Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENERAPAN METODE EDUTAINMENT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SD NEGERI 49/VII LADANG PANJANG Yati Sri Dewi; Nor Ainun; Siti Rapita
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11279

Abstract

Learning methods are very necessary because everything related to the learning process certainly uses methods in its delivery, the use of the right method can also determine student learning outcomes. The application of the edutainment method aims to provide convenience to students, create a conducive learning environment, a tool to reduce boredom and can help improve student learning outcomes. This research was conducted on mathematics subjects because mathematics is one of the most important subjects among other subjects, has an important role in various disciplines and advances human thinking power, and is very useful for everyday life. This research is included in Classroom Action Research (CAR) which is carried out in two cycles. Each cycle consists of three meetings. One cycle consists of 4 stages of activity, namely the planning stage, the implementation stage, the observation stage and the reflection stage. The data collection technique used in this study is qualitative and quantitative data analysis. The results of this study indicate that student learning outcomes after implementing the edutainment method have increased, this can be seen from the learning outcomes of students in cycle I, students who have an average score of 0-54-55-59 (very low, low) none, 60-79 as many as 7 students, 80-89 (high) as many as 18 students, and those who have an average score of 90-100 (very high) as many as 6 students. And in cycle II, students who have an average score of 0-54-55-59 (very low, low) none, 60-79 as many as 12 students, while students who have an average score of 80-89 (high) as many as 15 students, while those who have an average score of 90-100 (very high) as many as 4 students.
CREATIVE WASTE LEARNING : PELATIHAN OPTIMALISASI LIMBAH RUMAH TANGGA UNTUK MENDORONG KREATIVITAS ANAK Risma Chulashotud Diana; Nor Ainun; Erika Lidia Anggun; Nadila Pratiska; Nani Yunita; Nuriza Islamia; Widya Widya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57328

Abstract

Rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan limbah rumah tangga serta terbatasnya kegiatan edukatif yang mampu mengembangkan kreativitas anak menjadi permasalahan utama di Desa Kampung Tujuh. Kondisi ini berdampak pada kebersihan lingkungan serta kurang optimalnya pengembangan potensi anak sebagai generasi penerus. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan melalui pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai media pembelajaran kreatif. Mitra sasaran dalam kegiatan ini adalah anak-anak Desa Kampung Tujuh dengan melibatkan masyarakat dan perangkat desa, dengan jumlah peserta sekitar 25 anak. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi dengan pendekatan belajar sambil bermain. Kegiatan diawali dengan pemberian pemahaman mengenai jenis dan dampak limbah, dilanjutkan dengan pengumpulan dan pemilahan sampah, serta praktik pembuatan berbagai karya kreatif seperti tempat pensil, celengan, dan hiasan dari bahan bekas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kreativitas anak yang terlihat dari kemampuan menghasilkan karya secara mandiri dan inovatif. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran anak dan masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta pengelolaan sampah yang lebih baik. Kegiatan ini juga membentuk sikap peduli lingkungan dan kebiasaan positif pada anak sejak dini sehingga berpotensi memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat desa.
PERAN STRATEGI LEMBAGA ADAT DALAM PELESTARIAN NILAI PERKAWINAN TRADISIONAL Fadhli Ash Shiddiqi; Nor Ainun; Septi Khairunnisah; Iman Dirhamamsyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57764

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada semakin kuatnya pengaruh modernisasi dan perubahan sosial yang menyebabkan terjadinya pergeseran nilai budaya, khususnya dalam praktik perkawinan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran lembaga adat dalam menjaga nilai-nilai perkawinan tradisional, menganalisis tantangan yang dihadapi, serta mengkaji strategi pelestarian yang dilakukan agar nilai adat tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam dengan tokoh adat, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat, serta dokumentasi kegiatan adat. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikankesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga adat memiliki peran penting sebagai pengawal nilai, pengatur prosesi perkawinan adat, serta pemberi legitimasi sosial terhadap pelaksanaan perkawinan tradisional. Lembaga adat juga berfungsi sebagai mediator sosial dan pendidik budaya bagi generasi muda. Namun demikian, lembaga adat menghadapi berbagai tantangan, seperti menurunnya minat generasi muda, pengaruh budaya modern, serta keterbatasan dokumentasi adat. Strategi pelestarian yang dilakukan meliputi penguatan peran tokoh adat, pelibatan masyarakat dalam prosesi adat, serta penyesuaian teknis tanpa menghilangkan nilai inti tradisi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan lembaga adat masih sangat relevan dan strategis dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai perkawinan tradisional di Kampung Tujuh. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya penguatan regenerasi lembaga adat, pendokumentasian sistematis tradisi perkawinan, serta kolaborasi antara lembaga adat, pemerintah desa, dan lembaga pendidikan dalam upaya pelestarian budaya secara berkelanjutan.
DIGITALISASI DISTRIBUSI DAN PEMASARAN TELUR PUYUH BUMDES BERBASIS COMMUNITY-BASED RESEARCH DI SEKAMIS Ismi Despi Ariza Putri; Nor Ainun; Sirajudin Al Aksari; Vebril Muntohid; Azwin Azwin; Lisa Sapitri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58600

Abstract

Usaha telur puyuh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Sekamis memiliki potensi ekonomi yang besar, namun masih menghadapi kendala dalam sistem distribusi yang terbatas, kurang terencana, serta lemahnya koordinasi dan keterlibatan masyarakat. Kondisi ini menyebabkan kesenjangan antara kapasitas produksi dan jangkauan pasar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merumuskan dan mengimplementasikan strategi perluasan distribusi yang efektif dan sesuai dengan kondisi lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis Community-Based Research (CBR) dengan melibatkan pengelola BUMDes, perangkat desa, dan masyarakat sebagai mitra aktif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi, serta divalidasi dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dihasilkan meliputi perluasan wilayah pemasaran ke luar desa, penguatan kemitraan distribusi berbasis masyarakat, serta penegasan peran BUMDes sebagai koordinator distribusi. Selain itu, diterapkan strategi digitalisasi melalui pemanfaatan media sosial dan platform digital untuk promosi dan pemasaran produk, sehingga mampu meningkatkan visibilitas dan memperluas jangkauan pasar. Implementasi strategi ini berdampak pada distribusi yang lebih terarah, meningkatnya partisipasi masyarakat, serta koordinasi yang lebih efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan CBR yang didukung digitalisasi mampu memperkuat sistem distribusi dan mendukung keberlanjutan usaha BUMDes.
Motivasi Multidimensional Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Arab: Sebuah Studi Mixed Method Robby Jundi Lestari; Nor Ainun; Muhammad Fajrian; Fathurahman Fathurahman; Rovi Lusmiati
Al Mi'yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol 9 No 1 April 2026
Publisher : STIQ Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i1.6358

Abstract

This study investigates the complex multidimensional motivation of students in Arabic language learning (ALL) within a religious school context (Madrasah), addressing the gap between high intrinsic interest and inconsistent self-regulated learning. Using a mixed-methods design, data were collected through surveys, interviews, and observations from 60 students at MTsN 03 Sarolangun. The findings reveal that motivation is multidimensional, dominated by Religious Motivation (Very High), which acts as a collective source of energy and spiritual capital for potential self-regulation (Spiritual-Driven Self-Regulation / SDSR). However, Academic and Intrinsic Motivation are constrained by low self-regulated learning (65%) and a strong focus on grades. This goal-oriented behavior is classified as Performance Goal Orientation, indicating that motivation remains at the Identified Regulation stage, not yet achieving the stable Integrated Regulation phase of the Self-Determination Theory (SDT) continuum. The study concludes that sustainable motivation requires a pedagogical shift: teachers must transition the focus from performance to Mastery Goals by consistently implementing instructional strategies that emphasize Task Orientation and Autonomy Support. This intervention is crucial to foster sustainable self-initiated learning behavior.
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GENIALLY UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP BILANGAN DESIMAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR Prapti Octavia Ningsih; Nor Ainun; Tia Mardianis; Ezra Alda; Salsabila Putri; Irman Maulana
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.566

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep bilangan desimal akibat penggunaan metode pembelajaran yang masih konvensional dan kurang interaktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, respon siswa, serta kendala dan faktor pendukung penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Genially dalam pembelajaran matematika sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian terapan, yang dilaksanakan di kelas VI A MIN 2 Sarolangun selama 45 hari, melibatkan 23 siswa dan satu guru mata pelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran dengan Genially dilakukan secara sistematis dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Pelaksanaan pembelajaran menciptakan suasana aktif, menyenangkan, dan berpusat pada siswa, dengan keterlibatan langsung melalui animasi, kuis, dan latihan interaktif. Sebanyak 87% siswa menunjukkan peningkatan motivasi belajar dan 82% mengalami peningkatan pemahaman konsep bilangan desimal. Kendala yang muncul meliputi keterbatasan waktu, gangguan jaringan internet, serta keterampilan guru dalam mengoperasikan teknologi, namun dapat diatasi dengan strategi adaptif. Secara keseluruhan, penerapan media Genially terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, motivasi, dan partisipasi aktif siswa, sekaligus mendukung implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran interaktif dan berpusat pada siswa. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya peningkatan literasi digital guru dalam mendukung pembelajaran interaktif berbasis teknologi.