Santi, Astaria Eka
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUATAN IDENTITAS KAMPUNG ADAT MELALUI EKSPLORASI NILAI LOKAL UNTUK PEMBERDAYAAN KOMUNITAS PARIWISATA DI KAMPUNG ADAT MIDUANA CIANJUR Mahadian, Adi Bayu; Qathrunnada, Zalfa; Prdana, Yoka; Wulandari, Astri; Santi, Astaria Eka
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/kh3cp571

Abstract

Program pengabdian ini dilaksanakan di Kampung Adat Miduana, Cianjur, sebuah komunitas tradisional yang masih menjaga kearifan lokal namun mulai menghadapi peningkatan minat wisata budaya. Tujuan kegiatan adalah memperkuat kapasitas komunikasi masyarakat—khususnya kemampuan storytelling digital—agar potensi budaya dapat dipromosikan secara berkelanjutan dan berbasis komunitas. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan FGD bersama tokoh adat, pemuda, serta pengelola wisata. Hasil menunjukkan bahwa persoalan utama bukan terletak pada keterbatasan potensi, melainkan pada kapasitas pengelolaan: ketiadaan aturan tertulis, kelembagaan yang lemah, promosi digital yang terbatas, serta administrasi kunjungan yang masih manual. Analisis menegaskan pentingnya komunikasi partisipatif, peran opinion leader, proses difusi inovasi, dan sensemaking kolektif dalam membangun kesepahaman dan komitmen warga. Program menghasilkan beberapa langkah strategis, antara lain penyusunan SOP wisata, pengembangan paket wisata tematik, penataan media sosial, digitalisasi registrasi, serta penguatan organisasi pengelola. Intervensi ini menjembatani pelestarian budaya dengan pengelolaan destinasi modern tanpa mengabaikan nilai kesakralan. Secara keseluruhan, penguatan kapasitas komunikasi dan storytelling digital terbukti krusial dalam membangun tata kelola wisata berbasis komunitas yang inklusif, etis, dan berkelanjutan