Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

The Role Of Islamic Religious Education In Shaping Students' Character Tasya Aulia Rizka; Pratiwi Fadia Sholihah; Nurika Yuni Safara; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi
Wahana Vol 76 No 2 (2024): Wahana Tridarma Perguruan Tinggi
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v76i2.9671

Abstract

One of the most basic pillars of character education is Islamic religious education. One of the tools used in schools to help with character education is PAI material, which grows from the foundation of fostering religious spirit in children. Islamic religious instructors must help previously disadvantaged students change their ways. Therefore, Islamic religious teachers help shape students' personalities through Islamic law and Indonesian norms, in addition to providing religious knowledge. This research consists of studies whose research objects are researched using various library resources, or studies with a technical relationship with the library data collection process. According to the findings of the study, the main goal of pie learning is to help children develop a personality that will manifest itself in their daily behavior and mentality. In addition, Islamic religious instructors have a great impact on students' achievement and personality development because they support or act as role models for the use of personality formation in the classroom.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah Menengah Atas Didit Darmawan; Tasya Aulia Rizka; Rahayu Mardikanigsih
Simpati Vol. 4 No. 3 (2026): Juli: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa
Publisher : CV. Alim's Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/simpati.v4i3.2232

Abstract

High school students are increasingly familiar with the digital world, particularly through various social media platforms they use in their daily lives. These activities are shaping new patterns of interaction in how they seek information, communicate, and complete school assignments. Social media also makes it easier to access learning resources and expand students' knowledge. However, on the other hand, excessive use can reduce their focus on studying by causing distractions. Therefore, social media significantly influences students’ behavior and academic achievement as an external factor in the learning process. While some students use it for academic purposes, others experience a decline in motivation and focus due to excessive use. This study is a literature review using a Systematic Literature Review (SLR) approach, aimed at synthesizing various research findings regarding the effect of social media use on high school students’ academic achievement. Data were obtained from articles, theses, and conference proceedings via Google Scholar, using inclusion criteria that encompassed quantitative studies discussing the intensity, purpose, and patterns of social media use among high school students. The findings indicate that social media use has a significant effect on academic achievement, both positive when used for academic purposes and negative when used excessively and without control.
Pelaksanaan Kegiatan Bagi-Bagi Takjil untuk Meningkatkan Rasa Kepedulian Sosial di Desa Wadung Asri Daffa Nayla Oktavia Hermawan Putri; Siti Nafisatur Rohmah; Nur Lailatul Hidayah; Dewi Nur 'Aini; Wardatus Sholikha; Tasya Aulia Rizka; Nurika Yuni Safara; Adinda Oktavia; Rahayu Mardikaningsih; Laili Mas Ulliyah Hasani
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi berbagi makanan berbuka puasa merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang memiliki potensi untuk memperkuat empati, solidaritas, dan kebersamaan warga selama bulan Ramadan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya di Desa Wadung Asri ini bertujuan meningkatkan semangat berbagi serta menumbuhkan kepedulian sosial masyarakat melalui program pembagian takjil. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode Asset-Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada pemanfaatan aset dan potensi warga dalam mendukung keberhasilan program. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya bertindak sebagai fasilitator utama yang mendampingi warga mengoptimalkan potensi lokal guna memperkuat sinergi sosial di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembagian takjil mampu memperkuat solidaritas sosial dan karakter spiritual warga serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepedulian sosial. Selain itu, kegiatan ini mendorong perubahan perilaku masyarakat menjadi lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitar dan memperkuat budaya saling membantu secara berkelanjutan. Dengan demikian, program pembagian takjil ini terbukti efektif sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam memperkuat nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan partisipasi warga.
AKSI SOSIAL: GERAKAN SOLIDARITAS SOSIAL MELALUI DISTRIBUSI PAKET TAKJIL DI RUNGKUT MENANGGAL Fayola Issalillah; Rahayu Mardikaningsih; Didit Darmawan; Rafadi Khan Khayru; Muhammad Alfian Firmansyah; Tasya Aulia Rizka; Muhammad Zarkasih Nur; Faridatus Shofa; Lina Luthfiyyah; Siti Nur Halizah
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2232

Abstract

This community service activity aims to strengthen the values ​​of solidarity and social awareness in urban communities through the distribution of takjil during Ramadan. The activity was carried out in the Rungkut Menanggal area, Surabaya, involving students and local residents. The Asset-Based Community Development (ABCD) method was used, which focuses on empowering the potential and collaborative assets between students and the community. Data collection was conducted through direct observation of community responses, enthusiasm, and interactions in the field. The results of the activity showed that the distribution of takjil successfully strengthened social ties, met the practical needs of residents, and raised awareness of the importance of collective action amidst the busyness of urban communities. The conclusion of this activity is that planned and participatory social initiatives can create a positive impact on the psychological well-being of the community and a more supportive environment.   Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat nilai solidaritas dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat urban melalui aksi pembagian takjil selama bulan Ramadan. Kegiatan dilaksanakan di wilayah Rungkut Menanggal, Surabaya, dengan melibatkan mahasiswa dan warga setempat. Metode yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD), yang berfokus pada pemberdayaan potensi dan aset kolaboratif antara mahasiswa dan komunitas. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap respons, antusiasme, dan interaksi masyarakat di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa distribusi takjil berhasil mempererat ikatan sosial, memenuhi kebutuhan praktis warga, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya aksi kolektif di tengah kesibukan masyarakat kota. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa inisiatif sosial yang terencana dan partisipatif mampu menciptakan dampak positif bagi kesejahteraan psikologis masyarakat serta lingkungan yang lebih suportif.
STRATEGI PERLUASAN AKSES: FASILITASI LAYANAN BPJS BAGI WARGA DI KELURAHAN PEJAGAN, KECAMATAN BANGKALAN Ella Anastasya Sinambela; Didit Darmawan; Fayola Issalillah; Rafadi Khan Khayru; Rasti Nur Alfaisya Safitri; Najwa Dhakiro Rochmah; Tasya Aulia Rizka; Mas Ummu Chasbiyah; Moch. Avif Chilmi Yahya; Ach Nur Irchamul Kholqil Lazuardy
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2233

Abstract

Complex administrative bureaucracy and a lack of understanding of referral procedures often hinder the public from utilizing state health insurance. Using a Participatory Action Research (PAR) approach, this community service program aims to optimize the utilization of BPJS Kesehatan services for residents of Pejagan Village. Activities were carried out in densely populated residential areas through collaboration between village officials, health cadres, and students. Data collection was conducted using a combination of field observation, interviews, documentation, and questionnaires. The intervention results demonstrated an increase in residents' knowledge regarding jurisdictional rights, participant obligations, and administrative compliance within the tiered referral process. Direct assistance proved effective in mitigating registration obstacles, reducing technical complaints, and strengthening communication networks between beneficiaries and service providers. This multi-stakeholder synergy successfully transformed the community base into a more active and independent one in securing the fulfillment of their right to health insurance.   Rumitnya birokrasi administrasi dan minimnya pemahaman prosedur rujukan sering kali menghambat masyarakat dalam memanfaatkan jaminan kesehatan negara. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), program pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan layanan BPJS Kesehatan bagi warga di Kelurahan Pejagan. Kegiatan dilaksanakan di kawasan pemukiman padat penduduk melalui kolaborasi antara perangkat kelurahan, kader kesehatan, dan mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kombinasi teknik observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, serta penyebaran kuesioner. Hasil intervensi membuktikan adanya eskalasi pengetahuan warga mengenai yurisdiksi hak, kewajiban kepesertaan, serta kepatuhan administratif dalam alur rujukan berjenjang. Pendampingan langsung terbukti efektif memitigasi kendala pendaftaran, mereduksi keluhan teknis, dan mempererat jejaring komunikasi antara penerima manfaat dengan penyelenggara layanan. Sinergi multipihak ini berhasil mengubah basis komunitas menjadi lebih aktif dan mandiri dalam mengamankan pemenuhan hak jaminan kesehatan.