Penelitian ini bertujuan untuk memahami tingkat stres yang dialami mahasiswa tingkat akhir di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN STS Jambi, serta strategi yang digunakan untuk mengelola stres selama proses penyusunan skripsi. Data kuantitatif diperoleh melalui angket yang mencakup 30 butir pernyataan, yang menghasilkan 24 pernyataan valid untuk mengukur tingkat stres, faktor penyebab stres, dan strategi coping mahasiswa. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam yang memberikan wawasan lebih dalam mengenai pengalaman dan persepsi mahasiswa terkait stres akademik. Penelitian ini penting karena stres akademik yang dialami mahasiswa tingkat akhir dapat berdampak pada keberhasilan akademik mereka, seperti penurunan prestasi, keterlambatan kelulusan, dan kurangnya motivasi belajar. Selain itu, stres yang tidak terkelola dengan baik dapat memengaruhi kesejahteraan mental dan emosional mahasiswa, yang berpotensi menghambat perkembangan akademik dan profesional mereka di masa depan. Oleh karena itu, pemahaman terhadap strategi coping yang digunakan mahasiswa sangat krusial untuk membantu mereka mengelola tekanan akademik secara lebih efektif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa deadline ketat, beban tugas akademik, dan masalah pribadi adalah penyebab utama stres pada mahasiswa. Strategi coping yang paling banyak digunakan adalah dukungan emosional dan sosial, terutama dari teman sebaya, serta strategi kognitif seperti perencanaan dan perubahan cara pandang terhadap situasi stres. Temuan ini mengindikasikan pentingnya dukungan sosial dan program manajemen stres di lingkungan kampus. Rekomendasi bagi institusi pendidikan mencakup penyediaan dukungan sosial dan pelatihan manajemen stres untuk membantu mahasiswa menghadapi tantangan akademik dan menjaga kesejahteraan mental mereka.