Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Formulasi dan Evaluasi Sediaan Hand Body Lotion dari Ekstrak Biji Alpukat (Persea americana Mill.) Dwi Rofiqil Maula, Angga; Trianggaluh Fauziah, Dina; Purwanti, Aliyah; Tri Agustin, Ayu
Journal of Pharmacy and Halal Studies Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Pharmacy and Halal Studies (JPHS)
Publisher : Edu Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70608/6hahad10

Abstract

Kulit rentan rusak akibat radikal bebas sinar UV, sehingga membutuhkan antioksidan eksternal. Biji alpukat kaya flavonoid, fenol, vitamin E, tanin, dan asam lemak seperti linoleat, oleat, dan palmitat. Kandungan ini menjaga kelembapan dan kekencangan kulit, cocok digunakan dalam produk seperti hand body lotion. Membuktikan adanya kandungan senyawa dalam biji alpukat dan mendapatkan konsentrasi ekstrak biji alpukat yang menunjukkan mutu fisik yang baik dan hasil sediaan hand body lotion yang dapat diterima dengan baik oleh responden. Aquadest dijadikan pelarut dalam metode dekokta untuk menghasilkan ekstrak biji alpukat yang konsentrasinya mencakup 2%, 5%, dan 8%. Evaluasi sediaan mencakup uji mutu fisik organoleptis, pH, homogenitas, daya lekat, daya sebar, beserta pengujian terhadap panelis yaitu uji hedonik dan iritasi. Data dianalisis melalui aplikasi SPSS versi 25. Hasil uji mutu fisik (organoleptis, pH, homogenitas, daya lekat, beserta daya sebar) memperlihatkan hasil yang memenuhi persyaratan pengujian sediaan yang baik. Pada pengujian terhadap responden mendapatkan hasil penerimaan yang baik dan tidak terjadi reaksi iritasi. Ekstrak biji alpukat kaya akan senyawa flavonoid, tanin, saponin, beserta fenolik. Penelitian memperlihatkan bahwasanya formulasi hand body lotion yang mengandung ekstrak ini memenuhi standar mutu fisik, mencakup uji organoleptis, pH, homogenitas, daya lekat, beserta daya sebar. Pada uji terhadap responden hasil uji hedonik responden lebih menyukai warna sediaan pada formula F1 yaitu 54,5%, sementara aroma 72,7% dan tekstur 63,6% pada formula F2. Pengujian iritasi sediaan hand body lotion ini dapat diterima dengan baik karena tidak menyebabkan iritasi dan aman untuk digunakan.
Total Alkaloid Determination in Ethanolic Extract of Cocoa (T. cacao) and Robusta Coffee (C. canephora) Beans using TLC-Densitometric Method Setyaningrum, Lindawati; Purwanti, Aliyah; Jannah, Roudatul; Diana, Nadha Nofa; Wardani, Astrid Kusuma; Armandari, Inna
Indonesian Journal of Chemical Analysis (IJCA) Vol. 9 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Chemical Analysis
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ijca.vol9.iss1.art1

Abstract

Alkaloids are a major class of bioactive secondary metabolites commonly found in various natural products, including cocoa (Theobroma cacaoL.) and robusta coffee (Coffea canephora). These compounds have been widely reported to exhibit important pharmacological activities, including antioxidant, antidiabetic, antifungal, and antibacterial effects, making them valuable candidates for the development of pharmaceutical and functional herbal products. This study aimed to provide reliable quantitative data on the total alkaloid content of ethanolic extracts from cocoa (Theobroma cacao L.) and robusta coffee (Coffea canephora) beans using the TLC-densitometric method, thereby supporting the standardization, quality control, and potential pharmaceutical applications of these natural materials. However, alkaloid was extracted and fractioned from cocoa and robusta coffee beans using ethanol and chloroform. The total alkaloids in the ethanolic extracts of cocoa and robusta coffee beans were identified by TLC-Densitometry, with average Retardation factors (Rf) of 0.321 and 0.771, respectively. Caffeine was used as a standard. The quantification of total alkaloid in the ethanolic extract of cocoa and robusta coffee beans was 2.003% per 50 mg and 11.713% w/w per 10 mg extract, respectively. In summary, cocoa and robusta coffee beans show promising potential as herbal medicines because they contain substantial levels of pharmacologically active alkaloid compounds.