Abdurrahman Abdullah
Universitas Citra Bangsa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL LOPO PADA MATERI BANGUN DATAR KELAS 3 DI SD NEGERI NOEBESA KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Sumiriati Nubatonis; Yulsy Marselina Nitte; Abdurrahman Abdullah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.8553

Abstract

This study aims to develop a learning medium based on local wisdom, namely the “Lopo”, to integrate cultural values into the learning process. The integration of local culture is considered essential to strengthen students’ cultural identity and enhance the relevance of learning materials to their daily lives. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, which includes five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The participants of this study were third-grade students from an elementary school in Timor Tengah Selatan Regency. The developed learning media was evaluated by experts in material, media, and language, all of whom provided very positive assessments. The validation results showed that material experts rated the media at 75% (feasible), language experts at 97.2% (highly feasible), media experts at 94.4% (highly feasible), teachers at 82.81% (very good), and students at 97.50% (highly feasible). Furthermore, students’ learning achievement increased from 73.87% before using the media to 89.47% after implementation. These findings indicate that the “Lopo”-based local wisdom learning media is feasible, attractive, practical, and effective for teaching flat shapes in elementary schools.
ANALISIS PENERAPAN KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR GURU DALAM MENDORONG KEAKTIFAN BELAJAR IPAS SISWA KELAS IV DI SDN OEMILAL ROTE BARAT LAUT Lian Julita Suek; Kristina E. Noya Nahak; Abdurrahman Abdullah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.16268

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterampilan dasar mengajar guru dalam menciptakan pembelajaran IPAS yang aktif, kontekstual, dan bermakna di sekolah dasar. Observasi awal di kelas IV SDN Oemilal menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS masih memerlukan penguatan pada kegiatan pembuka, pemberian penguatan, variasi pembelajaran, dan kegiatan penutup agar siswa lebih terlibat dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan keterampilan membuka dan menutup pelajaran, keterampilan memberi penguatan, keterampilan mengadakan variasi, serta menggambarkan keaktifan belajar siswa kelas IV dalam pembelajaran IPAS di SDN Oemilal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas satu guru kelas IV dan lima siswa yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan keterampilan membuka dan menutup pelajaran melalui salam, doa, apersepsi, penyampaian tujuan, refleksi, rangkuman, dan tindak lanjut. Keterampilan memberi penguatan dilakukan melalui pujian verbal dan nonverbal, sedangkan keterampilan mengadakan variasi terlihat dari penggunaan metode, media konkret, pertanyaan pemantik, dan pola interaksi yang beragam. Penerapan keterampilan tersebut berkaitan dengan meningkatnya partisipasi, keberanian berpendapat, dan antusiasme siswa selama pembelajaran IPAS. Temuan ini menegaskan pentingnya keterampilan pedagogik guru dalam membangun pembelajaran yang aktif dan bermakna di sekolah dasar.