Sukarya, I Made Pande
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Politik di Ujung Jari, Kepercayaan di Ujung Tanduk: Defisit Kepercayaan Institusional dan Budaya Politik Digital Generasi Z dalam Pemilihan Lokal di Kota Singaraja Putra, I Putu Hendy Jayadi; Wijaya , I Putu Agus Febriana Putra; Putra, Ida Bagus Semara Adnyana; Yulistyawan , Muhammad Ilham; Wiguna, Kadek Angga Pradnyana Adi; Cahyani, Ni Putu Intan; Sukarya, I Made Pande; Widarma, Dewa Putu Pradita; Sari, Ketut Siti Amerta
Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 1 (2025): April, Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Publisher : Program Studi PPKn Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Undiksha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpppkn.v7i1.6232

Abstract

Studi ini mengkaji fenomena defisit kepercayaan institusional dan budaya politik digital Generasi Z dalam konteks pemilihan lokal di Kota Singaraja, yang merepresentasikan transformasi mendalam lanskap politik karena teknologi digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat kepercayaan institusional Generasi Z di Kota Singaraja, menganalisis pengaruh budaya politik digital terhadap sikap dan keyakinan politik mereka, dan mengidentifikasi implikasi temuan untuk strategi sosialisasi politik dan kampanye digital yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan desain penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, kemudian data dianalisis menggunakan model analisis kualitatif interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lanskap politik digital secara signifikan memengaruhi persepsi kepercayaan Generasi Z. Kepercayaan institusional Generasi Z sangat dipengaruhi oleh dinamika digital, menuntut pendekatan "Tata Kelola Hibrida" (Hybrid Governance) dan "Responsivitas Autentik" (Authentic Responsiveness) dari lembaga-lembaga politik untuk memastikan partisipasi yang bermakna dan konsolidasi demokrasi yang berkelanjutan.  Kata kunci: Budaya Politik Digital, Defisit Kepercayaan, Generasi Z, Pemilihan Lokal.
Case Study Dynamics Of Harmonization Of Relations Between Balinese Traditional Village Residents And Chinese Residents In Singaraja City Emben, Ni Komang Ayu Sari; Utami, A. A. Istri Dewi Adhi; sawu, Antonius Nelson Tonda; Sukarya, I Made Pande; Widarma, Dewa Putu Pradita; Dewi, Ni Komang Candra; Sara, Ni Komang Yasoda Syosti; Kusumadewi, Ni Komang Verlie
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v13i1.105548

Abstract

This study aims to analyze and identify the dynamics of the relationship between the residents of the Bali Traditional Village and the Chinese population in Singaraja City, Bali. This study also focuses on several important things, namely: (1) Knowing and analyzing the harmonization of relations between the indigenous people of the Balinese Traditional Village and the Chinese population in Singaraja City, (2) Attitudes and behaviors between residents (Balinese and Chinese Traditional Villages), and (3) How to maintain harmony between communities. This research uses ethnographic methods and focuses on cases or phenomena that occur in the field. In addition, this study also uses a descriptive qualitative approach, so that later the results of the research will be described through deeper and more detailed descriptions and explanations. Some of the final results obtained in this study are: (1) Despite having different customary traditions, races, and beliefs, the residents of Balinese and Chinese Traditional Villages highly uphold harmony with each other, (2) The positive attitudes and behaviors reflected from both sides of the population strongly reflect high harmonization and tolerance, and (3) Both types of residents attach importance to mutual cooperation (nyama braya), solidarity, and very high tolerance.