Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

WANITA BERDAYA: Workshop Edukasi Hak Perempuan dan Anak Untuk Mendukung SDGs 5 dan 16 Pada Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Karang Timur Banuwa, Laili Fadhila; Sakinah, Tazkiyah; Putri, Lidya Ayuni; Sabilla, Tiara Prisca; Marvinita, Risda; Dalimunthe, Nindytia Puspitasari
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v7i1.1528

Abstract

Kekerasan terhadap perempuan dan anak, khususnya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), masih menjadi permasalahan serius di Indonesia dan menunjukkan peningkatan setiap tahun. Rendahnya literasi hukum serta keterbatasan akses informasi menyebabkan masyarakat belum memahami secara optimal hak-hak perempuan dan anak serta mekanisme perlindungan hukum yang tersedia. Meskipun telah dilakukan pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang memperkuat perlindungan korban kekerasan, sosialisasi regulasi tersebut di tingkat kelurahan masih sangat terbatas. Kondisi ini juga terjadi di Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Kota Bandar Lampung. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan melalui kegiatan “Wanita Berdaya: Workshop Edukasi Hak Perempuan dan Anak” dengan sasaran utama ibu-ibu PKK kelurahan. Kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap hak perempuan dan anak, mensosialisasikan ketentuan KUHP terbaru terkait KDRT, serta memberdayakan perempuan sebagai agen edukasi dan pencegahan kekerasan di tingkat grassroot. Metode pelaksanaan meliputi workshop edukatif dan partisipatif dengan dukungan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Luaran yang diharapkan berupa peningkatan literasi hukum peserta, terbentuknya agen edukasi di lingkungan kelurahan, serta meningkatnya kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya perlindungan perempuan dan anak. Kegiatan ini mendukung pencapaian SDGs 5 dan SDGs 16 serta merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.