Mia Wananda Varwasih
Universitas Satya Terra Bhinneka

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Performance Analysis of the Village Unit Cooperative (KUD) “Suka Makmur” Using the Balanced Score Card Herlyna Novasari Siahaan; Mia Wananda Varwasih; Rahmi Nofitasari
Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business Vol. 7 No. 02 (2024): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/agriecobis.v7i02.35333

Abstract

This study aims to analyse the performance of the village unit cooperative (KUD) “Suka Makmur” using the Balanced Scorecard instrument because cooperatives must be run with good management by implementing Good Corporate Governance (GCG). Therefore, it is necessary to measure the performance of cooperatives that focus on financial and non-financial performance. This research was conducted from July to October 2023 at the KUD “Suka Makmur”. Mixed methods are used for primary and secondary data. According to the results of research on customer and membership perspectives, it shows that the existing membership at the KUD “Suka Makmur” totals 1,978 people, where the 2021-2022 membership comparison has no cooperative members who have resigned. Second, the financial aspect shows that the results of financial ratios (liquidity, solvency, and profitability) of the KUD “Suka Makmur” are in good condition, the third aspect of the cooperative business is related to the business of buying and selling FFB, UKM Mart, agricultural production facilities unit and savings and loan unit. According to the fourth learning and growth perspective, there are efforts made by cooperatives aimed at improving the ability of cooperative human resources through cooperative training and education, as well as assistance from the Ministry of Cooperatives and the West Tanjung Jabung Cooperative Office.
PEMBERDAYAAN KEWIRAUSAHAAN KELOMPOK WANITA TANI RAMPAH ESTATE MANDIRI UNTUK MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN DAN PENINGKATAN EKONOMI KELUARGA MELALUI SISTEM AKUAPONIK Mia Wananda Varwasih; Herlyna Novasari Siahaan; Dayun Ifanda
MINDA BAHARU Vol 9, No 2 (2025): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v9i2.8414

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Rampah Estate Mandiri merupakan kelompok produktif yang beranggotakan 24 orang ibu rumah tangga di Desa Rampah Estate, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Kelompok ini menghadapi berbagai permasalahan, antara lain keterbatasan lahan, minimnya akses teknologi pertanian modern, serta rendahnya pemahaman mengenai kewirausahaan dan pemasaran hasil pertanian. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan solusi melalui pelatihan dan penerapan sistem akuaponik yang terintegrasi dengan pemberdayaan kewirausahaan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, persiapan pelatihan, penerapan teknologi akuaponik dengan komoditas ikan lele dan bayam, serta pelatihan pengolahan produk menjadi abon lele dan keripik bayam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anggota KWT memperoleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya terpadu, pengolahan produk, serta pengelolaan usaha kelompok. Sistem akuaponik terbukti efektif sebagai teknologi pertanian alternatif untuk lahan sempit, sekaligus mampu mendukung ketahanan pangan keluarga dan membuka peluang usaha baru. Namun, tahap lanjutan berupa kewirausahaan dan pendampingan pemasaran masih perlu dilaksanakan untuk memastikan keberlanjutan program.
PENERAPAN PEKARANGAN PANGAN LESTARI MELALUI VERTIKULTUR PADA KWT RAMPAH ESTATE MANDIRI SERDANG BEDAGAI Herlyna Novasari Siahaan; Mia Wananda Varwasih
MINDA BAHARU Vol 9, No 2 (2025): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v9i2.8349

Abstract

Program pekarangan pangan Lestari (P2L) adalah sebuah Upaya yang bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan lahan pekarangan. Program ini membantu masyarakat dalam pemenuhan bahan pangan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. KWT “Rampah Estate Mandiri” adalah salah satu kelompok Wanita tani yang ada di Desa Rampah Estate Kabupaten Serdang Bedagai. Kegiatan PKM dilakukan di KWT “Rampah Estate Mandiri” yang berlokasi di Desa Rampah Estate kecamatan Bamban Kabupaten Serdang Bedagai. Lokasi ini berjarak sekitar 80 km dari Universitas Satya Terra Bhinneka. Kegiatan PKM dilaksanakan pada Agustus- September 2025 di Kantor Desa Rampah Estate Serdang Bedagai. Kegiatan PKM dilakukan dengan 3 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan PKM adalah (1) adanya pemahaman kepada kelompok terkait program pekarangan pangan lestari (P2L) yang dapat mendukung ketahanan pangan keluarga melalui kegiatan sosialisasi tentang vertikultur dan memberikan pemahaman kepada kelompok mitra pentingnya pemanfaatan pekarangan lahan sebagai sumber mata pencaharian kelompok wanita tani melalui sosialisasi, dan (2) memberikan pemahaman kepada kelompok melalui praktek budidaya hortikultura melalui sistem budidaya vertikultur dan (3) Evaluasi kegiatan dan keberlanjutan Program.
OPTIMALISASI PEKARANGAN TANGGUH BANJIR TERPADU UNTUK KETAHANAN PANGAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT DESA PASAR RAWA, KABUPATEN LANGKAT Mia Wananda Varwasih; Ratna Sari; Yusmalia Hidayati
MINDA BAHARU Vol 10, No 1 (2026): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v10i1.9346

Abstract

Desa Pasar Rawa, Kabupaten Langkat, merupakan wilayah pesisir yang rentan terhadap banjir sehingga berdampak pada ketahanan pangan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan masyarakat. Program Mahasiswa Berdampak bertujuan mengoptimalkan pekarangan tangguh banjir melalui pemberdayaan berbasis potensi lokal. Kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan meliputi vertikultur, budidaya ubi dalam karung, edukasi gizi dan kesehatan, rehabilitasi mangrove, penerapan silvofishery, serta diversifikasi produk lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas masyarakat dalam penerapan teknologi adaptif, dengan tingkat kelangsungan hidup mangrove di area tambak di atas 70% dan penebaran 6.000 benih ikan nila. Program juga mendorong pemanfaatan dan peningkatan nilai tambah sumber daya lokal. Kegiatan menunjukkan bahwa pemberdayaan terpadu berbasis potensi lokal dapat mendukung ketahanan pangan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan masyarakat di wilayah rawan banjir.