Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PEKERJAAN BALOK DAN PLAT LANTAI DENGAN METODE WORK SAMPLING Mulyadi Sugih Dharsono; Siti Hindun
Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil Vol. 13 No. 3 (2024): Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jpensil.v13i3.44934

Abstract

Productivity is a crucial parameter in achieving project objectives. This research aims to obtain the value of labor productivity on the beam structure and floor plate in home construction using the work sampling method and analyze the comparison of the labor coefficient to the Analysis of Unit Price of Work (AHSP) in 2022. Experimental quantitative research describes this approach, utilizing information gathered through documentation, questionnaires, and participant observation. Data analysis in this research includes Data Uniformity Analysis, Data Sufficiency Analysis, Labor Utilization Rate (LUR), and Spearman Correlation. The findings revealed that the beam concreting job in home construction achieved a labor productivity rate (LUR) of 61.61% and 84.417 kg/person. In the floor plate concreting work, labor productivity reached 98.787 kg/person with a LUR value of 54.10%. Meanwhile, in formwork work, labor productivity reached 3.577 m/person with a LUR value of 53.37%, and in casting work, labor productivity reached 1.287 m/hour with a LUR value of 53.37%. Correlation analysis shows a positive relationship between Labor Utilization Rate and labor coefficient in concreting and formwork works. This indicates that the more efficient the labor, the higher the productivity in carrying out these activities, and the smaller the coefficient value obtained
Pendampingan Desain Renovasi Sekolah untuk Menciptakan Lingkungan Belajar Kondusif di SDN 4 Dago, Parung Panjang Anisza Ratnasari; Nadia Diandra; Hanugrah Adhi Buwono; Abdullah Hibrawan; Mulyadi Sugih Dharsono; Felice Cynthia Rosli; Daria Aricela Susanto
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5619

Abstract

Keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan pada banyak sekolah dasar di Kabupaten Bogor,termasuk SDN 4 Dago Parung Panjang, menjadi penghambat terciptanya lingkungan belajar yangnyaman dan kondusif. Kondisi fisik sekolah yang tidak memadai, seperti dinding, plafon, dantembok ruang kelas maupun ruang guru yang rusak, sarana sanitasi dan drainase yang tidak layak,serta kondisi eksterior dan bangunan yang tidak terawat merupakan urgensi utama yangmembutuhkan penanganan segera. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untukmerevitalisasi lingkungan sekolah melalui kegiatan renovasi fisik bangunan, dimana kegiatan inisejalan dengan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dicanangkan pemerintah.Disisi lain, kegiatan ini juga bertujuan membangun sinergi strategis akademisi, masyarakatsetempat, dan swasta. Kegiatan yang dilaksanakan pada Juli-September 2025 ini dilakukan melaluikolaborasi peran yang jelas. Akademisi dari Program Studi Arsitektur Universitas Pradita bertugasmelakukan observasi awal dan pendampingan desain renovasi fisik bangunan. PT. SA selaku mitraswasta bertanggung jawab atas pelaksanaan inti pekerjaan renovasi dan pengawasan pekerjaankonstruksi. Sementara guru, karyawan, serta anak didik terlibat aktif dalam mendukung berbagaipekerjaan renovasi lainnya. Hasil yang dicapai antara lain perbaikan menyeluruh plafon ruang,pengecatan semua tembok, kusen, dan furnitur, membangun sarana sanitasi dan drainase baru,membongkar dan membangun baru pintu gerbang sekolah, serta pekerjaan betonisasi halamansekolah. Kegiatan renovasi fisik bangunan sekolah ini diharapkan dapat menciptakan lingkunganbelajar yang lebih layak dan layak, memotivasi siswa dan guru untuk melakukan kegiatan belajarmengajar, serta menjadi model percontohan kolaborasi multipihak untuk untuk meningkatkankualitas fisik sarana pendidikan.Kata kunci : Lingkungan belajar kondusif, pemberdayaan masyarakat, Program HasilTerbaik Cepat (PHTC), renovasi sekolah, sinergi institusi pendidikan dan swasta.