Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE TEAM QUIZ DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS V UPTD SDN 188 BARRU Risda; Asyifatul Haifa; Fitri Yanty Muchtar
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5576

Abstract

The learning model has a big influence on student learning outcomes. One element that influences learning is the learning model. This research focuses on the application of the team quiz type learning model in improving the mathematics learning outcomes of class V students at UPTD SDN 188 Barru, because mathematics is an abstract and deductive science so it requires a learning model that is able to understand students and provide curiosity about mathematics lessons. This research method is classroom action research (PTK) which includes four steps, namely planning, action, observation and reflection, and consists of two cycles. The subjects of this research were class V students of UPTD SDN 188 Barru in the 2024/2025 academic year. Data was collected through test techniques, observation, interviews and documentation. The research results show that implementing the Team quiz type learning model can improve student learning outcomes. There was a significant increase in students' academic achievement in mathematics subjects from cycles I and II, and the average mathematics test score increased in each cycle. In cycle I, the average score was 43.3 and the completion rate was 26.7%. In cycle II, the average score was 80 and the completion rate was 80%. Based on the research results, it can be concluded that the use of the Team quiz type learning model can improve student learning outcomes.
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V UPT SPF SDN 43 MATTIROWALIE Asyifatul Haifa; Andi Husniati; Ma'rup
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.5802

Abstract

The primary issue addressed in this study pertains to the diminished levels of engagement and suboptimal learning outcomes observed among students in mathematics instruction highlighted by ongoing difficulties in understanding the material. This research seeks to explore the impact of differentiated instruction on the mathematics learning outcomes of fifth-grade students at UPT SPF SDN 43 Mattirowalie. This study employed a quantitative research approach, utilizing a pre-experimental design characterized by the One Group Pretest-Posttest methodology. The research procedure included the initial stage, implementation stage, and evaluation stage. The subjects in this study were 24 fifth-grade students of UPT SPF SDN 43 Mattirowalie, Kindang District, Bulukumba Regency. The results indicated that the implementation of differentiated learning positively impacted students' mathematics learning outcomes. The average score for students' mathematics performance improved significantly, rising from 31.74 (very low category) in the pretest to 64.78 (fairly good category) in the posttest. The significance value demonstrated a notable difference (0.010 < 0.05). Furthermore, the N-Gain analysis demonstrated an average normalized gain of 0.4749, categorizing it within the moderate range. These findings suggested that differentiated learning significantly influences the mathematics learning outcomes of fifth-grade students at UPT SPF SDN 43 Mattirowalie.
Studi Lapangan Implementasi Fleksibilitas, Diferensiasi, Dan Projek Profil Pelajar Pancasila (P5) Dalam Kurikulum Merdeka Di SD Asyifatul Haifa; Suardi Suardi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya fleksibilitas, diferensiasi pembelajaran, dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di UPT SPF SDN 96 Galung Boddong. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi lapangan. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, analisis dokumen, dan diskusi kelompok siswa, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas pembelajaran telah mulai diterapkan melalui penyesuaian metode dan media ajar. Diferensiasi pembelajaran terlihat dalam variasi tugas dan pendampingan siswa, meskipun belum konsisten di semua kelas. Pelaksanaan P5 dilakukan secara tematik dan kontekstual melalui aktivitas nyata dan kerja kelompok yang meningkatkan keaktifan siswa. Namun, kendala masih ditemukan pada pemahaman guru terhadap diferensiasi dan keterlibatan orang tua yang belum optimal. Secara keseluruhan, implementasi Kurikulum Merdeka dan P5 menunjukkan potensi positif dan perlu penguatan kolaborasi serta perencanaan agar berjalan lebih optimal dan berkelanjutan
Analisis Praktik Implementasi Kurikulum Merdeka Dan Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SD Asyifatul Haifa; Suardi Suardi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik implementasi Kurikulum Merdeka dan penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi lapangan di UPT SPF SDN 96 Galung Boddong. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, siswa, dan staf pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, analisis dokumen, dan diskusi kelompok siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka dan P5 telah diterapkan secara bertahap melalui pembelajaran berbasis proyek dan kegiatan kolaboratif yang mendukung pengembangan karakter, soft skill, dan life skill siswa. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pembelajaran proyek dan penggunaan media digital sederhana. Namun, implementasi pembelajaran berdiferensiasi, literasi digital, serta dokumentasi P5 masih belum optimal. Kesimpulannya, Kurikulum Merdeka memiliki potensi besar dalam menciptakan pembelajaran yang adaptif dan kontekstual, namun memerlukan penguatan kompetensi guru, optimalisasi pelaksanaan P5, dan peningkatan kolaborasi agar implementasinya lebih efektif dan berkelanjutan.