Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EDUKASI APLIKASI INVESTASI DIGITAL DALAM PENINGKATAN LITERASI INVESTASI GENERASI MILENIAL DI WONOKITRI SURABAYA Muhammad Zarkasih Nur
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57672

Abstract

Permasalahan utama yang mendasari kegiatan pengabdian ini adalah rendahnya tingkat literasi investasi digital di kalangan generasi milenial Kelurahan Wonokitri, Surabaya, yang tercermin dari keterbatasan pemahaman terhadap fitur keamanan, profil risiko, serta tingginya paparan terhadap investasi ilegal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis generasi milenial dalam mengoperasikan aplikasi investasi digital berizin resmi. Metode yang diterapkan adalah Participatory Action Research (PAR) yang mencakup lima tahapan sistematis: pemetaan awal, identifikasi masalah, perencanaan partisipatif, pelaksanaan aksi melalui pelatihan dan pendampingan intensif, serta refleksi. Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada 13–16 Oktober 2025 di Pegadaian Wonokitri dengan melibatkan 50 peserta dari kelompok usia 25–40 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 74% peserta (37 orang) berhasil melakukan transaksi mandiri, melampaui target keberhasilan 70%. Terdapat peningkatan skor pemahaman dari 52,4 pada pre-test menjadi 78,6 pada post-test. Sebanyak 64% peserta menyatakan preferensi terhadap transaksi digital karena efisiensi waktu dan biaya, dan terbentuk komunitas belajar melalui grup WhatsApp. Kendala teknis dialami oleh 26% peserta, meliputi verifikasi biometrik dan stabilitas sinyal. Kesimpulannya, pendekatan pendampingan langsung dan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan literasi investasi digital generasi milenial sekaligus memperkuat inklusi keuangan digital berbasis komunitas.
Implementasi Sinergi Spiritual dan Sosial Melalui Khotmil Qur'an dan Pembagian Sembako di Kecamatan Waru Sidoarjo Rafadi Khan Khayru; Salsabila Fridiana; Aditiya Permana Putra Setiawan; Muhammad Zarkasih Nur; Moch. Avif Chilmi Yahya; Muhammad Afian Firmansyah; Ahmad Fulkil Masykhun; Fayola Issalillah; Rahayu Mardikaningsih; Didit Darmawan
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui implementasi nilai-nilai sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat. Program ini bertujuan meningkatkan nilai-nilai religius masyarakat melalui kegiatan khataman Al-Qur’an serta memperkuat kepedulian sosial melalui distribusi sembako kepada keluarga kurang mampu di Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo. Sasaran kegiatan khataman Al-Qur’an yaitu masyarakat Muslim dari berbagai kelompok usia serta keluarga kurang mampu yang telah didata sebagai penerima bantuan sembako. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan observasi dan perencanaan, pelaksanaan, monitoring, serta evaluasi akhir. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program berjalan sesuai rencana dan berhasil mencapai seluruh indikator yang ditetapkan. Program ini memberikan dampak positif berupa peningkatan nilai-nilai religius, solidaritas sosial, dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
AKSI SOSIAL: GERAKAN SOLIDARITAS SOSIAL MELALUI DISTRIBUSI PAKET TAKJIL DI RUNGKUT MENANGGAL Fayola Issalillah; Rahayu Mardikaningsih; Didit Darmawan; Rafadi Khan Khayru; Muhammad Alfian Firmansyah; Tasya Aulia Rizka; Muhammad Zarkasih Nur; Faridatus Shofa; Lina Luthfiyyah; Siti Nur Halizah
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2232

Abstract

This community service activity aims to strengthen the values ​​of solidarity and social awareness in urban communities through the distribution of takjil during Ramadan. The activity was carried out in the Rungkut Menanggal area, Surabaya, involving students and local residents. The Asset-Based Community Development (ABCD) method was used, which focuses on empowering the potential and collaborative assets between students and the community. Data collection was conducted through direct observation of community responses, enthusiasm, and interactions in the field. The results of the activity showed that the distribution of takjil successfully strengthened social ties, met the practical needs of residents, and raised awareness of the importance of collective action amidst the busyness of urban communities. The conclusion of this activity is that planned and participatory social initiatives can create a positive impact on the psychological well-being of the community and a more supportive environment.   Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat nilai solidaritas dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat urban melalui aksi pembagian takjil selama bulan Ramadan. Kegiatan dilaksanakan di wilayah Rungkut Menanggal, Surabaya, dengan melibatkan mahasiswa dan warga setempat. Metode yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD), yang berfokus pada pemberdayaan potensi dan aset kolaboratif antara mahasiswa dan komunitas. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap respons, antusiasme, dan interaksi masyarakat di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa distribusi takjil berhasil mempererat ikatan sosial, memenuhi kebutuhan praktis warga, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya aksi kolektif di tengah kesibukan masyarakat kota. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa inisiatif sosial yang terencana dan partisipatif mampu menciptakan dampak positif bagi kesejahteraan psikologis masyarakat serta lingkungan yang lebih suportif.