Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kurikulum Merdeka Dan Implementasinya Dalam Pendidikan Bahasa Arab Maria Andieni Juniyanti; Ubaid Ridlo; Maswani Maswani
Jurnal Al-Hudaya : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Pendidikan Vol 1 No 04 (2025): Al Hudaya: Jurnal Ilmu Al Quran dan Pendidikan
Publisher : Al-Hudaya: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Bahasa Arab di sekolah dan madrasah selama ini menghadapi beberapa kendala yang membuat proses belajar cenderung monoton dan tidak komunikatif. Kurikulum Merdeka menawarkan cara baru untuk memperbaiki kondisi tersebut. Pendekatan diferensiasi memungkinkan guru menyesuaikan materi, proses, dan penilaian dengan kebutuhan siswa yang beragam. Struktur kurikulum yang berbasis Capaian Pembelajaran (CP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) memberi fleksibilitas guru dalam merancang kegiatan yang lebih komunikatif, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan siswa. Artikel ini bertujuan menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Bahasa Arab, mencakup cara kerja kurikulum, penerapannya di kelas, serta identifikasi kelebihan dan kekurangannya bagi pengembangan kompetensi berbahasa. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah buku, regulasi resmi, dan jurnal nasional terakreditasi terkait kurikulum dan pembelajaran Bahasa Arab.Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas tinggi melalui diferensiasi pembelajaran, penguatan kompetensi komunikatif, serta penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang mampu memperkaya aktivitas bahasa, seperti muhadatsah, literasi, dan pembelajaran berbasis konteks. Kelebihannya terletak pada ruang kreativitas guru, penekanan pada kompetensi nyata, dan asesmen formatif yang lebih manusiawi. Namun, tantangan masih muncul dalam bentuk kesiapan guru, keterbatasan sarana, serta ketidaksinkronan beberapa materi Bahasa Arab dengan struktur kurikulum baru. Secara keseluruhan, Kurikulum Merdeka menawarkan kerangka yang lebih adaptif dan relevan bagi penguatan pembelajaran Bahasa Arab, dengan catatan bahwa keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada peningkatan kompetensi guru dan dukungan fasilitas pendidikan yang memadai.
دراسة تحليلية دلالية: تشريح الدلالي حول (المعنى الأساسي والمعنى الإضافي والمتلازمات اللفظية)  في محتوى تيك توك @bachrulalam_ Uyun Thayyibah; Maria Andieni Juniyanti; Ubaid Ridlo
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/knnkka13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna semantik dalam konten video TikTok akun @bachrulalam_, dengan fokus pada tiga aspek utama: denotasi, konotasi, dan kolokasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi untuk memperoleh data secara mendalam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dan observasi non-partisipan terhadap tiga video TikTok, di mana peneliti tidak terlibat langsung dengan subjek penelitian. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga data makna denotatif dan konotatif serta tiga data kolokasi dalam konten video yang dianalisis. Setiap kata atau frasa yang digunakan mengandung makna literal sekaligus makna emosional, yang memperkuat pesan komunikasi dalam konteks pembelajaran bahasa Arab. Penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan bahasa dalam media sosial, khususnya TikTok, memiliki potensi semantik yang kuat dalam menyampaikan pesan edukatif.