Yusri, Mita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Cendawan Patogen Dan Non-Patogen Asal Rhizosfer Mahoni dan Kakao di Kelurahan Tanuntung dan Desa Karassing Bau Mirta; Sholeh, Muh. Noor Amin; Nur, Muhlizha Azhar; Yusri, Mita
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Februari 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/dz4dyw02

Abstract

Rhizosfer adalah tanah yang terdapat disekitar daerah perakaran tanaman yang dijadikan sebagai pertahanan luar suatu tanamanĀ  terhadap serangan patogen yang terdapat pada akar itu sendiri, dan biasanya populasi mikroorganisme di daerah rhizosfer lebih banyak dan beragam dibandingkan dengan non-rhizosfer (Liza et al., 2015). Mikroba yang hidup pada daerah perakaran ada yang bersifat patogen dan atau ada pula yang dapat bermanfaat bagi tanaman sebagai pelindung dari infeksi yang disebabkan oleh patogen tertentu (Putra et al., 2020). Namun, hingga saat ini masih sedikit penelitian yang mengidentifikasi cendawan patogen dan non-patogen pada daerah rhizosfer tanaman yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi cendawan patogen dan non-patogen asal rhizosfer mahoni dan kakao di Kelurahan Tanuntung dan Desa Karassing. Berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan pada rhizosfer mahoni dan kakao di Desa Karassing dan Kelurahan Tanuntung, dapat disimpulkan bahwa genus cendawan rhizosfer yang teridentifikasi memiliki kesamaan, yaitu cendawan yang diperoleh berasal dari genus Aspergillus sp., Fusarium sp., Penicillium sp. dan Rhizopus sp., meskipun pada rhizosfer mahoni Desa Karassing diperoleh 2 isolat yang berasal dari genus Trichoderma sp. Serta secara keseluruhan, dari 40 isolat cendawan rhizosfer yang diperoleh, 22 isolat yang bersifat patogen dan 18 isolat lainnya bersifat non-patogen.
Teknologi Perendaman Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Alami Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan Stek Jeruk Pamelo (Citrus grandis L.) Taufan, Andi Ince Muh; Nur, Muhlizha Azhari; Yusri, Mita; Rezki, Alfiandi
Sustainability Nexus: Journal of Agriculture Vol. 2 No. 2 (2026): June
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbanyakan tanaman jeruk pamelo (Citrus grandis L.) secara vegetatif melalui stek sering dilakukan untuk memperoleh bibit yang seragam dan berkualitas. Namun keberhasilan stek sangat dipengaruhi oleh penggunaan zat pengatur tumbuh (ZPT). Salah satu sumber ZPT alami yang mudah diperoleh adalah air kelapa yang mengandung hormon auksin dan sitokinin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama perendaman air kelapa sebagai ZPT alami terhadap pertumbuhan stek jeruk pamelo. Penelitian dilaksanakan di Greenhouse Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa selama tiga bulan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan lama perendaman, yaitu P0 (kontrol), P1 (2 jam), P2 (4 jam), P3 (6 jam), dan P4 (8 jam), dengan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi persentase stek hidup, umur muncul tunas, dan panjang tunas. Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan perendaman air kelapa berpengaruh terhadap pertumbuhan stek jeruk pamelo. Perlakuan terbaik diperoleh pada perendaman selama 8 jam (P4) dengan persentase hidup mencapai 100% dan waktu muncul tunas tercepat yaitu sekitar 11 hari setelah tanam. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan air kelapa sebagai ZPT alami dengan lama perendaman yang tepat dapat meningkatkan keberhasilan pertumbuhan stek jeruk pamelo.