Pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pengembangan kreativitas, inovasi, dan jiwa kewirausahaan mahasiswa. Oleh karena itu, mahasiswa perlu dibekali keterampilan praktis bernilai ekonomis untuk mendukung kemandirian. Salah satu bentuk pemberdayaan tersebut melalui pelatihan kerajinan tangan berbasis seni dan budaya, seperti teknik shibori dengan pemanfaatan bahan alam sebagai pewarna ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa Program Studi PG-PAUD Universitas Halu Oleo melalui pelatihan pembuatan kerajinan tangan teknik shibori dari bahan alam. Metode yang digunakan adalah participatory learning, dengan melibatkan 90 mahasiswa, dalam pelatihan yang dilaksanakan di Universitas Halu Oleo Kota Kendari pada tanggal 7 April 2025 dilaksanakan melalui proses tahapan analisis kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 90–95% peserta mencapai kriteria keberhasilan berdasarkan indikator evaluasi yang meliputi pemahaman terhadap konsep dasar teknik shibori, ragam teknik shibori, penguasaan langkah-langkah pembuatan kerajinan shibori, serta pemahaman manfaat teknik shibori. Selain itu, hasil angket respon peserta menunjukkan bahwa 98% peserta mengalami peningkatan minat dan sikap kewirausahaan setelah mengikuti pelatihan. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kreativitas, keterampilan teknis, dan jiwa kewirausahaan mahasiswa. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam menumbuhkan semangat kemandirian, inovasi, serta kesadaran akan pentingnya kewirausahaan berbasis kreativitas dan keberlanjutan lingkungan