Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 3 orang yaitu 1 orang guru kelompok A dan 2 orang guru kelompok B. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data bersifat deskriptif kualitatif menurut Miles dan Huberman yakni pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan upaya guru di TK Negeri Wamboule dalam membangun kesiapan belajar anak bahwa guru berperan aktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman serta menerapkan metode pembelajaran yang variatif dan menarik. Kesiapan mental anak ditingkatkan melalui dukungan emosional, seperti memberikan rasa aman, mendengarkan cerita anak, serta memberikan tugas sederhana yang mampu menumbuhkan rasa percaya diri. Kesiapan tujuan dicapai dengan menyampaikan tujuan pembelajaran secara jelas dan menggunakan media pembelajaran yang menarik, sehingga anak dapat memahami serta merasakan keterkaitan dari tujuan tersebut. Kesiapan situasi didukung oleh penataan ruang kelas yang kondusif dan menarik, disertai pengelolaan sumber daya secara optimal. Sementara itu, kesiapan fisik anak ditingkatkan melalui berbagai aktivitas menyenangkan, seperti meronce, senam, menggambar, dan mewarnai. Aktivitas tersebut tidak hanya mengembangkan keterampilan motorik, tetapi juga membantu anak tetap bugar dan siap belajar. Kesimpulan upaya guru dalam membangun kesiapan belajar anak di Tk Negeri 1 Wamboule adalah 1) guru memberikan rasa aman dan nyaman, 2) guru menggunakan metode pembelajaran yang kreatif, 3) guru menciptakan ruang kelas yang kondusif, 4) guru melakukan berbagai kegiatan motorik yang menyenangkan.