Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EFEKTIVITAS SUPERVISI AKADEMIK BERBASIS COACHING PADA PENINGKATAN KINERJA GURU DI SD NEGERI TLOGOMOJO REMBANG Ali Wahyudi; Imamuddin Said; Soedjono
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4652

Abstract

Supervisi akademik merupakan salah satu tugas kepala sekolah untuk meningkatkan kualitas guru dan pembelajaran di kelas. Guru memegang peranan penting dalam memengaruhi kualitas pembelajaran dan pendidikan sehingga perlu ditingkatkan kualitasnya dalam proses pembelajaran di kelas. Berdasarkan rapor Pendidikan tahun 2024, kualitas pembelajaran di SD Negeri Tlogomojo mengalami penurunan 7,99% dari tahun 2023 sehingga diperlukan refleksi dan perbaikan dalam pembelajaran. Untuk memperbaiki kinerja guru, maka sekolah harus melakukan pembinaan (coaching) agar kualitas pembelajaran di sekolah bisa dilakukan dengan maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pendekatan coaching pada guru dalam melaksanakan pembelajaran di SD Negeri Tlogomojo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Sekolah pada dua siklus (siklus I-coaching-siklus II). Subjek penelitian adalah 8 guru di SD Negeri Tlogomojo (6 guru kelas dan 2 guru mapel). Teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil observasi setelah dilakukan coaching, diketahui bahwa terdapat perubahan yang positif kinerja guru yang dapat dilihat dari peningkatan aspek-aspek penilaian secara keseluruhan yaitu dari kegiatan pendahuluan, inti dan penutup ketika pembelajaran dalam kelas. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan berkontribusi dalam peningkatan kinerja guru di sekolah.
Efektivitas Redistribusi Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ke Sekolah Swasta Ali Wahyudi; Sudadi; Mugirah; Nurkolis
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2304

Abstract

Kebijakan redistribusi guru ASN PPPK di sekolah swasta berdasarkan Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2025 bertujuan untuk menjawab permasalahan tentang kekurangan tenaga pendidik di sekolah swasta dan memastikan pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam kebijakan redistribusi guru berdampak pada kualitas pendidikan di sekolah swasta. Penelitian ini merupakan kajian narrative review karena memungkinkan penulis untuk mengkaji secara deskriptif dari sumber kepustakaan yang relevan seperti artikel jurnal, laporan kebijakan atau artikel media edukatif. Hasil penelusuran kepustakaan menunjukkan bahwa kajian penelitian sebelumnya merupakan penelitian kualitatif. Setelah melakukan telaah tematik diperoleh bahwa kebijakan redistribusi guru ASN PPPK memiliki dampak positif dan negatif terhadap kualitas pendidikan di sekolah swasta. Meskipun memiliki potensi besar untuk meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia, adaptasi guru, keberlanjutan kontrak, serta kesiapan sekolah swasta menjadi faktor krusial dalam keberhasilan kebijakan ini.
Peran Kepala Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka: Studi Kasus di Sekolah Dasar Islam Al Furqon Rembang Ali Wahyudi; Rasiman Rasiman; Soedjono Soedjono
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Education is a cornerstone for human resource development, and curriculum transformation is crucial to enhance learning quality. This study examines the role of school principals in implementing the Independent Curriculum (Kurikulum Merdeka) at SD Islam Al Furqon Rembang. A qualitative case study design was used to explore the principals’ managerial functions, including planning, organizing, directing, and controlling. Data were collected through structured interviews, non-participant observation, and document analysis, then analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. Findings reveal that the principal plays a strategic role in designing implementation programs based on school needs, establishing curriculum teams, supervising academic activities, facilitating teacher collaboration, and monitoring learning outcomes. These managerial functions are executed systematically, collaboratively, and adaptively, ensuring alignment with the Independent Curriculum and 21st-century learning demands. The study highlights that successful curriculum implementation strongly depends on the principal’s capacity as an instructional leader and change agent. The findings offer practical implications for strengthening professional development of school leaders and teachers and optimizing student-centered, innovative, and contextualized learning, while fostering character development and essential competencies. Keywords: school principal, Independent Curriculum, school management, instructional leadership, primary education Abstrak: Pendidikan merupakan fondasi pengembangan sumber daya manusia, dan transformasi kurikulum menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menganalisis peran kepala sekolah dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SD Islam Al Furqon Rembang. Penelitian menggunakan desain studi kasus kualitatif untuk mengeksplorasi fungsi manajerial kepala sekolah, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi nonpartisipan, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan strategis dalam merancang program implementasi berdasarkan kebutuhan sekolah, membentuk tim kurikulum, melakukan supervisi akademik, memfasilitasi kolaborasi guru, dan memantau hasil pembelajaran. Fungsi manajerial tersebut dijalankan secara sistematis, kolaboratif, dan adaptif, sehingga selaras dengan Kurikulum Merdeka dan tuntutan pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini menekankan bahwa keberhasilan implementasi kurikulum sangat bergantung pada kapasitas kepala sekolah sebagai pemimpin instruksional dan agen perubahan. Temuan ini memberikan implikasi praktis untuk penguatan pengembangan profesional kepala sekolah dan guru, serta optimalisasi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, inovatif, kontekstual, sekaligus mendukung pengembangan karakter dan kompetensi esensial. Kata kunci: kepala sekolah, Kurikulum Merdeka, manajemen sekolah, kepemimpinan instruksional, pendidikan dasar
Peran Kepala Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka: Studi Kasus di Sekolah Dasar Islam Al Furqon Rembang Ali Wahyudi; Rasiman Rasiman; Soedjono Soedjono
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Education is a cornerstone for human resource development, and curriculum transformation is crucial to enhance learning quality. This study examines the role of school principals in implementing the Independent Curriculum (Kurikulum Merdeka) at SD Islam Al Furqon Rembang. A qualitative case study design was used to explore the principals’ managerial functions, including planning, organizing, directing, and controlling. Data were collected through structured interviews, non-participant observation, and document analysis, then analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. Findings reveal that the principal plays a strategic role in designing implementation programs based on school needs, establishing curriculum teams, supervising academic activities, facilitating teacher collaboration, and monitoring learning outcomes. These managerial functions are executed systematically, collaboratively, and adaptively, ensuring alignment with the Independent Curriculum and 21st-century learning demands. The study highlights that successful curriculum implementation strongly depends on the principal’s capacity as an instructional leader and change agent. The findings offer practical implications for strengthening professional development of school leaders and teachers and optimizing student-centered, innovative, and contextualized learning, while fostering character development and essential competencies. Keywords: school principal, Independent Curriculum, school management, instructional leadership, primary education Abstrak: Pendidikan merupakan fondasi pengembangan sumber daya manusia, dan transformasi kurikulum menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menganalisis peran kepala sekolah dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SD Islam Al Furqon Rembang. Penelitian menggunakan desain studi kasus kualitatif untuk mengeksplorasi fungsi manajerial kepala sekolah, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi nonpartisipan, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan strategis dalam merancang program implementasi berdasarkan kebutuhan sekolah, membentuk tim kurikulum, melakukan supervisi akademik, memfasilitasi kolaborasi guru, dan memantau hasil pembelajaran. Fungsi manajerial tersebut dijalankan secara sistematis, kolaboratif, dan adaptif, sehingga selaras dengan Kurikulum Merdeka dan tuntutan pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini menekankan bahwa keberhasilan implementasi kurikulum sangat bergantung pada kapasitas kepala sekolah sebagai pemimpin instruksional dan agen perubahan. Temuan ini memberikan implikasi praktis untuk penguatan pengembangan profesional kepala sekolah dan guru, serta optimalisasi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, inovatif, kontekstual, sekaligus mendukung pengembangan karakter dan kompetensi esensial. Kata kunci: kepala sekolah, Kurikulum Merdeka, manajemen sekolah, kepemimpinan instruksional, pendidikan dasar