p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dwija Kusuma
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TRANSFORMASI WARRIOR-SCHOLAR: STRATEGI HABITUALISASI MENULIS SEBAGAI PILAR KARAKTER INTELEKTUAL TARUNA AKADEMI MILITER Prapsetyo, Agung; Siregar, Paulina N; Lestari, Kiki; Prapsetyo, Aisyaningrum Maharani Devina Larasati
JURNAL DWIJA KUSUMA Vol. 14 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jdk.v14i1.444

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pembangunan karakter warrior-scholar pada taruna Akademi Militer melalui habitualisasi budaya menulis. Era militer modern menuntut perwira memiliki sinergi antara ketangkasan bertempur dan ketajaman intelektual. Namun, tantangan psikokultural berupa rendahnya kepercayaan diri dan stigma anti-intelektualisme masih menjadi kendala utama. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik fenomenologi-hermeneutik, menganalisis Kurikulum Akmil TA 2025 dan standar mutu institusi. Temuan menunjukkan bahwa karakter menulis dapat ditumbuhkan melalui metode praktis "menjaring dan mengikat ide" serta pemanfaatan AI sebagai rekan epistemik dalam rutinitas ksatrian yang padat. Simpulan penelitian menegaskan bahwa transformasi menjadi perwira cendekia memerlukan pergeseran dari character building yang kaku menuju character cultivation yang organik. Jurnal Dwija Kusuma berperan sentral sebagai ekosistem literasi yang memvalidasi kualitas intelektual taruna demi mendukung tugas pokok TNI AD di masa depan.
ANALISIS KESENJANGAN DAS SEIN DAN DAS SOLLEN DALAM PRAKTIK DISTRIBUSI MAKANAN TARUNA AKADEMI MILITER Negara, Briliant Satria; Siregar, Paulina N
JURNAL DWIJA KUSUMA Vol. 14 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jdk.v14i1.492

Abstract

Disiplin merupakan nilai fundamental dalam pendidikan militer yang berfungsi menjaga keteraturan organisasi dan efektivitas sistem komando. Namun, dalam praktik kehidupan taruna, realitas perilaku tidak selalu sepenuhnya selaras dengan standar normatif yang ditetapkan institusi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesenjangan antara kondisi faktual (das sein) dan standar normatif (das sollen) dalam praktik distribusi makanan taruna, khususnya fenomena perilaku menyela antrean dalam sistem makan ompreng di lingkungan Akademi Militer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian konseptual berbasis literatur dengan mengintegrasikan perspektif psikologi sosial, teori regulasi diri, serta psikoanalisis Sigmund Freud. Hasil analisis menunjukkan bahwa perilaku menyela antrean tidak hanya mencerminkan pelanggaran disiplin individual, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor struktural, situasional, dan psikologis, seperti antrean panjang, keterbatasan waktu makan, kelelahan fisik, dan rasa lapar. Kondisi tersebut dapat menurunkan kapasitas regulasi diri dan memunculkan konflik antara dorongan instingtif individu dan norma kedisiplinan yang telah diinternalisasi.