Anissatusholihah, Anissatusholihah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Kapasitas Guru Bahasa Inggris SMA dalam Mengenal Konsep Deep Learning dan CEFR: Capacity Building Program on Understanding the Concepts of Deep Learning and CEFR for Senior High School English Teachers 'Arifin, Zainal; Kurniawati, Atin; Rohardiyanto, Irwan; Solikhah, Imroatus; Sujito, Sujito; Budiharso, Teguh; Anissatusholihah, Anissatusholihah; Maharani, Apri Salwa Sasmita
DARMADIKSANI Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i1.9449

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas guru Bahasa Inggris jenjang SMA di kabupaten Klaten, Jawa Tengah dalam mengenal konsep deep learning dan Common European Framework of Reference for Languages (CEFR) sebagai kerangka acuan pembelajaran. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih beragamnya pemahaman guru terhadap kedua konsep tersebut serta kecenderungan pemaknaan yang bersifat teknis dan belum terintegrasi dalam kerangka pedagogis pembelajaran Bahasa Inggris. Oleh karena itu, kegiatan difokuskan pada penguatan konseptual. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari melalui pemaparan materi dan diskusi reflektif. Metode pengumpulan data meliputi angket terbuka prakegiatan dan pascakegiatan untuk mengidentifikasi pemahaman peserta, serta observasi selama kegiatan berlangsung. Data dianalisis secara deskriptif untuk melihat kecenderungan respons dan pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konseptual guru terhadap deep learning sebagai pendekatan pembelajaran yang menekankan pembelajaran bermakna dan proses berpikir mendalam. Selain itu, guru mulai memahami CEFR sebagai kerangka acuan yang dapat membantu melihat arah pengembangan kemampuan berbahasa siswa. Meskipun kegiatan ini belum sampai pada tahap implementasi pembelajaran, hasilnya menunjukkan penguatan kesadaran pedagogis guru sebagai landasan awal untuk pengembangan praktik pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih terarah.