Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Keterampilan Ekonomi Kreatif Bagi Masyarakat Terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Tingkat Kelurahan Mekar Wangi Kota Bogor Priatna, Asep; Ibrahim, Ajid; Darliah, Darliah; Fauzi, Sudar; Inayatullah, Muhammad Iqbal; Rahmatulloh, Aang; Wandira, Neng Yayu; Nurviani, Nurviani; Hajar, Siti; Hanapia, Cepi; Susanto, Diki
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i01.3149

Abstract

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi akibat dinamika ekonomi dan perubahan struktur dunia kerja berdampak signifikan terhadap meningkatnya pengangguran dan menurunnya kesejahteraan masyarakat di tingkat kelurahan. Kelurahan Mekar Wangi Kota Bogor merupakan salah satu wilayah yang masyarakatnya terdampak PHK dan memerlukan upaya pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan ekonomi kreatif sebagai alternatif sumber penghasilan bagi masyarakat terdampak PHK melalui pemanfaatan potensi lokal dan peningkatan kreativitas masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan dan potensi masyarakat, penyuluhan mengenai konsep ekonomi kreatif, pelatihan praktik keterampilan, serta pendampingan dalam pengemasan produk dan pemasaran sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi peserta dalam mengembangkan usaha ekonomi kreatif, serta meningkatnya kepercayaan diri untuk memulai usaha mandiri. Program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Kelurahan Mekar Wangi Kota Bogor dan menjadi model pemberdayaan ekonomi kreatif yang dapat diterapkan di wilayah lain dengan karakteristik serupa.
Analisis Kesiapan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Mengimplementasikan Activity-Based Costing (ABC) di Era Digital Susanto, Diki; Inayatullah, Muhammad Iqbal; Abidin, Zaenal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36626

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesiapan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mengimplementasikan Activity-Based Costing (ABC) di era digital sebagai metode penentuan biaya yang lebih akurat dibandingkan metode konvensional. Transformasi digital memberi peluang peningkatan efisiensi pencatatan biaya melalui aplikasi akuntansi, integrasi data, serta otomatisasi proses bisnis. Namun, penerapan ABC pada UMKM masih jarang karena menuntut pemahaman akuntansi biaya, pemetaan aktivitas yang jelas, ketersediaan data, dan dukungan teknologi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan kuesioner kepada 100 UMKM lintas sektor. Data dianalisis menggunakan skala Likert untuk mengukur kesiapan pada aspek teknologi, sumber daya manusia, dokumentasi data aktivitas, dan pemahaman akuntansi. Hasil menunjukkan kesiapan UMKM berada pada kategori sedang. Kesiapan teknologi menjadi indikator tertinggi, sedangkan pemahaman akuntansi dan kesiapan SDM merupakan hambatan utama. Selain itu, sebagian UMKM belum mendokumentasikan proses bisnis secara sistematis sehingga menyulitkan identifikasi aktivitas dan penentuan pemicu biaya. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi ABC bergantung pada penguatan literasi akuntansi biaya, peningkatan kompetensi digital, serta penyediaan sistem pencatatan aktivitas yang sederhana, terstandar, dan mudah dioperasikan. Implikasinya, UMKM, pemerintah, dan lembaga pelatihan perlu merancang program pendampingan dan perangkat digital yang realistis agar penerapan ABC dapat meningkatkan akurasi biaya, kualitas keputusan, dan daya saing secara berkelanjutan pada lingkungan bisnis digital.