Putra, Ida Bagus Semara Adnyana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SMART-AR: Multimodal Smart Pop-Up Book Based on Augmented Reality with Braille-Voice Over as a Support for Inclusive Learning Media at SDN 2 Bengkala Sari, Ketut Siti Amerta; Budiarta, I Wayan; Anggarani, Ni Kadek Ayu; Anjelika, Gst. Ayu Kade Widya; Putra, Ida Bagus Semara Adnyana; Widhiana, Kadek; Marselina, Putu Rina; Anastasya, Lorenza
Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober, Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Publisher : Program Studi PPKn Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Undiksha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpppkn.v7i2.6079

Abstract

This study developed SMART-AR: Multimodal Smart Pop-Up Book based on Augmented Reality with Braille and Voice Over features as an inclusive learning media at SDN 2 Bengkala. The school faces challenges in inclusive education, particularly the limited number of teachers proficient in sign language and the reliance on conventional learning media that are ineffective for hearing-impaired students. SMART-AR is designed to enhance student understanding, interest, and engagement through an interactive medium combining 3D pop-up books, augmented reality technology, and Braille-voice over support. The development employed the ADDIE model over four months, including needs analysis, design, development, teacher training implementation, and evaluation. Results indicate that 85% of teachers found the media effective in improving student comprehension, 80% reported increased student learning interest, and 78% of teachers felt more confident and ready to continue using the media. SMART-AR offers an innovative solution to overcome the limitations of conventional learning tools and supports more equitable and quality inclusive education at SDN 2 Bengkala. Keywords: Inclusive Education, SMART-AR, Augmented Reality, Braille, Pop-up book
Politik di Ujung Jari, Kepercayaan di Ujung Tanduk: Defisit Kepercayaan Institusional dan Budaya Politik Digital Generasi Z dalam Pemilihan Lokal di Kota Singaraja Putra, I Putu Hendy Jayadi; Wijaya , I Putu Agus Febriana Putra; Putra, Ida Bagus Semara Adnyana; Yulistyawan , Muhammad Ilham; Wiguna, Kadek Angga Pradnyana Adi; Cahyani, Ni Putu Intan; Sukarya, I Made Pande; Widarma, Dewa Putu Pradita; Sari, Ketut Siti Amerta
Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 1 (2025): April, Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Publisher : Program Studi PPKn Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Undiksha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpppkn.v7i1.6232

Abstract

Studi ini mengkaji fenomena defisit kepercayaan institusional dan budaya politik digital Generasi Z dalam konteks pemilihan lokal di Kota Singaraja, yang merepresentasikan transformasi mendalam lanskap politik karena teknologi digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat kepercayaan institusional Generasi Z di Kota Singaraja, menganalisis pengaruh budaya politik digital terhadap sikap dan keyakinan politik mereka, dan mengidentifikasi implikasi temuan untuk strategi sosialisasi politik dan kampanye digital yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan desain penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, kemudian data dianalisis menggunakan model analisis kualitatif interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lanskap politik digital secara signifikan memengaruhi persepsi kepercayaan Generasi Z. Kepercayaan institusional Generasi Z sangat dipengaruhi oleh dinamika digital, menuntut pendekatan "Tata Kelola Hibrida" (Hybrid Governance) dan "Responsivitas Autentik" (Authentic Responsiveness) dari lembaga-lembaga politik untuk memastikan partisipasi yang bermakna dan konsolidasi demokrasi yang berkelanjutan.  Kata kunci: Budaya Politik Digital, Defisit Kepercayaan, Generasi Z, Pemilihan Lokal.