Arif Rohman Hakim
Universitas Muhammadiyah Kudus

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Edukasi dengan Media Whatsapp terhadap Kesiapan Keluarga Merawat Pasien Stroke Arif Rohman Hakim; Diana Tri Lestari; Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1411

Abstract

Stroke adalah salah satu masalah kesehatan yang paling umum terjadi di seluruh dunia dan menjadi penyebab utama kematian serta kecacatan. Keterlibatan keluarga sangat penting dalam merawat pasien stroke. Perawat memiliki tanggung jawab untuk memberikan edukasi kepada keluarga dan memastikan kelancaran transisi perawatan pasien dari rumah sakit ke rumah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi dengan media whatsapp terhadap kesiapan keluarga merawat pasien stroke di rumah sakit PKU Muhammadiyah Mayong. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah pendekatan pre and post-test with control group. Populasi penelitian ini sebanyak 57 pasien. Sampel sebanyak 50 orang yang diambil dengan teknik purpossive sampling dan dihitung dengan rumus finite population correction kemudian dibagi menjadi dua untuk kelompok intervensi sebanyak 25 dan kelompok control 25 responden. Instrument penelitian berupa kuesioner kesiapan keluarga dan SOP edukasi. Instrumen sudah melalui uji validitas dengan nilai 0,692-0,865 dan nilai Cronbach alpha sebesar 0,811. Data dianalisa dengan uji mann whitney. Hasil penelitian menjelaskan bahwa rata-rata skor kesiapan keluarga pada kelompok intervensi (pre) sebesar 60,2 menjadi 83,8. Pada kelompok kontrol kesiapan keluarga (pre) sebesar 56,4 dan post sebesar 71,6. Kesimpulan : Ada pengaruh edukasi dengan media whatsapp terhadap kesiapan keluarga merawat pasien stroke di rumah sakit PKU Muhammadiyah Mayong dengan nilai p = 0,000.
MELESTARIKAN MINUMAN TRADISIONAL: PELATIHAN PEMBUATAN BIR PLETOK DI DESA SAMIREJO Nova Oktaviana; Rike SeptiAnanta; Novita Dwi Setyaningrum; Sherly Kristina Murti; Desy Larasati; Umi Faridah; Septiani; Adelia Putri Widyani; Annisa Ramadhani; Anisya Maulida Zulfa; Rika Kusmawati; Erli Khaizatun Az-Zahra; Mohammad Faruq Fathurrahman; Farza Attaya Ma`arij; Yunita Dwi Kusuma Wardani; Arif Rohman Hakim; Nafi`ah Khumairatun Az-Zahra; Vila Saputri; Fitri Ayu Kusumawati; Achmad Saiq
Nusadaya Journal of Multidiciplinary Studies Vol. 2 No. 12 (2026): Nusadaya Journal of Multidiciplinary Studies, February 2026
Publisher : LPPM, Akademi Administrasi Rumah Sakit Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66294/njms.v2i12.70

Abstract

Bir pletok herbal medicine is a traditional drink that has not been widely developed in the Samirejo area, even though it has great potential as an herbal drink that uses spices that are good for health. The lack of public understanding about the benefits and how to make bir pletok herbal medicine is one of the reasons why this traditional drink is not widely used. This community service activity aims to find out how the people of Samirejo Village view jamu bir pletok after consuming it and after receiving an explanation of its benefits and how to make it. The method used is descriptive quantitative, using structured interviews with 50 respondents selected using purposive sampling techniques. The variables measured included perceptions of taste, health benefits, effects after drinking, and interest in consuming it again. Data analysis was performed descriptively, using means, medians, and percentages. The results showed that the community had a positive view of bir pletok herbal medicine, liked its taste, felt the health benefits it provided, and were very interested in buying it again. The education provided helped the community understand how to process and utilize bir pletok herbal medicine as a local traditional herbal drink with further development potential.