Mintardjo , Christoffel M. O.
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBERDAYAAN UMK KULINER KELURAHAN MERAS MELALUI PEMASARAN DIGITAL BERBASIS AI UNTUK MENDUKUNG PARIWISATA BERKELANJUTAN Ogi, Imelda; Mintardjo , Christoffel M. O.; Pandowo, Merinda H. Ch.; Kawung, George M. V.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol. 14 No. 1 (2026): JE. Vol. 14 No. 1
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/emba.v14i1.66752

Abstract

Program kemitraan masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas pemasaran digital pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) kuliner Kelurahan Meras, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, melalui pemanfaatan teknologi berbasis AI untuk produksi konten promosi yang mendukung narasi pariwisata berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada awal November 2025 melalui rangkaian koordinasi lapangan, sosialisasi, pelatihan, workshop praktik pembuatan konten, pendampingan penyusunan rencana kampanye, serta monitoring dan evaluasi awal. Peserta ditargetkan sekitar 20–30 orang yang merupakan kombinasi pelaku kuliner dan pelaku pariwisata lokal. Evaluasi memadukan metode kuantitatif (pre–post test) dan kualitatif (wawancara singkat, diskusi reflektif, serta umpan balik tertulis). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta; target minimal 50 unggahan konten promosi tercapai, dan sedikitnya lima pelaku usaha aktif mengelola akun media sosial usaha. Luaran utama meliputi draf modul pelatihan pemasaran digital berbasis AI, katalog digital kuliner Meras, template rencana kampanye, serta manuskrip artikel ilmiah. Kata Kunci: UMK/UMKM, Pemasaran Digital, AI Generatif, Wisata Kuliner, Pariwisata Berkelanjutan, Pemberdayaan
PKM PENGUATAN KAPASITAS KEWIRAUSAHAAN PARIWISATA DAN PEMASARAN WISATA BERKELANJUTAN BERBASIS TEKNOLOGI PADA UMKM PEREMPUAN DI KAWASAN PESISIR KELURAHAN MERAS KECAMATAN BUNAKEN Pandowo, Merinda H. Ch.; Mintardjo , Christoffel M. O.; Raintung, Michael Ch.; Tulung, Joy E.; Ogi, Imelda W. J.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol. 14 No. 1 (2026): JE. Vol. 14 No. 1
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/emba.v14i1.66759

Abstract

Kelurahan Meras di Kecamatan Bunaken, Kota Manado, merupakan kawasan pesisir dengan potensi pariwisata bahari dan ekonomi kreatif yang cukup besar. Di wilayah ini berkembang UMKM perempuan yang bergerak pada sektor kuliner hasil laut, suvenir/kerajinan, homestay, dan jasa pendukung wisata. Namun, pemetaan awal tim menunjukkan berbagai permasalahan, antara lain: mindset kewirausahaan yang belum kuat, pemanfaatan pemasaran digital yang masih terbatas dan sporadis, belum adanya pengemasan produk dalam bentuk paket wisata berkelanjutan, serta ketiadaan standar operasional prosedur (SOP) layanan yang terdokumentasi dan berorientasi pada prinsip keberlanjutan. Program PKM ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kewirausahaan pariwisata dan pemasaran wisata berkelanjutan berbasis teknologi pada UMKM perempuan di Kelurahan Meras. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas (community-based empowerment) yang mengintegrasikan kerangka Teach–Train– Tools–Track dan Learn–Launch–Lock–Leverage. Bentuk intervensi meliputi bootcamp intensif dua hari, klinik tematik, dan pendampingan lapangan. Subjek kegiatan terdiri dari 21 pelaku UMKM perempuan pesisir yang tergabung dalam dua kelompok UMKM di Kelurahan Meras. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan signifikan kapasitas mitra. Sebanyak 20 akun bisnis media sosial (TikTok/Instagram) berhasil diaktivasi dan dioptimalkan dengan kalender konten minimal satu bulan dan frekuensi unggahan ≥12 konten per bulan. Seluruh peserta mengadopsi WhatsApp Business untuk komunikasi usaha, dan 16 profil Google Business Profile/Maps UMKM diperbarui dengan informasi yang lebih lengkap. Setiap UMKM memiliki satu SOP layanan inklusif dan ramah lingkungan yang telah diuji melalui simulasi layanan, dengan tingkat kepatuhan rata-rata 83%. Kata Kunci: UMKM Perempuan, Kewirausahaan Pariwisata, Pemasaran Digital, Wisata Berkelanjutan
MODEL PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS TEKNOLOGI BAGI UMKM: IMPLEMENTASI PADA KELURAHAN MOLAS, KECAMATAN BUNAKEN, KOTA MANADO Mintardjo , Christoffel M. O.; Tampenawas, Jeffry L. A.; Philipus, Cyndrika R.; Ogi, Imelda W. J.; Sumual, Jacline I.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol. 14 No. 1 (2026): JE. Vol. 14 No. 1
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/emba.v14i1.66834

Abstract

UMKM di Kelurahan Molas menghadapi tantangan pada penguatan jiwa kewirausahaan, pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran, serta disiplin pencatatan keuangan usaha. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini mengembangkan dan mengimplementasikan model pelatihan dan pendampingan kewirausahaan berbasis teknologi yang menekankan praktik langsung, coaching, dan penguatan manajemen usaha sederhana. Kegiatan dilaksanakan pada 1–5 November 2025 dengan peserta 30 pelaku UMKM dan calon wirausaha. Evaluasi dilakukan melalui pre-test–post-test, audit implementasi akun digital, serta observasi dan refleksi peserta. Hasil menunjukkan peningkatan skor kapasitas kewirausahaan dari 58,4 menjadi 82,7 dan peningkatan literasi pemasaran digital dari 52,6 menjadi 85,1. Implementasi praktis juga meningkat: 76,7% peserta mengoptimalkan akun media sosial usaha, 73,3% menerapkan format konten promosi sederhana, 70,0% memulai pencatatan pemasukan–pengeluaran harian, dan 60,0% memisahkan keuangan usaha dari rumah tangga. Monitoring empat minggu menunjukkan peningkatan rata-rata transaksi mingguan sebesar 24,1% dan kenaikan omzet mingguan sebesar 18,6%. Luaran program mencakup modul pelatihan, SOP konten promosi, template pembukuan sederhana, dan rencana usaha mikro. Temuan ini menegaskan bahwa model pelatihan–pendampingan berbasis teknologi efektif sebagai strategi peningkatan kapasitas UMKM pada konteks wilayah pesisir/perkotaan dengan keterbatasan sumber daya, sekaligus memperkuat keberlanjutan praktik usaha. Kata Kunci: Kewirausahaan Teknologi, Teknologi Digital, UMKM, Pendampingan, Pemberdayaan
MODEL PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMASARAN DIGITAL NELAYAN BERBASIS TEACH–TRAIN–TOOLS–TRACK DI KELURAHAN MOLAS Raintung, Michael Ch; Tindi, Ricardo G.; Dien, Yudhi; Tulung, Joy E.; Ogi, Imelda W. J.; Mintardjo , Christoffel M. O.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol. 14 No. 1 (2026): JE. Vol. 14 No. 1
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/emba.v14i1.66853

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan membangun model pelatihan dan pendampingan pemasaran digital bagi nelayan dan pelaku usaha pesisir di Kelurahan Molas, Kecamatan Bunaken, Kota Manado. Permasalahan utama mitra meliputi ketergantungan pada pemasaran konvensional, belum tertatanya etalase digital, tidak adanya transparansi harga dan stok harian, lemahnya konsistensi konten, serta belum bakunya alur layanan pemesanan hingga pengantaran. Intervensi dirancang menggunakan kerangka Teach–Train–Tools–Track melalui bootcamp, klinik tematik, pendampingan mingguan, dan showcase pasar, disertai penyediaan perangkat praktis berupa katalog WhatsApp Business, toko marketplace, price board berbasis Google Sheets, serta SOP layanan satu lembar. Evaluasi dilakukan melalui pre–post test literasi pemasaran digital, pemantauan aktivitas akun, audit kepatuhan SOP, dan rekap order log. Hasil menunjukkan literasi pemasaran digital meningkat dari 46,3 menjadi 79,5, akun aktif mencapai 18 unit, kepatuhan SOP rata-rata 82%, frekuensi konten meningkat menjadi 12–15 konten per bulan per akun, serta pesanan dari kanal digital meningkat 38%. Program juga menghasilkan modul pelatihan, template etalase digital, price board, SOP layanan, dan paket konten video pendek. Model ini menegaskan pentingnya kombinasi pelatihan praktis, alat bantu operasional sederhana, serta pendampingan berbasis kelompok untuk memastikan adopsi berkelanjutan pada konteks kerja nelayan. Kata Kunci: Teach–Train–Tools–Track, Pemasaran Digital, Nelayan Pesisir, Marketplace, Pendampingan