Articles
ANALISA DAN PEMODELAN GENERATOR DC SINKRON DAYA RENDAH
Candra Dwi Wicaksono;
Yuliyanto Agung Prabowo
Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro Vol 11, No 2 (2022): POWER ELEKTRONIK
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/polektro.v12i1.3738
Generator listrik sudah umum ditemui pada kehidupan sehari-hari, mulai dari generator AC sampai generator DC. Tiap jenis generator memiliki karakter yang berbeda, hal ini mempengaruhi pegunaan generator tersebut. Salah satu jenis generator DC adalah generator DC sinkron. Pada penelitian ini dilakukan untuk mengetahui performa generator dengan menghitung dan mensimulasikan parameter berupa resistansi dan induktansi yang dihasilkan generator pada kondisi tanpa beban dan berbeban. Pada percobaan dilakukan variasi tegangan mulai dari 2 V – 12 V pada kondisi tanpa beban dan berbeban. Digunakan beban resistor dengan variasi 50Ω, 100Ω dan 200Ω. Hasil pengukuran parameter generator DC sinkron sebagai berikut 0.926 H, 1.559Ω, 2.566 H dan 15.630Ω. Hasilnya generator DC memiliki nilai efisiensi perhitungan 67.94% untuk generator tanpa beban, 67.97% untuk generator berbeban 50Ω, 68.12% untuk generator berbeban 100Ω dan 68.17% untuk generator berbeban 200Ω. Sedangkan nilai efisiensi simulasi 79.80% untuk generator tanpa beban, 81.39% untuk generator berbeban 50Ω, 81.71% untuk generator berbeban 100Ω dan 81.05% untuk generator berbeban 200Ω. Hasil tersebut menunjukkan kondisi generator sudah tidak efisien dikarenakan nilai parameter sudah mengalami distorsi baik disisi stator maupun rotor, sehingga fluks yang dibangkitkan tidak dapat menginduksi tegangan sesuai dengan kondisi awal generator.
Prototipe dan Monitoring Penerangan Jalan Umum (PJU) Menggunakan Tenaga Surya
Rohman, Muklis Fatqur;
Pambudi, Wahyu Setyo;
Wati, Trisna;
Prabowo, Yuliyanto Agung
BEES: Bulletin of Electrical and Electronics Engineering Vol 4 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47065/bees.v4i2.4284
Utilizing solar energy as an alternative energy source for Indonesia's electricity needs is very appropriate because it is located in a tropical area with hot sunlight available all year round. Considering that in rural areas in Indonesia there are still many public road accesses that are not equipped with street lighting and the problem stems from the use of conventional electrical energy as a source of street lighting. The use of photovoltaics (PV) as a tool to produce electrical energy with the advantages of being environmentally friendly, low maintenance costs and zero emissions and the energy needed is available in nature and is always renewable (renewable energy). The 1 DOF (Degree OF Freedom) solar tracker mechanic is used to find the point where the sunlight is optimal, which aims to produce maximum solar panel output during energy conversion. Based on the test results, it can be concluded that solar-powered public street lighting (PJU-TS) using a mechanical solar tracker delay of 2 seconds produces a daily energy conversion of 235.20 Wh, which is more optimal than solar-powered public street lighting (PJU-TS) with solar tracker delay. 2.5 seconds amounting to 218.75 Wh and solar powered public street lighting (PJU-TS) without a solar tracker amounting to 171.34 Wh.
Pemodelan dan Analisa Pembangkit Listrik Tenaga Microhydro Menggunakan Turbin Crossflow
Negoro, Andra Cahyo;
Prabowo, Yuliyanto Agung
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2024: SNESTIK IV
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31284/p.snestik.2024.5581
The use of water as a natural resource and renewable energy for electricity generation is an alternative solution to replace fossil fuels, whose availability is becoming increasingly scarce. The water flow in Embung Tambong, Bangunsari Hamlet, Pule District, Trenggalek Regency, East Java, became a research location for designing micro-hydro power plants (MHPP). Before designing a micro-hydro power plant, a potential study was carried out to get a general idea of the potential magnitude of the water-energy production. The results of field observations and research through a water flow sensor obtained the highest water discharge at 0.1412 m3/second. Meanwhile, the measurements obtained an effective waterfall height (heff) of 5.69 meters. The data on water discharge and effective fall height were employed to plan a crossflow-type turbine as a driver for the micro-hydro power generator. The simulation of a micro-hydro power plant using MATLAB Simulink by adding a lead-lag compensator controller to the micro-hydro power plant system produced a fast system response and obtained a low steady-state error value. Using the maximum water discharge data, the potential for electrical energy generated from a micro-hydro power plant was 5105.90 watts.
Implementasi ATS (Automatic Transfer Switch) dan AMF (Automatic Main Failure) pada Generator Set
Wicaksono, Bagas Budi;
Prabowo, Yuliyanto Agung
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sumber energi listrik merupakan kebutuhan utama dari manusia dalam mempermudah aktivitas keseharian. Seringkali suplly sumber utama energi listrik tidak dapat dipenuhi kebutuhan sepanjang waktu dikarenakan permasalahan pada sumber atau dalam pemeliharaan. Diperlukan sumber energi cadangan yang mudah dan murah dengan menempatkan sebuah Generator Set. Permasalahan yang muncul adalah kondisi supply energi listrik terputus tidak dapat diketahui waktu datangnya. Pada penelitian ini akan dirancangan sistem Auomatic Transfer Switch(ATS) yang memungkinkan proses perubahan suplly sumber energi listrik akan dilakukan secara otomatis saat kondisi sumber energi utama terputus . Perancangan dan implementasi dilakukan disebuah bangunan yang terdapat di kota Mojokerto. Sistem akan secara otomatis menghidupkan Generator Set sehingga langsung mensupply pada beban. Untuk memastikan kualitas energy listrik yang disuplly ke beban dilakukan dengan memastikan dapat memonitoring semua nilai keluaran parameter generator serta sistem berjalan dengan aman menggunakan Automatic Main Failure(AMS). Berdasarkan pengujian menghasilkan proses perubahan sumber supply energi listrik secara otomatis setelah sumber utama terputus selama 4, 16 detik.
PELATIHAN PENGENALAN DAN PEMROGRAMAN MIKROKONTROLER UNTUK SISWA SMK SURABAYA
Muharom, Syahri;
Firmansyah, Riza Agung;
Prabowo, Yuliyanto Agung
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24269/adi.v7i2.6026
Perkembangan dunia teknologi pada saat ini telah mencapai titik dimana semua aktifitas dapat digantikan oleh mesin, dimana mesin adalah sebagai alat bantu manusia dalam melakukan banyak hal. Untuk membuat sebuah mesin dapat beroperasi secara otomatis dibutuhkan beberapa bagian, diantaranya software, hardware dan mekanik. Pada pelatihan yang di selenggarakan oleh Program studi Teknik elektro ITATS ini adalah dengan membuat sebuah sistem pengatur kecepatan motor menggunakan mikrokontroler. Target pelatihan ini adalah siswa SMK area Surabaya, pelatihan dilakukan dengan beberapa tahap, proses pembuatan program, proses memasukkan program dalam mikrokontroler untuk mengatur nyala LED dan mengatur kecepatan motor. Dari hasi pelatihan yang telah dilakukan mendapatkan bahwa siswa SMK mampu membuat sebuah program sederhana untuk mengatur menyalakan lampu LED, mengatur kecepatan motor, dimana untuk kecepatan motor di bagi menjadi tiga, kecepatan lambat, sedang dan kecepatan tinggi. Dari pelatihan ini diharapkan siswa SMK mampu membuat sebuah sistem sederhana menggunakan mikrokontroler untuk membuat sebuah sistem otomatis.
Analisa Pengaruh Ketidakseimbangan Tegangan Terhadap Motor Induksi Penggerak Hoisting Pada Portal Crane 30 Ton
Rosyidi, Moch Dzulfikar;
Sasongko, Sukendro Broto;
Prabowo, Yuliyanto Agung
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan fenomena portal crane 30 ton di dock irian PT PAL (Persero) yang mengalami kendala pada motor induksi penggerak hoisting crane yang mengalami ketidakseimbangan tegangan. Oleh karena itu sangat memerlukan analisa melihat tegangan pada motor induksi ketidakseimbangan yang dapat berpengaruh terhadap torsi, pengaruh arus, harmonisa arus dan efisiensi pada motor induksi. Pada penelitian ini menggunakan metode dari NEMA (National Equipment Manufakturer’s Association) besar penyimpangan tegangan dinyatakan dalam faktor ketidakseimbangan tegangan VUF (Voltage Unbalance Faktor). Berdasarkan hasil torsi kecil torsi motor yang dihasilkan maka semakin besar daya kerja yang dibutuhkan untuk motor bekerja. Berdasarkan hasil harmonisa pada THD arus semakin besar rating daya motor induksi maka terdapat kecenderungan meningkatnya arus pada tiap fasanya. Berdasarkan dari hasil efisiensi menunjukan bahwa dapat dilihat semakin besar efisiensi motor dipengaruhi oleh besarnya daya kerja motor crane. Hal ini akan mengganggu kinerja motor induksi. Pengaruh harmonisa arus yang tinggi akan membuat motor induksi jauh lebih panas dan mengurangi performa pada motor dibanding saat motor dalam keadaan baik. Pada sisi nilai efisiensi motor induksi 3 fasa saat keadaan ketidakseimbangan tegangan 2% nilai efisiensi yang dihasilkan yaitu sebesar 73,23% dengan daya yang dihasilkan 36616,47 watt 2 Sehingga dengan nilai efisiensi 73,23% saat ketidakseimbangan tegangan motor induksi sangat tidak disarankan untuk beroperasi dan perlu dilakukan preventive maintenance pada crane tersebut.Kata Kunci : Karakteristik Torsi, Pengaruh Arus Harmonisa, dan Efisiensi Pada Motor Induksi.
Design and Development of a Laboratory-Scale Wave Power Plant Using the Oscillating Water Column System
Prabowo, Yuliyanto Agung;
Tuapattinaja, Rendy Kevin;
Perdana, Rizky;
Putra, Johans Andika
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Nurul Jadid
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33650/jeecom.v7i1.10939
Renewable energy is one of the strategies promoted by the government to enhance national energy resilience and reduce dependence on fossil fuels. As an archipelagic country, Indonesia has great potential in utilizing ocean energy, particularly wave energy. This study aims to design and construct a laboratory-scale wave power plant using the Oscillating Water Column (OWC) system and to analyze the electrical voltage generated by the turbine under various test conditions. The method used is an experimental laboratory approach, involving a system composed of an oscillation tank, a DC motor as the wave-generating mechanism, and a DC turbine as the generator, tested both with and without a boost converter. The artificial waves generated by the pushing mechanism produce air pressure in the chamber, which rotates the turbine to generate electrical voltage. The experimental results show that optimal performance occurs at a water height of 26 cm and a wave height of 2 cm, with a wave period of 0.502 seconds. The maximum voltage output produced by the turbine was 3 V when connected to a boost converter. These results indicate that the OWC system is capable of effectively converting wave energy into electrical energy in a laboratory-scale setting.
Implementasi Sistem Monitoring Tegangan dan Arus DC Berbasis Mini SCADA Menggunakan Protokol Komunikasi Modbus RTU
Erwanti, Nariyah Silviana;
Yuliardi, Rahmat;
Ardiansyah, Moch Rafi Habib;
Gultom, Binsar Albert Fernandes;
A, M Rafky Fino;
R, M Alfan Ainur;
Irawanto, Rafiiansyach Adhi;
Prabowo, Yuliyanto Agung
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2025: SNESTIK V
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31284/p.snestik.2025.7244
Pemantauan sistem kelistrikan menjadi aspek penting dalam mendukung efisiensi dan keamanan operasional, khususnya di era industri 4.0. Studi ini mengembangkan sistem monitoring kelistrikan berbasis sensor PZEM-017 yang terintegrasi dengan perangkat lunak SCADA melalui protokol komunikasi Modbus RTU. Sistem ini dirancang untuk mengukur parameter listrik seperti tegangan, arus, daya, dan energi secara real-time dengan akurasi tinggi. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu memvisualisasikan data secara interaktif, memfasilitasi analisis fluktuasi parameter kelistrikan. Selain itu, integrasi perangkat keras dan perangkat lunak terbukti andal dalam mendukung komunikasi data tanpa kehilangan informasi. Dengan fitur visualisasi seperti grafik tren historis, sistem ini membantu pengguna dalam pengelolaan energi yang lebih efisien dan mitigasi risiko kerusakan peralatan akibat anomali listrik.
Perancangan Sistem Monitoring Tegangan Dan Arus Listrik Ac Secara Real-Time Berbasis Mini Scada
Romadhon, Sandi;
Romadon, Moch Syahrul Fajar;
Prabowo, Yuliyanto Agung;
Wati, Trisna;
Masfufiah, Ilmiatul;
Muharom, Syahri;
Firmansyah, Riza Agung
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2025: SNESTIK V
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31284/p.snestik.2025.7561
Perkembangan teknologi industri 4.0 mendorong kebutuhan pemantauan parameter listrik secara real-time untuk efisiensi energi. Dalam penelitian ini membahas perancangan sistem monitoring arus listrik berbasis mini SCADA menggunakan PLC Haiwell dan sensor PZEM-004T. Sistem ini dirancang untuk membaca dan menampilkan data arus listrik secara real-time menggunakan protokol komunikasi Modbus RTU. Untuk memastikan integrasi dan komunikasi berjalan lancar, perangkat lunak Modbus Poll digunakan sebagai alat bantu pengujian dan pemantauan data. Sensor PZEM-004T untuk mengukur parameter listrik seperti arus, tegangan, daya, dan energi, sementara PLC Haiwell berperan sebagai pengontrol yang mengolah dan meneruskan data ke sistem SCADA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu memantau arus listrik secara real-time pada beban handbor dan gerinda dengan akurasi 98%.
Pengoptimalan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Di Terminal Purabaya
Setiawan, Ongky Adi;
Prabowo, Yuliyanto Agung;
Munir, Misbahul;
Mirando, Sefian Yordanius
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2025: SNESTIK V
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31284/p.snestik.2025.7530
Indonesia's strategic location along the equator provides a significant potential for harnessing solar energy. This research explores the utilization of solar energy to reduce high electricity operating costs at Purabaya Terminal. It aims to design and evaluate a solar power plant (PLTS) system for the terminal, employing two maximum power point tracking (MPPT) methods: Perturb Observe (PO) and Hill Climbing. The study utilizes three months of power consumption data from Purabaya Terminal, alongside solar irradiation and temperature data sourced from the Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) in Surabaya. The research methodology involves data collection, simulation using MATLAB software, and a comparative analysis of the two MPPT methods. The findings of this study offer actionable recommendations for reducing electricity costs at Purabaya Terminal and provide a reference framework for designing PLTS systems at other locations. In conclusion, the PO method demonstrated greater efficiency and closely matched the load demand of 110,123 Watts.