Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pengaruh Budaya dan Lingkungan dalam Menentukan Keberhasilan Implementasi Sistem Dea Valenska Gusman; Imam Syafii; Bambang Satrio; Abdurrahman Harits; Likco Desvian Herindra; Eko Sediyono; Aris Puji Widodo
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 10, No 2 (2021): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.86 KB) | DOI: 10.32520/stmsi.v10i2.1150

Abstract

AbstrakImplementasi Enterprise Resource Planning (ERP) industri mendukung kegiatan inti perusahaan dengan saling terhubung, agar bisa menyokong langkah usaha pada suatu industri melalui akses ke asal informasi yang lebih ringkas serta akurat. Implementasi ERP bisa memperoleh keberhasilan maupun keterpurukan. Supaya keterpurukan tidak dialami pada implementasi ERP perlu agar memiliki pengetahuan faktor-faktor yang menjadi critical success factor (CSF), seperti contohnya budaya dan lingkungan. Untuk tahu dampak budaya serta lingkungan dalam implementasi ERP, maka dilaksanakan pembahasan kembali terhadap sejumlah 14 riset oleh Science Direct yang sudah didapat. Pembahasan ini dilaksanakan memakai metode riset Systematic Literature Review. Menurut pembahasan kembali diperoleh tinjauan dampak budaya serta lingkungan terhadap implementasi ERP yang bisa diamati melalui tiga persepsi, yakni implementasi ERP, critical success factor terhadap implementasi ERP, budaya serta lingkungan terhadap implementasi ERP. Sikap strategic leadership, kekompakan dari tiap divisi, dan sudut pandang pemakai, memberi dampak terhadap budaya dan lingkungan perusahaan untuk meraih kesuksesan implementasi ERP.Kata kunci: Budaya, ERP, CSF Perspektif Budaya dan Lingkungan AbstractThe implementation of industrial Enterprise Resource Planning (ERP) supports the company's core activities by being connected so that it can support business steps in the industry through access to the more concise and accurate origin of the information. ERP implementation can get both success and downturn. For a downturn not to be experienced in ERP implementation, it is necessary to know the factors that are critical success factors (CSF), such as culture and society. To find out the impact of culture and environment impact on ERP implementation, several 14 studies by Science Direct that had been obtained were carried out. This discussion was carried out using the Systematic Literature Review research technique. According to the re-discussion, a review of the culture and environment impacts on ERP implementation can be observed through three perceptions, namely ERP implementation, critical success factors on ERP implementation, culture, and environment impact on ERP implementation. The strategic leadership attitude, the cohesiveness of each division, and the user's point of view have an impact on the company's cultures and environment aspects to achieve a successful ERP implementation.Keywords: Culture, ERP, CSF Culture and Environment Perspectives
Pengaruh Budaya dan Lingkungan dalam Menentukan Keberhasilan Implementasi Sistem Dea Valenska Gusman; Imam Syafii; Bambang Satrio; Abdurrahman Harits; Likco Desvian Herindra; Eko Sediyono; Aris Puji Widodo
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 10, No 2 (2021): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.86 KB) | DOI: 10.32520/stmsi.v10i2.1150

Abstract

AbstrakImplementasi Enterprise Resource Planning (ERP) industri mendukung kegiatan inti perusahaan dengan saling terhubung, agar bisa menyokong langkah usaha pada suatu industri melalui akses ke asal informasi yang lebih ringkas serta akurat. Implementasi ERP bisa memperoleh keberhasilan maupun keterpurukan. Supaya keterpurukan tidak dialami pada implementasi ERP perlu agar memiliki pengetahuan faktor-faktor yang menjadi critical success factor (CSF), seperti contohnya budaya dan lingkungan. Untuk tahu dampak budaya serta lingkungan dalam implementasi ERP, maka dilaksanakan pembahasan kembali terhadap sejumlah 14 riset oleh Science Direct yang sudah didapat. Pembahasan ini dilaksanakan memakai metode riset Systematic Literature Review. Menurut pembahasan kembali diperoleh tinjauan dampak budaya serta lingkungan terhadap implementasi ERP yang bisa diamati melalui tiga persepsi, yakni implementasi ERP, critical success factor terhadap implementasi ERP, budaya serta lingkungan terhadap implementasi ERP. Sikap strategic leadership, kekompakan dari tiap divisi, dan sudut pandang pemakai, memberi dampak terhadap budaya dan lingkungan perusahaan untuk meraih kesuksesan implementasi ERP.Kata kunci: Budaya, ERP, CSF Perspektif Budaya dan Lingkungan AbstractThe implementation of industrial Enterprise Resource Planning (ERP) supports the company's core activities by being connected so that it can support business steps in the industry through access to the more concise and accurate origin of the information. ERP implementation can get both success and downturn. For a downturn not to be experienced in ERP implementation, it is necessary to know the factors that are critical success factors (CSF), such as culture and society. To find out the impact of culture and environment impact on ERP implementation, several 14 studies by Science Direct that had been obtained were carried out. This discussion was carried out using the Systematic Literature Review research technique. According to the re-discussion, a review of the culture and environment impacts on ERP implementation can be observed through three perceptions, namely ERP implementation, critical success factors on ERP implementation, culture, and environment impact on ERP implementation. The strategic leadership attitude, the cohesiveness of each division, and the user's point of view have an impact on the company's cultures and environment aspects to achieve a successful ERP implementation.Keywords: Culture, ERP, CSF Culture and Environment Perspectives
Pengaruh Budaya dan Lingkungan dalam Menentukan Keberhasilan Implementasi Sistem Dea Valenska Gusman; Imam Syafii; Bambang Satrio; Abdurrahman Harits; Likco Desvian Herindra; Eko Sediyono; Aris Puji Widodo
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 10, No 2 (2021): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.86 KB) | DOI: 10.32520/stmsi.v10i2.1150

Abstract

AbstrakImplementasi Enterprise Resource Planning (ERP) industri mendukung kegiatan inti perusahaan dengan saling terhubung, agar bisa menyokong langkah usaha pada suatu industri melalui akses ke asal informasi yang lebih ringkas serta akurat. Implementasi ERP bisa memperoleh keberhasilan maupun keterpurukan. Supaya keterpurukan tidak dialami pada implementasi ERP perlu agar memiliki pengetahuan faktor-faktor yang menjadi critical success factor (CSF), seperti contohnya budaya dan lingkungan. Untuk tahu dampak budaya serta lingkungan dalam implementasi ERP, maka dilaksanakan pembahasan kembali terhadap sejumlah 14 riset oleh Science Direct yang sudah didapat. Pembahasan ini dilaksanakan memakai metode riset Systematic Literature Review. Menurut pembahasan kembali diperoleh tinjauan dampak budaya serta lingkungan terhadap implementasi ERP yang bisa diamati melalui tiga persepsi, yakni implementasi ERP, critical success factor terhadap implementasi ERP, budaya serta lingkungan terhadap implementasi ERP. Sikap strategic leadership, kekompakan dari tiap divisi, dan sudut pandang pemakai, memberi dampak terhadap budaya dan lingkungan perusahaan untuk meraih kesuksesan implementasi ERP.Kata kunci: Budaya, ERP, CSF Perspektif Budaya dan Lingkungan AbstractThe implementation of industrial Enterprise Resource Planning (ERP) supports the company's core activities by being connected so that it can support business steps in the industry through access to the more concise and accurate origin of the information. ERP implementation can get both success and downturn. For a downturn not to be experienced in ERP implementation, it is necessary to know the factors that are critical success factors (CSF), such as culture and society. To find out the impact of culture and environment impact on ERP implementation, several 14 studies by Science Direct that had been obtained were carried out. This discussion was carried out using the Systematic Literature Review research technique. According to the re-discussion, a review of the culture and environment impacts on ERP implementation can be observed through three perceptions, namely ERP implementation, critical success factors on ERP implementation, culture, and environment impact on ERP implementation. The strategic leadership attitude, the cohesiveness of each division, and the user's point of view have an impact on the company's cultures and environment aspects to achieve a successful ERP implementation.Keywords: Culture, ERP, CSF Culture and Environment Perspectives
Pengaruh Budaya dan Lingkungan dalam Menentukan Keberhasilan Implementasi Sistem Dea Valenska Gusman; Imam Syafii; Bambang Satrio; Abdurrahman Harits; Likco Desvian Herindra; Eko Sediyono; Aris Puji Widodo
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 10, No 2 (2021): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.86 KB) | DOI: 10.32520/stmsi.v10i2.1150

Abstract

AbstrakImplementasi Enterprise Resource Planning (ERP) industri mendukung kegiatan inti perusahaan dengan saling terhubung, agar bisa menyokong langkah usaha pada suatu industri melalui akses ke asal informasi yang lebih ringkas serta akurat. Implementasi ERP bisa memperoleh keberhasilan maupun keterpurukan. Supaya keterpurukan tidak dialami pada implementasi ERP perlu agar memiliki pengetahuan faktor-faktor yang menjadi critical success factor (CSF), seperti contohnya budaya dan lingkungan. Untuk tahu dampak budaya serta lingkungan dalam implementasi ERP, maka dilaksanakan pembahasan kembali terhadap sejumlah 14 riset oleh Science Direct yang sudah didapat. Pembahasan ini dilaksanakan memakai metode riset Systematic Literature Review. Menurut pembahasan kembali diperoleh tinjauan dampak budaya serta lingkungan terhadap implementasi ERP yang bisa diamati melalui tiga persepsi, yakni implementasi ERP, critical success factor terhadap implementasi ERP, budaya serta lingkungan terhadap implementasi ERP. Sikap strategic leadership, kekompakan dari tiap divisi, dan sudut pandang pemakai, memberi dampak terhadap budaya dan lingkungan perusahaan untuk meraih kesuksesan implementasi ERP.Kata kunci: Budaya, ERP, CSF Perspektif Budaya dan Lingkungan AbstractThe implementation of industrial Enterprise Resource Planning (ERP) supports the company's core activities by being connected so that it can support business steps in the industry through access to the more concise and accurate origin of the information. ERP implementation can get both success and downturn. For a downturn not to be experienced in ERP implementation, it is necessary to know the factors that are critical success factors (CSF), such as culture and society. To find out the impact of culture and environment impact on ERP implementation, several 14 studies by Science Direct that had been obtained were carried out. This discussion was carried out using the Systematic Literature Review research technique. According to the re-discussion, a review of the culture and environment impacts on ERP implementation can be observed through three perceptions, namely ERP implementation, critical success factors on ERP implementation, culture, and environment impact on ERP implementation. The strategic leadership attitude, the cohesiveness of each division, and the user's point of view have an impact on the company's cultures and environment aspects to achieve a successful ERP implementation.Keywords: Culture, ERP, CSF Culture and Environment Perspectives
Pengaruh Budaya dan Lingkungan dalam Menentukan Keberhasilan Implementasi Sistem Dea Valenska Gusman; Imam Syafii; Bambang Satrio; Abdurrahman Harits; Likco Desvian Herindra; Eko Sediyono; Aris Puji Widodo
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 10, No 2 (2021): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.86 KB) | DOI: 10.32520/stmsi.v10i2.1150

Abstract

AbstrakImplementasi Enterprise Resource Planning (ERP) industri mendukung kegiatan inti perusahaan dengan saling terhubung, agar bisa menyokong langkah usaha pada suatu industri melalui akses ke asal informasi yang lebih ringkas serta akurat. Implementasi ERP bisa memperoleh keberhasilan maupun keterpurukan. Supaya keterpurukan tidak dialami pada implementasi ERP perlu agar memiliki pengetahuan faktor-faktor yang menjadi critical success factor (CSF), seperti contohnya budaya dan lingkungan. Untuk tahu dampak budaya serta lingkungan dalam implementasi ERP, maka dilaksanakan pembahasan kembali terhadap sejumlah 14 riset oleh Science Direct yang sudah didapat. Pembahasan ini dilaksanakan memakai metode riset Systematic Literature Review. Menurut pembahasan kembali diperoleh tinjauan dampak budaya serta lingkungan terhadap implementasi ERP yang bisa diamati melalui tiga persepsi, yakni implementasi ERP, critical success factor terhadap implementasi ERP, budaya serta lingkungan terhadap implementasi ERP. Sikap strategic leadership, kekompakan dari tiap divisi, dan sudut pandang pemakai, memberi dampak terhadap budaya dan lingkungan perusahaan untuk meraih kesuksesan implementasi ERP.Kata kunci: Budaya, ERP, CSF Perspektif Budaya dan Lingkungan AbstractThe implementation of industrial Enterprise Resource Planning (ERP) supports the company's core activities by being connected so that it can support business steps in the industry through access to the more concise and accurate origin of the information. ERP implementation can get both success and downturn. For a downturn not to be experienced in ERP implementation, it is necessary to know the factors that are critical success factors (CSF), such as culture and society. To find out the impact of culture and environment impact on ERP implementation, several 14 studies by Science Direct that had been obtained were carried out. This discussion was carried out using the Systematic Literature Review research technique. According to the re-discussion, a review of the culture and environment impacts on ERP implementation can be observed through three perceptions, namely ERP implementation, critical success factors on ERP implementation, culture, and environment impact on ERP implementation. The strategic leadership attitude, the cohesiveness of each division, and the user's point of view have an impact on the company's cultures and environment aspects to achieve a successful ERP implementation.Keywords: Culture, ERP, CSF Culture and Environment Perspectives
Pengaruh Budaya dan Lingkungan dalam Menentukan Keberhasilan Implementasi Sistem Dea Valenska Gusman; Imam Syafii; Bambang Satrio; Abdurrahman Harits; Likco Desvian Herindra; Eko Sediyono; Aris Puji Widodo
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 10, No 2 (2021): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.86 KB) | DOI: 10.32520/stmsi.v10i2.1150

Abstract

AbstrakImplementasi Enterprise Resource Planning (ERP) industri mendukung kegiatan inti perusahaan dengan saling terhubung, agar bisa menyokong langkah usaha pada suatu industri melalui akses ke asal informasi yang lebih ringkas serta akurat. Implementasi ERP bisa memperoleh keberhasilan maupun keterpurukan. Supaya keterpurukan tidak dialami pada implementasi ERP perlu agar memiliki pengetahuan faktor-faktor yang menjadi critical success factor (CSF), seperti contohnya budaya dan lingkungan. Untuk tahu dampak budaya serta lingkungan dalam implementasi ERP, maka dilaksanakan pembahasan kembali terhadap sejumlah 14 riset oleh Science Direct yang sudah didapat. Pembahasan ini dilaksanakan memakai metode riset Systematic Literature Review. Menurut pembahasan kembali diperoleh tinjauan dampak budaya serta lingkungan terhadap implementasi ERP yang bisa diamati melalui tiga persepsi, yakni implementasi ERP, critical success factor terhadap implementasi ERP, budaya serta lingkungan terhadap implementasi ERP. Sikap strategic leadership, kekompakan dari tiap divisi, dan sudut pandang pemakai, memberi dampak terhadap budaya dan lingkungan perusahaan untuk meraih kesuksesan implementasi ERP.Kata kunci: Budaya, ERP, CSF Perspektif Budaya dan Lingkungan AbstractThe implementation of industrial Enterprise Resource Planning (ERP) supports the company's core activities by being connected so that it can support business steps in the industry through access to the more concise and accurate origin of the information. ERP implementation can get both success and downturn. For a downturn not to be experienced in ERP implementation, it is necessary to know the factors that are critical success factors (CSF), such as culture and society. To find out the impact of culture and environment impact on ERP implementation, several 14 studies by Science Direct that had been obtained were carried out. This discussion was carried out using the Systematic Literature Review research technique. According to the re-discussion, a review of the culture and environment impacts on ERP implementation can be observed through three perceptions, namely ERP implementation, critical success factors on ERP implementation, culture, and environment impact on ERP implementation. The strategic leadership attitude, the cohesiveness of each division, and the user's point of view have an impact on the company's cultures and environment aspects to achieve a successful ERP implementation.Keywords: Culture, ERP, CSF Culture and Environment Perspectives
Pengaruh Budaya dan Lingkungan dalam Menentukan Keberhasilan Implementasi Sistem Dea Valenska Gusman; Imam Syafii; Bambang Satrio; Abdurrahman Harits; Likco Desvian Herindra; Eko Sediyono; Aris Puji Widodo
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 10, No 2 (2021): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.86 KB) | DOI: 10.32520/stmsi.v10i2.1150

Abstract

AbstrakImplementasi Enterprise Resource Planning (ERP) industri mendukung kegiatan inti perusahaan dengan saling terhubung, agar bisa menyokong langkah usaha pada suatu industri melalui akses ke asal informasi yang lebih ringkas serta akurat. Implementasi ERP bisa memperoleh keberhasilan maupun keterpurukan. Supaya keterpurukan tidak dialami pada implementasi ERP perlu agar memiliki pengetahuan faktor-faktor yang menjadi critical success factor (CSF), seperti contohnya budaya dan lingkungan. Untuk tahu dampak budaya serta lingkungan dalam implementasi ERP, maka dilaksanakan pembahasan kembali terhadap sejumlah 14 riset oleh Science Direct yang sudah didapat. Pembahasan ini dilaksanakan memakai metode riset Systematic Literature Review. Menurut pembahasan kembali diperoleh tinjauan dampak budaya serta lingkungan terhadap implementasi ERP yang bisa diamati melalui tiga persepsi, yakni implementasi ERP, critical success factor terhadap implementasi ERP, budaya serta lingkungan terhadap implementasi ERP. Sikap strategic leadership, kekompakan dari tiap divisi, dan sudut pandang pemakai, memberi dampak terhadap budaya dan lingkungan perusahaan untuk meraih kesuksesan implementasi ERP.Kata kunci: Budaya, ERP, CSF Perspektif Budaya dan Lingkungan AbstractThe implementation of industrial Enterprise Resource Planning (ERP) supports the company's core activities by being connected so that it can support business steps in the industry through access to the more concise and accurate origin of the information. ERP implementation can get both success and downturn. For a downturn not to be experienced in ERP implementation, it is necessary to know the factors that are critical success factors (CSF), such as culture and society. To find out the impact of culture and environment impact on ERP implementation, several 14 studies by Science Direct that had been obtained were carried out. This discussion was carried out using the Systematic Literature Review research technique. According to the re-discussion, a review of the culture and environment impacts on ERP implementation can be observed through three perceptions, namely ERP implementation, critical success factors on ERP implementation, culture, and environment impact on ERP implementation. The strategic leadership attitude, the cohesiveness of each division, and the user's point of view have an impact on the company's cultures and environment aspects to achieve a successful ERP implementation.Keywords: Culture, ERP, CSF Culture and Environment Perspectives
Analisis Tata Kelola Sistem Informasi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian menggunakan Framework COBIT-5 Bambang Satrio; Likco Desvian Herindra; Aris Puji Widodo
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Vol 12, No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jsit.v12i1.1966

Abstract

Balai Penelitian Lingkungan Pertanian - Kementerian Pertanian dalam proses informasi publiknya dibantu oleh teknologi informasi (TI) dalam mengelola berbagai divisi yang di antaranya adalah, pelayanan diseminasi, laboratorium, pelayanan teknis dan jasa penelitian. Agar  mengetahui apakah sistem informasi publik sudah bekerja sesuai dengan yang direncanakan, maka diperlukan analisis manajerial teknologi sistem informasi. Penelitian yang dilakukan memiliki tujuan agar tahu kadar kematangan (maturity level) dan perancangan perbaikan dengan monitoring, peninjauan kembali dan pengukuran dalam penerapan teknologi informasi. Pada penelitian ini, metode alur penelitian yang dilakukan dengan studi literatur (telaah penerapan TI dan studi pustaka), penentuan domain COBIT, penginputan data, analisis pengelolaan data, dan kesimpulan perencanaan tata kelola TI. Analisis tata kelola TI dilakukan menggunakan framework COBIT 5 dengan 4 domain, yaitu APO, BAI, DSS, dan MEA. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dengan cara tanya jawab dalam wawancara dan pengisian kuesioner, selanjutnya dilaksanakan analisis agar mengetahui kadar kematangan dan kesenjangan. Tingkat kematangan yang didapatkan dari hasil analisis bahwa maturity level sistem informasi publik Balingtan saat ini pada tingkat level 3 (defined process), sehingga sistem informasi publik Balingtan sudah di standarisasi, didokumentasi, dan dikomunikasikan dengan baik. 
Implementasi Virtual Business Card Berbasis Android Menggunakan Augmented Reality Satrio, Bambang; Suryanto, Agus; Mulwinda, Anggraini; Fathoni, Khoirudin
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 4: Agustus 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021842690

Abstract

Kartu bisnis masih sering digunakan pada saat ini, namun ada beberapa kekurangan yang membuatnya terasa tertinggal dan akhirnya akan tergantikan. Kartu bisnis memiliki keterbatasan dalam menampilkan informasi dan terkesan monoton sehingga tidak menarik. Teknologi Augmented Reality dapat membuat kartu bisnis konvensional menjadi kartu bisnis digital (Virtual Business Card). Virtual Business Card dapat menampilkan banyak informasi yang sebelumnya tidak dapat ditampilkan pada kartu bisnis konvensional, dan lebih interaktif dalam menampilkan informasi sehingga dapat menarik minat pengguna. Metode pengembangan yang digunakan dalam pembuatan aplikasi Virtual Business Card adalah Agile Development. Langkah-langkah penelitian ini adalah Planning, Design, Coding, dan Testing. Pada pengujian aplikasi ini, dilakukan dengan pengujian alpha berupa functional testing (uji black box) dan pengujian beta berupa usability testing (uji ahli media dan uji pengguna aplikasi). Penelitian ini menghasilkan aplikasi Virtual Business Card yang berisi data informasi digital yang dapat digunakan untuk keperluan pribadi. Dari hasil pengujian yang dilakukan, aplikasi dapat dikategorikan “Sangat Baik” sehingga aplikasi dapat dinyatakan layak untuk digunakan sebagai informasi digital pribadi. Berikut ini hasil dari masing-masing pengujian. Hasil pengujian alpha berupa functional testing, yaitu black box mendapatkan persentase 100%. Hasil pengujian beta berupa usability testing, yaitu uji ahli media mendapatkan persentase 89,88% dan uji pengguna mendapatkan persentase 84%. AbstractBusiness cards are still often used today, but some functions can still be optimized to cover the shortcomings of business cards, so they are not left behind and replaced. Business cards have limitations in displaying information and are not interactive, making them less attractive to use. Augmented Reality (AR) technology can make conventional business cards into digital business cards (Virtual Business Cards). Virtual Business Cards can display much information that previously could not be displayed on conventional business cards and is more interactive in displaying information so that it can attract the user's interest. The development method used in making Virtual Business Card applications is the Extreme Programming type of Agile Development. The steps of this research are Planning, Design, Coding, and Testing. In testing this application, alpha testing is done in the form of functional testing (black box test) and beta testing in the form of usability testing (media expert test and application user test). This research resulted in a Virtual Business Card application that contains digital information data that can be used for personal use. From the results of tests conducted, the application can be categorized as "Very Good" so that the application can be declared eligible for use as personal digital information. The following are the results of each test. Alpha test results in the form of functional testing, namely, the black box test get a percentage of 100%. The results of beta testing are in the form of usability testing, i.e., media expert tests get a percentage of 89.88%, and user tests get a percentage of 84%.
Analisis Usability E-Modul Pencemaran Lingkungan Menggunakan Metode System Usability Scale (SUS) Bambang Satrio; Neng Ayu Herawati; Vannisa Irma Dewi
PINTER : Jurnal Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal PINTER
Publisher : PTIK Fakultas Teknik UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/pinter.9.2.2

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut adanya inovasi media pembelajaran yang tidak hanya menyajikan materi, tetapi juga mampu mendorong kemandirian belajar siswa. E-Modul Pencemaran Lingkungan telah dikembangkan dan divalidasi oleh ahli materi dan ahli media sebagai salah satu solusi inovatif. Namun, keberhasilan sebuah media tidak cukup hanya berdasarkan penilaian ahli, melainkan juga harus teruji dari sisi pengguna akhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengukur tingkat kemudahan penggunaan (usability) E-Modul tersebut, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei evaluatif. Data dikumpulkan dari 58 partisipan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner System Usability Scale (SUS) standar Bahasa Indonesia untuk mengevaluasi E-Modul, secara daring. Hasil analisis menunjukkan skor rata-rata usability sebesar 60,69. Skor ini mengklasifikasikan E-Modul pada tingkat penerimaan marginal low dengan peringkat "D", yang mengindikasikan pengalaman pengguna yang "Cukup" (OK) namun memiliki kelemahan signifikan. Analisis per item pertanyaan mengungkap bahwa meskipun antarmuka dasarnya dianggap mudah, pengguna masih merasa memerlukan bimbingan dan waktu adaptasi, yang menunjuk pada kesulitan dalam menggunakan fitur-fitur interaktif spesifik. Disimpulkan bahwa E-Modul ini memiliki fondasi fungsional, namun masalah usability yang ada saat ini menjadi penghambat potensial bagi tujuannya untuk memfasilitasi kemandirian belajar. Diperlukan perbaikan yang terfokus pada interaktivitas fitur sebelum produk ini dapat diimplementasikan secara efektif.