Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peran SISRUTE Dalam Mengatasi Kegawatdaruratan Dengan Menggunakan Elektronik Rekam Medis Unit 119 Di RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin Adawiah, Rabiatul; Nurbaiti, Nurbaiti; Heriyadi, Muhammad; Nurhadijah, Nurhadijah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.4038

Abstract

Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan SISRUTE yang terintegrasi dengan rekam medis elektronik di Unit 119 RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin berperan penting dalam meningkatkan kecepatan, ketepatan, dan efektivitas pelayanan kegawatdaruratan. Integrasi sistem ini memungkinkan pertukaran informasi klinis pasien secara real time, sehingga proses rujukan antar fasilitas pelayanan kesehatan dapat dilakukan dengan lebih terkoordinasi dan mendukung pengambilan keputusan medis yang cepat dan akurat. Setelah pelaksanaan sosialisasi dan pendampingan, hasil post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana 87,5% (7 orang) peserta berada pada kategori pemahaman baik, dan hanya 12,5% (1 orang) peserta berada pada kategori cukup. Peningkatan persentase ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai pemanfaatan SISRUTE yang terintegrasi dengan rekam medis elektronik. Selain itu, kegiatan sosialisasi dan pendampingan yang dilaksanakan dalam pengabdian ini terbukti mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan tenaga kesehatan dalam menggunakan SISRUTE dan rekam medis elektronik. Keberhasilan implementasi sistem tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia, dukungan infrastruktur, serta komitmen manajemen rumah sakit dalam mendukung pelayanan kegawatdaruratan yang bermutu dan berkesinambungan.
Clustering Mental Health Pada Remaja untuk Deteksi Efek dan Gangguan Radiasi Elektromagnetik Smartphone Heriyadi, Muhammad; Soraya, Soraya; Junjung, Aisya Suryanati; Prameswari, Sera Sashi; Hadiyanoor, Amrul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i1.4201

Abstract

Peningkatan penggunaan smartphone di kalangan remaja dalam beberapa tahun terakhir menimbulkan perhatian terhadap kemungkinan dampaknya pada kesehatan mental. Intensitas penggunaan perangkat digital yang tinggi dapat memengaruhi pola tidur, tingkat konsentrasi, serta kondisi emosional remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola risiko gangguan kesehatan mental pada remaja berdasarkan karakteristik penggunaan smartphone dan indikator psikologis yang muncul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan analisis data dengan teknik clustering menggunakan algoritma K-means. Data diperoleh melalui pengukuran indikator kesehatan mental menggunakan instrumen kuesioner serta informasi terkait durasi dan kebiasaan penggunaan smartphone pada remaja. Selanjutnya data dianalisis untuk mengelompokkan responden ke dalam beberapa klaster berdasarkan tingkat kemiripan karakteristik yang dimiliki. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode K-means mampu mengelompokkan remaja ke dalam kategori risiko rendah, sedang, dan tinggi terhadap potensi gangguan kesehatan mental. Pengelompokan ini memberikan gambaran pola hubungan antara intensitas penggunaan smartphone dan kondisi psikologis remaja. Dengan demikian, pendekatan berbasis analisis data dapat dimanfaatkan sebagai dasar untuk deteksi dini dan penyusunan program edukasi kesehatan mental yang lebih tepat sasaran di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
OVERVIEW OF HEALTH INFORMATION MANAGEMENT EMERGENCY AND IMPLEMENTATION OF SISRUTE AT dr. H. MOCH. ANSARI SALEH BANJARMASIN GENERAL HOSPITAL RARA, RABIATUL ADAWIAH; Nurbaiti, Nurbaiti; Heriyadi, Muhammad; Nurhadijah, Nurhadijah
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52674/jkikt.v7i2.325

Abstract

RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin, the number of patient referrals received through SISRUTE at Unit 119 has been operational since August 1, 2024, as part of strengthening digital-based emergency services. The utilization of SISRUTE, which is integrated with the Electronic Medical Record (ERM) system, supports the rapid and accurate exchange of clinical patient information. Based on data from August 1, 2024, to the end of December 2025, a total of 459 patients were referred through SISRUTE, where the referral data was documented in the ERM and used as a basis for the continuity of medical services at the receiving healthcare facility. These data indicate that the utilization of SISRUTE plays a vital role in supporting the smooth process of emergency patient referrals and enhancing coordination and service efficiency between healthcare facilities. This study is a qualitative research. Qualitative research in this study was used to identify the factors behind the return of medical record files based on the 5M framework (Man, Machine, Method, Material, and Money). According to Sugiyono (2018), qualitative research methods are used to examine natural object conditions, where the researcher serves as the key instrument, data collection techniques are carried out through triangulation (combined), data analysis is inductive, and the results emphasize meaning rather than generalization. The results of this study indicate that the Integrated Referral Information System (SISRUTE) has been implemented. SISRUTE is an information technology and internet-based health referral information system application designed to integrate and simplify the patient referral process between healthcare facilities, from primary levels (e.g., community health centers/clinics) to vertical hospitals or higher healthcare facilities online. The objective is to ensure that referrals are carried out quickly, accurately, effectively, and efficiently according to the patient's medical needs and the competence of the destination facility.
KONVERGENSI DAN DIVERGENSI PENANGANAN KESEHATAN MASYARAKAT TERKAIT KEGAWATDARURATAN AKIBAT BENCANA Ningsih, Endang Suprihati; Adawiyah, Rabiatul; Heriyadi, Muhammad; Putri, Keina Salsabila Ilmi
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52674/jkikt.v8i1.327

Abstract

There has been an increase in the number of floods and victims affected. This incident has caused health problems for the community in Banjarmasin. Emergency response in the field is still hampered by the information system. This study is limited to the city of Banjarmasin, but it can describe South Kalimantan Province because the mechanisms are the same. Referring to the concepts of convergence and divergence, this study was conducted using interpretive phenomenology. It was analyzed using the I.P.A. principle, assisted by NVIVO software to facilitate visualization. The results of the study show that, in terms of structural convergence, the Banjarmasin health cluster implements a top-down mechanism that is still in use. In terms of operational convergence, although the Health Office has an SKDR information system, the process still relies heavily on manual systems. Operations only rely on WhatsApp groups, and the reporting of disaster victim and patient data is still manual. This causes divergence in the field, which is prone to data and personnel errors. It is hoped that in the future there will be an integrated one-stop information system that can be utilized by health clusters both specifically and generally in Indonesia.
A Pemanfaatan Metode K-Means Sebagai Manajemen Edukasi Deteksi Kesehatan Mental Pengguna Internet Desa Belawang: Utilization of the K-Means Method as Management of Mental Health Detection Education for Internet Users in Belawang Village heriyadi, muhammad; Adawiah, Rabiatul; Kurnia, Annisa
Jurnal Media Informatika Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Februari
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental saat ini banyak diabaikan karena efeknya tidak berdampak langsung pada fisik. Berdasarkan banyak hasil penelitian bahwa ketidaktahuan dan kurangnya informasi terkait sebab akibat dari menurunnya kesehatan mental ini ternyata banyak mengakibatkan pada bergesernya nilai-nilai dan juga menurunnya Kesehatan fisik. Seringkali terjadinya insomnia (ganguan tidur) atau yang biasa disebut sleep disorder berdampak negatif  pada kognitif (gangguan mental) penderita bahkan bisa mengakibatkan ganguan pada psikomotor (gangguan fisik) menjadi mudah lelah, emosi yang kurang terkontrol hingga naiknya tekanan darah penderita akibat lemahnya dan juga ketidaktahuan serta ketidakpedulian diri dan keluarga serta Masyarakat pada gangguan ini. Gangguan mental dapat berupa perasaan was-was hingga berakibat depresi (gangguan suasana hati serta fikiran yang mengakibatkan perasaan sedih dan kehilangan minat yang dapat mempengaruhi fikiran, perasaan dan perilaku seseorang) yang berakibat pada gangguan fisik. Dengan edukasi dan pemahaman yang tepat pada masyarakat terutama di desa Belawang terhadap ciri-ciri dan perubahan pada diri dan keluarga, maka diharapkan dengan edukasi dan pengetahuan sejak dini dapat mencegah dan mengurangi efek dari kerusakan dan gangguan mental tersebut. Metode K-means adalah sebagai salah satu metode algoritma yang dapat diterapkan dalam deteksi kesehatan mental baik remaja hingga dewasa agar dapat diketahui sejak dini. Dengan metode ini, hasil yang diharapkan nantinya akan menjadi rujukan dan bahan koreksi bagi para pengguna internet atau tenaga kesehatan jiwa untuk melihat tingkat kecemasan pasien tersebut dan dapat ditangani dengan lebih tepat dan efektif.