Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PARADOKS KUALITAS TIDUR DAN STRES BELAJAR PADA MAHASISWA BARU: BUKTI ADAPTASI AKADEMIK AWAL DI PROGRAM D4 PROMOSI KESEHATAN Rahayu, Yuli; Ilmi, Nurul; Asram, Ani
Illea : Journal of Health Sciences, Public Health and Medicine Vol.2, No.1: Februari 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/illea.v2i1.4517

Abstract

Mahasiswa baru pada program studi kesehatan berada pada fase transisi akademik yang rentan terhadap stres belajar. Kualitas tidur umumnya dipandang sebagai faktor protektif terhadap stres akademik. Namun, temuan empiris terbaru menunjukkan bahwa hubungan antara kualitas tidur dan stres belajar tidak selalu bersifat linear. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas tidur dan stres belajar pada mahasiswa baru Program Studi D4 Promosi Kesehatan serta mengidentifikasi pola hubungan yang berbeda dari temuan penelitian sebelumnya. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 60 mahasiswa baru Program Studi D4 Promosi Kesehatan. Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) yang telah dikategorikan, sedangkan stres belajar diukur menggunakan kuesioner stres akademik. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dan stres belajar (p = 0,004). Menariknya, mahasiswa dengan kualitas tidur kategori cukup justru memiliki proporsi stres belajar tinggi yang lebih besar (58,7%), sedangkan mahasiswa dengan kualitas tidur kurang didominasi oleh stres belajar rendah (85,7%). Temuan ini menunjukkan adanya pola hubungan yang bersifat paradoks. Terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dan stres belajar pada mahasiswa baru D4 Promosi Kesehatan dengan arah hubungan yang tidak konvensional. Kualitas tidur yang cukup tidak selalu berperan sebagai faktor protektif terhadap stres belajar. Temuan ini menegaskan pentingnya mempertimbangkan faktor adaptasi akademik dan mekanisme coping mahasiswa baru dalam upaya promosi kesehatan mental di perguruan tinggi
PROFIL GAYA BELAJAR VARK PADA MAHASISWA PROMOSI KESEHATAN DALAM PENGEMBANGAN METODE PEMBELAJARAN DI ERA DIGITAL Ilmi, Nurul; Rahayu, Yuli; Asram, Ani
Illea : Journal of Health Sciences, Public Health and Medicine Vol.2, No.1: Februari 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/illea.v2i1.4587

Abstract

Penelitian ini bertujuan memetakan profil gaya belajar VARK (Visual, Aural, Read/Write, Kinesthetic) pada mahasiswa baru Program Studi D4 Promosi Kesehatan sebagai dasar pengembangan strategi pembelajaran yang adaptif di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif cross-sectional. Sebanyak 60 mahasiswa baru berpartisipasi melalui pengisian kuesioner VARK versi adaptasi Bahasa Indonesia secara daring (Google Form). Skor V, A, R, dan K dihitung pada tiap responden, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan IBM SPSS untuk memperoleh rerata, simpangan baku, nilai minimum–maksimum, serta distribusi kategori gaya belajar dominan (unimodal maupun multimodal). Hasil menunjukkan gaya belajar dominan kinestetik (K) merupakan kategori terbesar (63,3%), diikuti auditori (A) 15,0%, sedangkan kombinasi multimodal yang muncul antara lain AK (10,0%), VK (5,0%), dan VA (3,3%). Pada tingkat kelompok, rerata skor tertinggi terdapat pada dimensi K (10,05), disusul A (7,87), V (5,25), dan R (3,87). Temuan ini mengindikasikan mahasiswa baru lebih nyaman belajar melalui aktivitas praktik dan interaksi lisan dibandingkan aktivitas baca-tulis. Implikasi praktisnya, pembelajaran promosi kesehatan perlu menekankan strategi aktif dan autentik (misalnya simulasi, role play, microteaching, analisis kasus komunitas) yang didukung diskusi reflektif serta umpan balik terstruktur, sambil memperkuat literasi baca-tulis akademik secara bertahap.
MODEL PERILAKU KADER POSYANDU DALAM PELAKSANAAN PROGRAM KESEHATAN MASYARAKAT: PENDEKATAN PROMOSI KESEHATAN Rahayu, Yuli; Ilmi, Nurul; Asram, Ani
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 2 No 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Maret 2026
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v2i1.76

Abstract

Kader posyandu merupakan aktor utama dalam pelaksanaan program kesehatan masyarakat berbasis komunitas. Namun, perilaku kader sering dipahami secara parsial dan belum dikaji sebagai suatu model perilaku yang terbentuk dari karakteristik individu, pengetahuan, dan keaktifan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model perilaku kader posyandu dalam pelaksanaan program kesehatan masyarakat melalui pendekatan promosi kesehatan. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan potong lintang pada 96 kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Tamamaung, Kota Makassar. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik individu, tingkat pengetahuan, dan perilaku kader. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas kader berusia 46–55 tahun (68,8%), berpendidikan SMA (86,5%), dan tidak bekerja secara formal (84,4%). Sebagian besar kader memiliki pengalaman menjadi kader kurang dari tiga tahun (75,0%). Tingkat pengetahuan kader tentang Buku KIA tergolong sangat baik (84,4%), meskipun hanya 17,7% kader yang memahami cakupan usia pemantauan tumbuh kembang. Seluruh kader (100%) berada pada kategori cukup aktif, dengan skor keaktifan terbanyak sebesar 867 (61,5%). Perilaku kader mencerminkan suatu model perilaku yang dibentuk oleh karakteristik individu, pengetahuan, dan keaktifan kerja. Pendekatan promosi kesehatan berbasis penguatan kapasitas dan segmentasi kader diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kesehatan masyarakat.
EVALUASI PEMANFAATAN KELAS IBU BALITA DALAM KAITANNYA DENGAN STATUS GIZI BALITA: STUDI POTONG LINTANG DI LAYANAN PRIMER Ilmi, Nurul; Asram, Ani; Rahayu, Yuli
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 2 No 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Maret 2026
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v2i1.81

Abstract

Masalah gizi pada balita seperti stunting dan wasting masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang berdampak pada kualitas tumbuh kembang anak. Puskesmas melakukan intervensi promotif melalui Kelas Ibu Balita untuk meningkatkan praktik pengasuhan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara paparan edukasi Kelas Ibu Balita dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas X. Metode penelitian menggunakan desain potong lintang (cross-sectional) pada tahun 2025. Variabel paparan adalah keikutsertaan edukasi minimal satu kali dalam enam bulan terakhir, sedangkan variabel outcome adalah status gizi berdasarkan indeks BB/TB. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dengan hasil p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara paparan edukasi Kelas Ibu Balita dengan status gizi balita ($p=0,316$). Hal ini kemungkinan disebabkan oleh rendahnya intensitas paparan edukasi dan keterbatasan statistik pada frekuensi data yang kecil. Edukasi kesehatan lebih sering berdampak pada hasil antara seperti pengetahuan dan sikap dibandingkan langsung pada perubahan antropometri anak.