Pelayanan kefarmasian merupakan salah satu komponen penting dalam sistem pelayanan kesehatan yang berperan dalam menjamin penggunaan obat yang aman, efektif, dan rasional, serta kepuasan pasien menjadi indikator utama dalam menilai kualitas pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan kefarmasian dengan tingkat kepuasan pasien di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSU Sebening Kasih Pati. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan di RSU Sebening Kasih Pati, dengan sampel sebanyak 200 responden yang dipilih secara purposive sampling. Kriteria inklusi meliputi pasien yang menerima pelayanan kefarmasian, berusia ≥18 tahun, dan bersedia menjadi responden, sedangkan kriteria eksklusi adalah pasien yang tidak bersedia atau tidak menyelesaikan kuesioner. Instrumen penelitian menggunakan dua kuesioner, yaitu kuesioner kualitas pelayanan kefarmasian berbasis SERVQUAL dan kuesioner kepuasan pasien dengan skala likert. Analisis data menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 18–35 tahun (42,5%), berjenis kelamin perempuan (56,5%), berpendidikan SMA (54,0%), bekerja di sektor swasta (39,5%), dan memiliki intensitas kunjungan >5 kali (86,0%). Kualitas pelayanan kefarmasian dan kepuasan pasien berada pada kategori sangat puas dengan nilai rata-rata 4,4. Hasil uji menunjukkan nilai r = 0,731 dengan p < 0,05, yang berarti terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara kualitas pelayanan kefarmasian dengan kepuasan pasien.