Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Link and Match Berbasis Ekosistem Vokasi antara SMK dan Dunia Usaha, Dunia Industri, serta Dunia Kerja Mudianto, Mudianto; Rosadi, Imron; Yulianingsih, Wiwin; Haq, Mohammad Syahidul; Anggraini, Nita Julia
Journal of Education Research Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i1.3099

Abstract

Hasil yang didapatkan dari pelaksanaan Program Link and Match antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA) disajikan dalam artikel ini. Terlepas dari perkembangan ekonomi yang cepat di Kabupaten Mojokerto, tingkat pengangguran terbuka lulusan SMA/SMK masih tinggi, mencapai 6,76% pada tahun 2024. Kondisi ini menunjukkan ketidakseimbangan antara jumlah lulusan SMK dan ketersediaan lapangan kerja. Ini juga menunjukkan adanya perbedaan antara kompetensi lulusan SMK dan kebutuhan dunia kerja. Untuk mencapai program ini, link and match telah dioptimalkan dengan fokus pada penyelarasan kurikulum berbasis kebutuhan industri, peningkatan kapasitas pendidik, pemanfaatan teknologi pembelajaran, memperkuat kolaborasi strategis dengan DUDIKA, dan pengembangan tempat kerja kolaboratif sebagai tempat untuk inovasi dan kolaborasi. Program juga membantu peserta didik lebih siap untuk bekerja karena mendorong pembelajaran berbasis proyek dan pengalaman kerja nyata. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kerja tim lintas pemangku kepentingan telah terbentuk, perjanjian kerja sama telah dibuat antara SMK dan DUDIKA, dan pembinaan pendidik telah dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan industri. Secara praktis, program ini meningkatkan peran pendidikan vokasi dalam menghasilkan lulusan yang lebih siap kerja.  
Manajemen desain pembelajaran vokasi berbasis kemandirian peserta didik berkebutuhan khusus di SLBN Pembina Tingkat Nasional Lawang, Malang Mudianto, Mudianto; Zaimah, Husnuz; Lestari, Gunarti Dwi; Widiyanah, Ima
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1127

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen desain pembelajaran vokasi berbasis kemandirian peserta didik berkebutuhan khusus (ABK) di SLBN Pembina Tingkat Nasional Bagian C Malang yang menyelenggarakan sembilan program vokasi, meliputi tata kecantikan, tata busana, tata boga, tata graha, membatik cap, desain grafis/TIK, kriya kayu, pertanian, dan kriya keramik. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Informan dipilih secara purposive sampling yang mencakup kepala sekolah, koordinator vokasi, sembilan guru vokasi, dan guru pembimbing khusus. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana (2014). Temuan – Perencanaan dilakukan melalui Siklus Perencanaan Partisipatif-Adaptif (PAPC) yang mengintegrasikan asesmen individual ABK dengan fleksibilitas Kurikulum Merdeka. Pengorganisasian menerapkan sistem micro-class dengan rasio 3,8 siswa per rombel serta kolaborasi guru-GPK yang intensif. Pelaksanaan menggunakan strategi task analysis dan scaffolding yang diadaptasi untuk masing-masing program, sementara evaluasi bersifat multidimensional berbasis portofolio. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini merupakan studi kasus tunggal pada satu institusi sehingga temuan tidak dapat digeneralisasi secara langsung ke SLB lain di Indonesia. Fokus pada sembilan program vokasi di satu lokasi juga membatasi kemungkinan perbandingan lintas institusi maupun lintas wilayah. Implikasi – Temuan penelitian memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan manajemen pembelajaran vokasi di SLB nasional, khususnya dalam adaptasi teori POAC untuk konteks pendidikan luar biasa. Secara praktis, model PAPC dan ABSD dapat diadopsi oleh SLB lain sebagai kerangka manajerial dalam mengembangkan program vokasi berbasis kemandirian ABK sesuai Kurikulum Merdeka, serta menjadi acuan bagi Dinas Pendidikan dalam penyusunan panduan pengelolaan vokasi SLB. Kebaruan – Penelitian ini menghasilkan dua konsep manajerial baru: PAPC (Siklus Perencanaan Partisipatif-Adaptif) dan ABSD (Desain Struktural Berbasis Kemandirian) yang merekomendasikan pergeseran fungsi Controlling menjadi Facilitating dalam adaptasi teori POAC untuk pendidikan luar biasa. Kombinasi perspektif manajemen dengan desain pembelajaran vokasi berbasis kemandirian ABK yang mencakup sembilan program di era Kurikulum Merdeka ini belum dijumpai dalam literatur manajemen pendidikan khusus sebelumnya.