p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal As-sunniyyah
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PENDIDIKAN ANTI-NARKOBA DALAM MEMBANGUN KARAKTER KEPIMPINAN REMAJA BERINTEGRITAS Bendriyanti, Rita Prima; Dewi, Citra; Syantori, Ahmat; Nabila, Filza Ratu; Sukirdi, Sukirdi; Septiani, Astri
AS-SUNNIYYAH Vol 4 No 02 (2025): Maret
Publisher : UAS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/assunniyyah.v4i02.2893

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja merupakan masalah kompleks yang memiliki implikasi serius terhadap kualitas pengembangan sumber daya manusia. Masa remaja merupakan fase perkembangan yang sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan sosial, tekanan teman sebaya, dan arus informasi yang tidak terkendali, sehingga meningkatkan risiko perilaku menyimpang, termasuk penyalahgunaan narkoba. Dalam konteks ini, pendidikan memainkan peran strategis tidak hanya sebagai sarana penyebaran pengetahuan tentang bahaya narkoba tetapi juga sebagai instrumen pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai integritas. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan melalui strategi pendidikan anti-narkoba berbasis karakter menunjukkan hasil yang positif. Pendekatan pendidikan yang partisipatif, sistematis, dan terintegrasi secara moral telah terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan ketahanan pribadi remaja dalam menghadapi pengaruh negatif narkoba. Remaja tidak hanya mengalami peningkatan dalam aspek kognitif yang berkaitan dengan kesadaran akan narkoba, tetapi juga menunjukkan perubahan positif dalam dimensi afektif dan perilaku, seperti keberanian untuk menolak pengaruh negatif teman sebaya, kemampuan untuk membuat keputusan yang sehat, dan peningkatan rasa tanggung jawab sosial. Temuan program ini menegaskan bahwa integrasi pendidikan karakter dan pendidikan anti-narkoba merupakan model pencegahan yang efektif dan berkelanjutan. Strategi ini berpotensi untuk direplikasi dan dikembangkan lebih lanjut melalui kolaborasi antara lembaga pendidikan tinggi, sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk membina generasi muda yang bercirikan integritas, kesehatan, dan martabat.
PENGUATAN KEPEMIMPINAN DIGITAL GENERASI Z MELALUI PENDIDIKAN KESADARAN MEDIA DAN LITERASI DIGITAL Bendriyanti, Rita Prima; Dewi, Citra; Syantori, Ahmat; Septiani, Astri; Putra, Aan Pratama
AS-SUNNIYYAH Vol 5 No 01 (2025): September
Publisher : UAS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/assunniyyah.v5i01.2895

Abstract

Perkembangan pesat transformasi digital telah secara signifikan memengaruhi pola kepemimpinan Generasi Z, yang tumbuh di lingkungan yang didominasi oleh teknologi dan media digital. Meskipun Generasi Z menunjukkan tingkat familiaritas yang tinggi dengan teknologi, kemampuan ini belum sepenuhnya diimbangi dengan kompetensi kepemimpinan digital yang kritis, etis, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, upaya sistematis melalui pendidikan kesadaran media dan literasi digital sangat penting untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan digital generasi ini. Literasi digital dan kesadaran media memainkan peran strategis dalam membekali Generasi Z dengan keterampilan berpikir kritis, kemampuan untuk mengevaluasi informasi, membuat keputusan berdasarkan data yang valid, dan memahami dampak sosial dari aktivitas digital. Pendekatan pendidikan terintegrasi mampu membentuk pemimpin digital yang tidak hanya kompeten secara teknis tetapi juga memiliki kesadaran etis, tanggung jawab sosial, dan komitmen yang kuat terhadap nilai-nilai kewarganegaraan digital. Implementasi kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa pendekatan pendidikan melalui ceramah, diskusi, dan bimbingan terstruktur dapat meningkatkan pemahaman peserta tentang kepemimpinan digital. Temuan menunjukkan bahwa Generasi Z dengan tingkat literasi digital yang tinggi cenderung lebih adaptif, kolaboratif, dan mampu memanfaatkan media digital secara positif untuk memengaruhi komunitas mereka. Oleh karena itu, penguatan kepemimpinan digital Generasi Z perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui integrasi literasi digital, kesadaran media, dan pengembangan nilai-nilai etika dalam sistem pendidikan