Mohamad Akbar
Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KRITIS PERBEDAAN ANTARA MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN SERTA PENTINGNYA TANGGUNG JAWAB PENDIDIKAN ISLAM Mohamad Akbar; Kautsar Eka Wardhana; Yusnia Binti Kholifah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9511

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian kritis terhadap artikel berjudul “The difference between educational management and educational leadership and the importance of educational responsibility” oleh Michael Connolly, Chris James, and Michael Fertig (2019). Fokus penelitian adalah menganalisis Perbedaan antara Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Pendidikan. Manajemen pendidikan dan kepemimpinan pendidikan merupakan dua konsep yang saling terkait namun berbeda dalam implementasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan mendasar antara keduanya serta mengidentifikasi pentingnya tanggung jawab pendidikan dalam menciptakan sistem pendidikan yang efektif dan berkualitas. Manajemen pendidikan merupakan serangkaian kegiatan pengelolaan sumber daya pendidikan melalui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan untuk mencapai tujuan pendidikan secara efisien. Sementara itu, kepemimpinan pendidikan adalah kemampuan mempengaruhi, menggerakkan, dan mengarahkan semua personil satuan pendidikan dalam melaksanakan tugas pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip pedagogik. Pentingnya tanggung jawab pendidikan terletak pada kenyataan bahwa keberhasilan pendidikan memerlukan koordinasi dan kolaborasi efektif antara semua komponen, dimana setiap pihak memiliki peran strategis dalam menjamin kualitas dan kesuksesan sistem pendidikan. Penelitian ini menggunakan berupa studi kepustakaan dan analisis kritis terhadap komponen artikel seperti judul, abstrak, metode, hasil, serta kontribusi akademik.. Hasil temuan menunjukkan bahwa pembedaan jelas antara manajemen dan kepemimpinan pendidikan, serta pemahaman mendalam tentang tanggung jawab pendidikan, menjadi kunci penting untuk meningkatkan mutu dan efektivitas pendidikan nasional.
AI DAN DILEMA BERPIKIR: KEMAJUAN INTELEKTUAL ATAU KEMUNDURAN KRITIS? Mohamad Akbar; Sudadi; Bahrani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13979

Abstract

This article examines the dialectical relationship between the development of artificial intelligence (AI) and human critical thinking capacity in the era of digital transformation. AI, evolving at an exponential pace, has fundamentally altered how humans process information, make decisions, and construct knowledge. On one hand, AI offers an acceleration of human cognitive capacity through intellectual augmentation; on the other, excessive dependence on AI poses serious risks to independent, reflective, and critical thinking. Using a library research approach with critical analysis of recent academic sources and foundational texts, this article examines four main dimensions: (1) AI's impact on human cognitive architecture; (2) the relationship between AI use and critical thinking development; (3) critical education perspectives on AI's cognitive threats; and (4) recommendations for building a balance between AI utilization and the preservation of critical thinking capacity. The findings indicate that AI has the potential to be an extraordinary instrument of intellectual progress as well as a latent threat to human cognitive autonomy, depending on whether humans position themselves as passive users or as critical and reflective agents.