaran Matematika pada Siswa PAUD Dewi, Miftah Kusuma; Indasah, Indasah; Azizah, Farida Nur; Rofiah, Rifka Taufiqur; Rahayu, Riana; Nurmandriyah, Siti; Sholikah, Miftachus
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 1 No 02 (2022): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v1i02.2989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran matematika bagi siswa pendidikan anak usia dini (PAUD). Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi AR secara signifikan meningkatkan minat dan keterlibatan siswa dalam mempelajari konsep matematika seperti angka, bentuk, dan pola. Namun, tantangan seperti waktu persiapan guru yang terbatas dan masalah teknis juga teridentifikasi. Temuan ini menyarankan bahwa AR dapat menjadi media inovatif yang efektif untuk pembelajaran matematika PAUD jika didukung oleh infrastruktur yang memadai dan pelatihan guru yang memadai. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi dalam pendidikan anak usia dini. 
Implementasi Praktik Mindfulness untuk Anak PAUD: Dampak Pada Regulasi Emosi Rahayu, Riana; Indasah, Indasah; Dewi, Miftah Kusuma; Rofiah, Rifka Taufiqur; Azizah, Farida Nur; Mukaromah, Binti; Sholikah, Miftachus
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v2i01.2991

Abstract

Praktik mindfulness dalam pendidikan anak usia dini telah menunjukkan efek yang menjanjikan dalam regulasi emosi pada anak-anak, termasuk mereka yang berada di PAUD (pusat pendidikan anak usia dini). Penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis mindfulness (MBIs) dapat meningkatkan kesadaran emosional anak-anak, mengurangi ekspresi emosi negatif, dan meningkatkan keterampilan regulasi diri, yang sangat penting untuk perkembangan sosial dan kognitif 2410. Meskipun sebagian besar studi berfokus pada anak-anak berusia 6 hingga 12 tahun, bukti yang muncul menunjukkan bahwa bahkan anak-anak yang lebih muda dapat memperoleh manfaat dari aktivitas mindfulness yang sesuai usia yang diintegrasikan ke dalam rutinitas harian, membantu mereka mengelola emosi seperti marah, takut, dan sedih dengan lebih baik 19. Keterlibatan pendidik dan pengasuh dalam menyelenggarakan program mindfulness sangat penting, karena dukungan mereka membantu mempertahankan praktik ini dan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung secara emosional 36. Tantangan tetap ada, termasuk menyesuaikan konten mindfulness dengan tingkat perkembangan anak-anak usia dini dan memastikan praktik yang konsisten, tetapi secara keseluruhan, mindfulness menunjukkan potensi sebagai alat efektif untuk mempromosikan regulasi emosi di lingkungan pendidikan usia dini 810. Penelitian masa depan harus terus mengeksplorasi intervensi yang disesuaikan untuk anak-anak usia PAUD dan menganalisis dampak jangka panjang pada hasil emosional dan perilaku.
Nutrition Education pada Alpha Generation untuk Mencapai Tumbuh Kembang Optimal Dewi, Miftah Kusuma; Indasah, Indasah; Rofiah, Rifka Taufiqur; Rahayu, Riana; Azizah, Farida Nur; Sholikah, Miftachus
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v2i01.2992

Abstract

Pendidikan gizi sangat penting bagi Generasi Alpha, anak-anak yang lahir pada abad ke-21, untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan optimal. Generasi ini memiliki karakteristik unik seperti ketergantungan pada media sosial, preferensi berbelanja online, dan interaksi fisik yang terbatas, yang memengaruhi pola makan mereka. Studi menunjukkan bahwa pendidikan gizi yang tidak memadai dapat menyebabkan kebiasaan makan yang buruk, termasuk melewatkan sarapan, mengonsumsi camilan tidak sehat, dan konsumsi berlebihan gula serta makanan cepat saji, yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan. Metode pendidikan gizi yang efektif untuk kelompok ini meliputi intervensi, kartu edukatif, dan platform digital seperti augmented reality yang dipadukan dengan kecerdasan buatan (AI), yang melibatkan anak-anak secara interaktif dan mempromosikan kebiasaan makan sehat dan berkelanjutan. Gizi yang tepat selama masa kanak-kanak dan remaja mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan fungsi kekebalan tubuh, dengan makronutrien dan mikronutrien seperti protein, zat besi, kalsium, dan vitamin memainkan peran vital. Pendidikan gizi tidak hanya meningkatkan keragaman diet dan perilaku makan, tetapi juga berkontribusi pada hasil pertumbuhan yang lebih baik, meskipun pendidikan berkelanjutan dan keterlibatan pengasuh sangat penting untuk dampak yang berkelanjutan.
Pengaruh Program Kebiasaan Hidup Sehat (Gizi Kesehatan) di PAUD terhadap Indikator Kesehatan Anak Rofiah, Rifka Taufiqur; Dewi, Miftah Kusuma; Azizah, Farida Nur; Indasah, Indasah; Rahayu, Riana; Sholikah, Miftachus
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v2i01.2993

Abstract

Pelaksanaan Program Gaya Hidup Sehat di lingkungan pendidikan anak usia dini (PAUD) telah menunjukkan dampak positif pada berbagai indikator kesehatan anak. Studi menunjukkan bahwa program-program semacam ini, yang sering berfokus pada keluarga dan menggabungkan pendidikan gizi serta aktivitas fisik, dapat menyebabkan perbaikan signifikan pada indeks massa tubuh (BMI), lingkar pinggang, kebiasaan makan, dan tingkat aktivitas fisik pada anak-anak usia dini 569. Misalnya, intervensi gaya hidup sehat berbasis web selama 10 minggu untuk anak sekolah dengan kelebihan berat badan atau obesitas menghasilkan penurunan skor z BMI dan peningkatan kualitas hidup, menyoroti potensi program yang mudah diakses dan didukung teknologi 12. Selain itu, program modifikasi gaya hidup multidisiplin telah menunjukkan penurunan berkelanjutan dalam BMI dan penanda adipositas selama berbulan-bulan, menekankan pentingnya keterlibatan jangka panjang 3. Intervensi berbasis sekolah juga berkontribusi pada perbaikan perilaku kesehatan kardiovaskular, terutama saat menargetkan kelompok usia lebih muda, menunjukkan jendela kritis untuk membentuk kebiasaan sehat 8. Namun, beberapa intervensi sekolah berskala besar melaporkan efek terbatas dalam mencegah obesitas, menunjukkan bahwa pendekatan yang lebih intensif atau komprehensif yang melibatkan keluarga dan komunitas mungkin diperlukan 47. Secara keseluruhan, program gaya hidup sehat di lingkungan PAUD efektif dalam mempromosikan hasil kesehatan yang lebih baik, tetapi keberhasilannya bergantung pada desain program, durasi, adaptasi budaya, dan integrasi keterlibatan keluarga.