Wella Afriza Misfa
Universitas Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Based Learning Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar pada Materi Pewarna Alami Wella Afriza Misfa; Lusita Sari; Rifqa Gusmida Syahrun Barokah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik di SDN 192 Pekanbaru pada materi pewarna alami melalui penerapan model pembelajaran Inquiry Based Learning (IBL) berbasis kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan melibatkan peserta didik sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model IBL berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan kemampuan analisis, evaluasi, dan kreasi peserta didik dalam memahami konsep pewarna alami. Peserta didik dapat mengaplikasikan pengetahuan mereka dalam konteks nyata dan mengembangkan solusi inovatif untuk masalah yang terkait dengan pewarna alami. Penelitian ini berkontribusi pada perkembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan dasar dengan menunjukkan bahwa model pembelajaran yang berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan abad ke-21.
ANALISIS TINGKAT KENDALA GURU DALAM MENGELOLA PERBEDAAN KEMAMPUAN BELAJAR SISWA KELAS RENDAH DAN TINGGI TERHADAP PROFESIONALITAS GURU SEKOLAH DASAR Irmawati Irmawati; Dhea Febriani; Wella Afriza Misfa; Muhammad Fendrik; Cici Oktaviani
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Juni 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v2i1.2591

Abstract

Pengelolaan perbedaan kemampuan belajar siswa merupakan salah satu tantangan yang sering dihadapi guru sekolah dasar dalam proses pembelajaran. Perbedaan kemampuan akademik, kecepatan memahami materi, motivasi belajar, serta latar belakang siswa menuntut guru untuk memiliki kompetensi profesional yang baik agar pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kendala yang dialami guru dalam mengelola perbedaan kemampuan belajar siswa pada kelas rendah dan kelas tinggi serta pengaruhnya terhadap profesionalitas guru sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui angket dan wawancara kepada guru sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi berbagai kendala, seperti kesulitan dalam menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan individu siswa, keterbatasan waktu dalam memberikan perhatian yang merata, kurangnya media pembelajaran yang variatif, serta tingginya jumlah siswa dalam satu kelas. Kendala tersebut cenderung lebih dirasakan pada kelas rendah karena siswa masih berada pada tahap perkembangan dasar kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Meskipun demikian, profesionalitas guru terlihat dari upaya yang dilakukan dalam mengembangkan strategi pembelajaran diferensiasi, meningkatkan kompetensi melalui pelatihan, serta melakukan evaluasi pembelajaran secara berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari pihak sekolah, orang tua, dan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperkuat profesionalitas guru dalam menghadapi keragaman kemampuan belajar siswa di sekolah dasar.