Keselamatan pengunjung merupakan faktor penting dalam penyelenggaraan destinasi wisata yang memiliki potensi risiko cedera dan kegawatdaruratan medis. Program pengabdian masyarakat Go-First Aid dilaksanakan oleh tim Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang di Saloka Theme Park, Kabupaten Semarang. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kru keselamatan dalam melakukan penilaian cedera dan resusitasi jantung paru (CPR). Kegiatan melibatkan 30 kru keselamatan sebagai mitra pelatihan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui pelatihan berbasis simulasi, pendampingan penyusunan standar operasional prosedur (SOP) keselamatan pengunjung, serta penyediaan media edukatif berupa buku saku klasifikasi cedera, panduan penilaian tingkat keparahan cedera, dan video edukasi pertolongan pertama. Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai post-test sebesar 39,4% dibandingkan pre-test. Selain itu, lebih dari 90% peserta mampu melaksanakan prosedur CPR sesuai standar American Heart Association (AHA). Program Go-First Aid memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesiapsiagaan kru, penguatan sistem manajemen keselamatan pengunjung, dan pembentukan budaya kerja tanggap darurat di lingkungan taman wisata. Secara keseluruhan, pelaksanaan program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan memperkuat tata kelola keselamatan destinasi wisata berbasis kolaborasi akademisi dan pengelola pariwisata.