Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

ANALISIS KALIMAT EFEKTIF DAN EJAAN YANG DISEMPURNAKAN DALAM SURAT BISNIS (Analisis Kasus Surat Perkenalan dan Permintaan Penawaran Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari (STIKS) Tarakanita) Agustinus, Jati Wahyono
VOCATIO : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi dan Sekretari Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Akademi Sekretari Widya Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.202 KB)

Abstract

Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan oleh manusia baik dalam komunikasi lisan maupun tulisan. Dalam berkomunikasi, seseorang diharapkan mampu menyusun ide atau gagasan dalam kalimat secara baik dan benar. Kesamaan ide yang disampaikan dalam berkomunikasi didukung oleh banyak faktor, diantaranya adalah kalimat efektif dan penggunaan Ejaan yang Disempurnakan (EyD) secara tepat. Dalam penelitian ini, jenis komunikasi yang diteliti adalah komunikasi tulis dalam surat bisnis. Surat bisnis (perkenalan dan permintaan penawaran) merupakan salah satu bentuk komunikasi lisan yang yang penting, apalagi saat ini masyarakat sudah menggelobal baik dalam kawasan ASEAN maupun dunia. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan memaparkan kalimat surat bisnis berdasar syarat menyusun kalimat efektif dan pedoman EyD. Hasil analisis 30 kalimat surat bisnis yang ditulis oleh mahasiswa, diperoleh lima faktor yang memengaruhi kalimat tidak efektif: 1)ketepatan, 2) kehematan kata dan kesatuan gagasan, 3) kelogisan, 4) kefokusan pikiran, 5) kehematan, kesepadanan, intervensi bahasa, kebenaran struktur, makna ganda, dan ketegasan. Sedangkan pamakaian EyD, yang tidak tepat: 1) penulisan huruf miring, 2) penulisan huruf kapital, 3) pemakaian tanda hubung, 4) penulisan singkatan, 5) penulisan kata depan di, singkatan dan akronim, penulisan angka dan lambang bilangan, Dari hasil tersebut dapat disimpulkan pemakaian kalimat efektif surat bisnis belum efektif dan dari pemakaian EyD masih banyak memiliki kesalahan.
PROGRAM PENINGKATAN PENGETAHUAN, KETERAMPILAN, DAN SIKAP BERLANDASKAN KOMUNIKASI DAN ADMINISTRASI BISNIS BAGI KAUM MUDA DALAM MEMASUKI DUNIA KERJA Jati Wahyono Agustinus
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Prosiding Seminar Nasional Publikasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.639 KB)

Abstract

Permasalahan yang dihadapi negara berkembang saat ini begitu kompleks. Dari permasalahan ekonomi, pendidikan, kesehatan, pemerataan pembangunan, dan bahkan masalah yang terasa tidakpernah habisnya yakni pengangguran. Indonesia merupakan salah satu dari beberapa Negaraberkembang yang menghadapi masalah pengangguran tersebut. Bahkan krisis tahun 2008 menjadi semakin memerparah dan menambah jumlah pengguran tersebut. Permasalah ini bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah, namun menjadi tanggung jawab kita bersama. Salah satu pihak yang memiliki andil terhadap pengangguran adalah Perguruan Tinggi. Perguruan Tinggi memiliki peranyang tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian pada Masyarakat. Bentuk Pengabdian pada Masyarakat ini dapat bekerja sama dengan berbagai pihak yang ada. Salah satu pihak yang bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STIKS Tarakanita adalah Perkumpulan Marga Sejahtera. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui manfaat dari program LPPM untuk kaum muda yang tergabung dalam perkumpulan Marga Sejahtera. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka yang  bersifat deskriptif dengan tujuan memaparkan tentang  Pelaksanaan Program PKM LPPM STIKS Tarakanita dengan PerkumpulanMarga Sejahtera dalam kegiatan Peningkatan Pengetahuan, Keterampilan, dan Sikap Berlandaskan Komunikasi, dan Administrasi Bisnis, bagi Kaum Muda dalam Memasuki Dunia Kerja. Program pelatihan ini memiliki tujuan untuk memersiapkan kaum muda yang tergabung dalam Perkumpulan Marga Sejahtera agar memiliki kepercayaan diri, memiliki keterampilan dalam menulis surat lamarandan CV, menulis dan melamar kerja secara on line, dan memiliki kemampuan bernegosiasi dalam wawancara kerja. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahawa program Peningkatan Pengetahuan, Keterampilan, dan Sikap Berlandaskan Komunikasi, dan Administrasi Bisnis, bagi Kaum Muda dalam Memasuki Dunia Kerja memiliki manfaat yang bagus bagi peserta pelatihan dengan banyaknyapeserta pelatihan yang memiliki pekerjaan yang lebih bagus dan diterima di beberapa perusahaan yang terkemuka Keywords: Program Pelatiahn LPPM, PersiapanMemasuki Dunia Kerja, Manfaat Pelatihan
PROGRAM PENINGKATAN PENGETAHUAN, KETERAMPILAN, DAN SIKAP BERLANDASKAN KOMUNIKASI DAN ADMINISTRASI BISNIS BAGI KAUM MUDA DALAM MEMASUKI DUNIA KERJA Jati Wahyono Agustinus
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: PROSIDING IMPLEMENTASI PENELITIAN PADA PENGABDIAN MENUJU MASYARAKAT MANDIRI BERKEMAJUAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.23 KB)

Abstract

Permasalahan yang dihadapi negara berkembang saat ini begitu kompleks. Dari permasalahan ekonomi, pendidikan, kesehatan, pemerataan pembangunan, dan bahkan masalah yang terasa tidakpernah habisnya yakni pengangguran. Indonesia merupakan salah satu dari beberapa Negara berkembang yang menghadapi masalah pengguran tersebut. Bahkan krisis tahun 2008 menjadi semakin memerparah dan menambah jumlah pengguran tersebut. Permasalah ini bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah, namun menjadi tanggung jawab kita bersama. Salah satu pihak yang memiliki andil terhadap pengangguran adalah Perguruan Tinggi. Perguruan Tinggi memiliki peran yang tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian pada Masyarakat. Bentuk Pengabdian pada Masyarakat ini dapat bekerja sama dengan berbagai pihak yang ada. Salah satu pihak yang bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STIKS Tarakanita adalah Perkumpulan Marga Sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat dari program LPPM untuk kaum muda yang tergabung dalam perkumpulan Marga Sejahtera. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka yang bersifat deskriptif dengan tujuan memaparkan tentang Pelaksanaan Program PKM LPPM STIKS Tarakanita dengan Perkumpulan Marga Sejahtera dalam kegiatan Peningkatan Pengetahuan, Keterampilan, dan Sikap Berlandaskan Komunikasi, dan Administrasi Bisnis, bagi Kaum Muda dalam Memasuki Dunia Kerja. Program pelatihan ini memiliki tujuan untuk memersiapkan kaum muda yang tergabung dalam Perkumpulan Marga Sejahtera agar memiliki kepercayaan diri, memiliki keterampilan dalam menulis surat lamaran dan CV, menulis dan melamar kerja secara on line, dan memiliki kemampuan bernegosiasi dalam wawancara kerja. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahawa program Peningkatan Pengetahuan, Keterampilan, dan Sikap Berlandaskan Komunikasi, dan Administrasi Bisnis, bagi Kaum Muda dalam Memasuki Dunia Kerja memiliki manfaat yang bagus bagi peserta pelatihan dengan banyaknya peserta pelatihan yang memiliki pekerjaan yang lebih bagus dan diterima di beberapa perusahaan yang terkemuka. Kata Kunci : Program Pelatihan LPPM, Persiapan Memasuki Dunia Kerja, Manfaat Pelatihan
Pengaruh Flexible Working Space dan Organizational Culture Terhadap Produktivitas Kerja: Literature Review Manajemen Sumber Daya Manusia Agus Suyatno; Ferdy Leuhery; Jati Wahyono Agustinus; Fatimah Malini Lubis; Muhammad Ade Kurnia Harahap
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 1 (2023): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i1.6319

Abstract

Flexible Working Space is not synonymous with working from home (WFH). FWS is a very flexible space that can be done anywhere, anytime and according to the needs and conditions that support the implementation of work. The purpose of this study is to see the effect of Flexible Working Space and Organizational Culture on Work Productivity. The method in this article is a qualitative method with literature study or Library Research. The purpose of this article is to analyze existing theories by looking at their comparison with previous theories in the research literature. The literature used is literature from research results or reviews that are emphasized in national and international scientific articles related to financial management. The results showed that (1) Flexible Working Space affects Work Productivity. (2) Organizational Culture affects work productivity. Keywords: Flexible Working Space, Organizational Culture, Work Productivity
TRANSFORMASI STRATEGI SLA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LAYANAN DAN KEPUASAN PELANGGAN PRODUK SURETY BOND DI PT ABC Sovania, Erina; Oke Hasfiah; Jati Wahyono Agustinus
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 9 No. 3 (2025): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v9i3.17893

Abstract

This study investigates the development of strategic alternatives to improve the Service Level Agreement (SLA) in marketing Suretybond products at PT ABC, the only state-owned guarantee company in Indonesia. The research was driven by the increasing market competition and operational inefficiencies observed in PT ABC’s Suretybond services, particularly regarding response time, service consistency, and customer satisfaction. Employing a qualitative-descriptive method, data were collected through literature review and in-depth interviews with key internal stakeholders. The SWOT analysis and Business Model Canvas were applied to identify internal and external strategic factors and to map the company's value creation process. The findings reveal key weaknesses in process integration, technological utilization, and service responsiveness, while opportunities lie in market expansion and digital innovation. A W-T (Weakness–Threat) strategy was selected to address operational inefficiencies and high market competition by enhancing SLA through improved document validation systems, technology-based services (e.g., Online Suretyship), and structured customer relationship management. The novelty of this research lies in integrating SWOT and Business Model Canvas to formulate a strategic model that is both practical and adaptive in increasing SLA performance and customer satisfaction. The results provide practical implications for guarantee service providers in improving service quality amid a dynamic business environment.
Interpersonal Rhetoric in Social Media Facebook Agustinus, Jati Wahyono
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2017: Proceeding ISETH (International Conference on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.2320

Abstract

The research was conducted to describe the politeness in rhetoric social media communication on Facebook. In Facebook, many statements are made in which they frequently contain less decency, less respect for others, and even inappropriate expressions. The prevailing form of politeness used in the communication on social media, especially Facebook, was investigated. The Pragmatic theory of interpersonal rhetoric by using the principle of politeness that consists of six maxims, namely expression of tact, generosity, approbation, modesty, agreement, and sympathy, was employed in this study. These maxims have their respective roles and functions in oral and written communication. The purpose of this study was to describe the use of these six maxims in the communication on Facebook. The method was descriptive method by retrieving data obtained from Facebook, in the form of qualitative ones. Thirty conversations were selected. The collected data were documented in written form and analyzed by using the Pragmatic theory of modesty in interpersonal rhetoric. Based on the results of the analysis, the interpersonal rhetoric based on the principle of politeness is divided into six maxims. The most widely used expression is the expression of Agreement (40%), Sympathy (33.3%), and Approbation (10%).
The Role of Credit Unions in Realizing the Strength of the Community Economy and the Resilience of HR: A Systematic Literature Review Wahyono Agustinus, Jati
Journal Business Inovation, Accounting and Management Vol 1 No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Lembaga Riset Penelitian dan PKM Aliansi Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Changing the public's mindset is crucial for developing the nation's superior human resources, including financial literacy. Public trust in financial institutions is a key factor in people's financial borrowing/investment. The phenomenon of online loans (Pinjol) since Covid-19 is quite worrying. Several studies have examined both positive and negative aspects. A gap exists in the public's interest in online loans (Pinjol) alongside other microfinance (MF) options. The second gap is low financial literacy in the community. This gap is addressed by the novel concept of the MF Credit Union (CU), which mandates financial literacy for prospective members. The role of CU in shaping the resilience of superior human resources is to create an understanding of literacy. The role of CU is not only savings and loans, but also community empowerment with a cultural approach, which is a distinctive feature of CU compared to other MFs. The research method is a Systematic Literature Review (LSR). LSR has 5 stages: reviewing, classifying, and systematically reviewing journals. References to 20 journals from 2020 to 2024. Research results: the role of MF for families/communities: 50%. MF maximizes its benefits for member solidarity: 50%, MF overcomes family finances in the global crisis: 50%, empowering developing country communities: 65%. Non-financial assistance (training, human resource development, entrepreneurship: 15%). Locus in Indonesia, Ghana, Africa, India, Vietnam. Conclusion: CU as MF plays a role in empowering the community's economy, especially the underprivileged, CU has a special financial literacy to change and shape the community's mindset in financial management so as to create superior human resource resilience.
Flexibility Management, Tantangan dan Peluang Dalam Berbagi Prespektif Untuk Keberlanjutan Organisasi Jati Wahyono Agustinus
Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan Vol 9 No 1: Maret 2024
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/41pj4223

Abstract

Persaingan dan tantangan organisasi saat ini semakin berkembang pesat di tengah perkembangan teknologi informasi. Manajemen/pemimpin dalam sebuah organisasi memegang peran penting dalam pelaksanaan manajemen yang fleksibel untuk menghadapi persaingan dan tantangan untuk keberlanjutan organisasi. Flexibility Management (FM) dapat diaplikasikan dalam berbagai hal di organisasi. Salah satu contoh adalah adanya fleksibilitas jam kerja. Peran FM memiliki peran dalam keberlanjutan organisasi untuk dapat bertahan di lingkungan persaingan yang kompetitif. Permasalahan utama yang muncul pada organisasi saat ini adalah keterlambatan organisasi untuk berubah, organisasi yang tidak flesibel dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat dalam usaha untuk mencapai kerberlanjutan organisasi. Organisasi terlambat untuk berubah merupakan salah satu bentuk organisasi yang tidak fleksibel. Organisasi yang sulit untuk berubah dari sisi manajemen akan sulit pula bertahan menghadapi persaingan yang ketat. Di sisi lain, perkembangan serta inovasi digital yang semakin banyak berkembang juga membawa dampak bagi persaingan organisasi. Hal-hal tersebut menunjukkan permasalahan yang dihadapi organisasi saat ini. Penelitian ini menggunakan metode Sistematik Literatur Review (SLR) yang meliputi langkah-langkah menentukan ruang lingkup analisis, menentukan lokasi penelitian, dan evaluasi penelitian, melakukan analisis, pengelompokan/ clustering penelitian, menentukan topik utama. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan kajian literatur maka diperoleh bahwa FM memiliki peran penting dalam keberlanjutan organisasi dan secara tidak langsung juga dapat meningkatkan kinerja karyawan dala organisasi, selain itu hasil penelitian ini penting sebagai bahan kajian organisasi untuk melihat peluang bagaimana pengelolaan organisasi yang fleksibel terhadap perubahan-perubahan yang terjadi saat ini. Penelitian ini berfungsi sebagai rujukan bagaimana pemimpin/manajemen dapat melakukan flesibilitas dalam mengelola organisasi untuk dapat terus bertahan.
Pelatihan Start Exporting: Peningkatan Kompetensi Ekspor bagi UKM di Jakarta Sri Handoko Sakti; Jati Wahyono Agustinus; Muhammad Ichsan; Imelda Aprileny; Engkur Engkur; Muhammad Natser
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 7 No 1: JANUARI 2026
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/ds74cg02

Abstract

  Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Jakarta memiliki potensi ekspor yang besar namun terkendala oleh kurangnya pemahaman tentang prosedur, pemasaran digital, dan logistik internasional. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pelaku UMKM dalam memulai bisnis ekspor melalui pelatihan “Start Exporting”. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, penyusunan modul, pelaksanaan pelatihan secara luring dengan metode ceramah interaktif, studi kasus, dan workshop, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, dengan nilai rata-rata post-test (85,4) jauh lebih tinggi daripada pre-test (52,1). Sebanyak 90% peserta menyatakan sangat puas dengan pelatihan, dan 5 UMKM telah memulai komunikasi dengan calon buyer internasional. Simpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan yang terstruktur dan aplikatif efektif dalam membekali UMKM dengan pengetahuan dasar ekspor. Saran yang diberikan adalah perlunya pendampingan berkelanjutan dan kolaborasi dengan instansi terkait seperti Bea Cukai dan bank untuk memastikan implementasi yang berhasil.
Leadership and Communication Dynamics in Digital Project Teams: Exploring Their Influence on Team Performance Astuti Widiati; Jati Wahyono Agustinus; Erina Sovania; Carolina Ovriane Rahang; Clara Yusta Cantika
Poltanesa Vol 27 No 1 (2026): June 2026
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v27i1.3645

Abstract

By developing practical skills which fit industry requirements, teamwork is promoted as it enhances all-round team performance. Project-based learning provides practice for cultivation of these skills, teamwork is the pivotal factor. This study measures how well students have developed their teamwork concepts through project-based courses that are student-oriented in terms of understanding individual roles and group work. A Structural Equation Model based on Partial Least Squares (SEM-PLS) was used to evaluate the team member interaction in the project related team working at Universitas Tarakanita. The findings confirm that effective teamwork is based on open line of communication, clearly defined assignments and respect for individual skill. Shared objectives as well as organized conflict resolution procedures also contribute to the effectiveness of the team. The study took place at the Universitas Tarakanita from 18 March to 21 May 2025 with approximately 100 students. Upon completion of the project, students answered questionnaires on their experience. These findings offer educators and learners practical approaches to assembling and leading successful teams in the project-based classes. The research also notes the relevance of integrating reflective practices in these courses for the development of teamwork skills in students. Re-evaluating our own contributions as we work in groups as well as reviewing the teamwork that supports our peers, makes students more self-aware and helps them to improve. The study suggests that reflective practices on the creative environment and informal leadership should be more structured and makes the case that peer feedback will make a significant difference in how teams collaborate. Taken together, these approaches get students to articulate better, solve problems better, and are a great preparation for jobs that are adapted to and collaborative with others. It should be followed up with studies to investigate the effectiveness of implementation strategies on graduates’ performance in the workplace over time.