Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Sinergi Spiritual dan Sosial Melalui Khotmil Qur'an dan Pembagian Sembako di Kecamatan Waru Sidoarjo Rafadi Khan Khayru; Salsabila Fridiana; Aditiya Permana Putra Setiawan; Muhammad Zarkasih Nur; Moch. Avif Chilmi Yahya; Muhammad Afian Firmansyah; Ahmad Fulkil Masykhun; Fayola Issalillah; Rahayu Mardikaningsih; Didit Darmawan
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui implementasi nilai-nilai sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat. Program ini bertujuan meningkatkan nilai-nilai religius masyarakat melalui kegiatan khataman Al-Qur’an serta memperkuat kepedulian sosial melalui distribusi sembako kepada keluarga kurang mampu di Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo. Sasaran kegiatan khataman Al-Qur’an yaitu masyarakat Muslim dari berbagai kelompok usia serta keluarga kurang mampu yang telah didata sebagai penerima bantuan sembako. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan observasi dan perencanaan, pelaksanaan, monitoring, serta evaluasi akhir. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program berjalan sesuai rencana dan berhasil mencapai seluruh indikator yang ditetapkan. Program ini memberikan dampak positif berupa peningkatan nilai-nilai religius, solidaritas sosial, dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan Manajemen Waktu untuk Meningkatkan Kedisiplinan Santri Ramadhan di Ponpes Fadillillah Waru Sidoarjo Aditiya Permana Putra Setiawan
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAI Al Fithrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/khidmatuna.v5i1.1337

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membedah dinamika serta meningkatkan kualitas manajemen waktu santri di Pondok Pesantren Fadillillah, Waru, Sidoarjo, khususnya selama bulan Ramadhan yang memiliki jadwal aktivitas sangat padat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan peneliti secara aktif dalam interaksi langsung dengan subjek melalui empat tahapan siklus: plan, act, observe, dan reflect. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab terbuka untuk memahami kendala nyata santri dalam mengelola waktu antara ibadah, belajar, dan istirahat. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan positif pada persepsi santri terhadap pentingnya keteraturan jadwal, di mana integrasi konsep manajemen waktu ke dalam pola pembelajaran agama terbukti memperkuat kedisiplinan dan kesadaran santri dalam mengatur rutinitas harian. Pengabdian ini berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pendidikan dengan memberikan bukti empiris bahwa sinergi antara administrasi yang terstruktur dan pendampingan yang humanis efektif dalam membentuk karakter kedisiplinan di lingkungan pendidikan Islam non-formal.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PENDAMPINGAN BIMBINGAN BELAJAR BERBASIS MEDIA DIGITAL DI BANYU URIP Muhammad Yusron Maulana El Yunusi; Sirojuddin Abror; Didit Darmawan; Rahayu Mardikaningsih; Iis Maulidiyah; Dewi Nur 'Aini; Aditiya Permana Putra Setiawan; Saiful Mahmud; Muhammad Afian Firmansyah; Rafi'zidhan Henri's
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2223

Abstract

Advances in digital technology demand innovation in the learning process, including in educational activities within the community. The use of monotonous, conventional teaching methods tends to reduce students’ interest and active engagement. This community service initiative aims to enhance the learning capacity and motivation of children at Banyu Urip in Surabaya through the use of digital learning resources. The program was implemented using the Asset-Based Community Development (ABCD) method, which optimizes the potential and resources available within the community. The results of the activity show that the use of digital learning media was able to increase the children’s engagement, motivation, and interest in learning throughout the learning process. This program also had a positive impact on the community by supporting the creation of a learning environment that is more interactive and adaptable to technological developments. Thus, this activity serves as an effective form of community service in improving the quality of digital-based learning within the community.   Perkembangan teknologi digital menuntut adanya inovasi dalam proses pembelajaran, termasuk pada kegiatan pendidikan di lingkungan masyarakat. Penggunaan metode pembelajaran konvensional yang monoton cenderung menurunkan minat dan keterlibatan aktif peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan motivasi belajar anak-anak di Sekolahan Banyu Urip, Surabaya, melalui pemanfaatan sumber belajar berbasis digital. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode Asset-Based Community Development (ABCD) dengan mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang tersedia di lingkungan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran digital mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan minat belajar anak-anak selama proses pembelajaran berlangsung. Program ini juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dengan mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih interaktif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis digital di lingkungan masyarakat.
OPTIMALISASI PELAYANAN PUBLIK: PENDAMPINGAN PENGGUNAAN APLIKASI SIPRAJA BAGI MASYARAKAT DI SIDOARJO Rahayu Mardikaningsih; Fayola Issalillah; Didit Darmawan; Rafadi Khan Khayru; Suzakqi Arjun Ishari; Nurika Yuni Safara; Aditiya Permana Putra Setiawan; Ahmad Alfan Al Azizi; M Athour Rohman; Siti Nur Halizah
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2226

Abstract

The use of the Sidoarjo Public Service System (SIPRAJA) application as a technology-based administrative service innovation is still not optimal due to the low digital literacy of the community and limited understanding of its usage procedures. This community service activity aims to improve the community's ability to use the SIPRAJA application to support the acceleration of public services in Sidoarjo Regency. The method used is Asset-Based Community Development (ABCD) with a participatory approach that involves the community as active partners in every stage of the activity. Implementation is carried out through direct assistance in using the SIPRAJA application. The results of the activity show an increase in community knowledge in operating the SIPRAJA application, starting from the account registration process, submitting services, to independently monitoring the status of applications.   Pemanfaatan aplikasi Sistem Pelayanan Rakyat Sidoarjo (SIPRAJA) sebagai inovasi layanan administrasi berbasis teknologi masih belum optimal karena rendahnya literasi digital masyarakat serta terbatasnya pemahaman mengenai prosedur penggunaannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menggunakan aplikasi SIPRAJA guna mendukung percepatan pelayanan publik di Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD) dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat sebagai mitra aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Pelaksanaan dilakukan melalui pendampingan langsung penggunaan aplikasi SIPRAJA. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dalam mengoperasikan aplikasi SIPRAJA, mulai dari proses registrasi akun, pengajuan layanan, hingga pemantauan status permohonan secara mandiri.