Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Narasi Luka dan Perlawanan: Analisis Estetika Kritis pada Karya Dolorosa Sinaga Sambudi, Muhammad Nirwan
Dekonstruksi Vol. 12 No. 02 (2026): Jurnal Dekonstruksi Volume 12, Nomor 02, 2026
Publisher : Gerakan Indonesia Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54154/dekonstruksi.v12i02.405

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana karya Dolorosa Sinaga merepresentasikan luka dan perlawanan dalam konteks sosial dan politik. Karya-karyanya tidak hanya menampilkan nilai estetika, tetapi juga menjadi bentuk kritik terhadap kekuasaan negara, terutama terkait kekerasan dan ketidakadilan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis estetika kritis, yaitu membaca makna visual dari bentuk, ekspresi, dan simbol dalam karya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa figur-figur dalam karya DolorosaSinaga sering menggambarkan penderitaan melalui bentuk tubuh dan ekspresi yang kuat. Namun, di balik itu juga terdapat pesan perlawanan, seperti keberanian dan solidaritas. Kesimpulannya, karya Dolorosa Sinaga tidak hanya menggambarkan luka, tetapi jugamenjadi media untuk menyampaikan kritik dan perlawanan terhadap negara. Seni dalam hal ini berfungsi sebagai sarana untuk menyuarakan pengalaman sosial dan mendorong kesadaran akan isu kemanusiaan.
Reimagining history education through the arts: An exploratory study on active and experiential learning Ningrum, Siti Utami Dewi; Wulandari, Nisa A'rafiyah Tri; Mukhtar, Mutia Kamalia; Sambudi, Muhammad Nirwan; Dewi, Siti Trisna
Jurnal Sinar Edukasi Vol 7 No 01 (2026): Jurnal Sinar Edukasi [in progress]
Publisher : Institute of Information Technology and Social Science (IITSS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61346/jse.v7i01.321

Abstract

History education is often text-based and tends to fall short in connecting students with emotional and reflective experiences of the past. This study aims to explore various forms of art, such as novels, films, paintings, and songs, as media for history education that can foster active engagement and experiential learning among students. Through an interdisciplinary approach that maps the potential and functions of artistic works within the context of history education, this study highlights how art can serve as a powerful narrative medium to enrich critical understanding, empathy, and personal reflection on historical events in Indonesia. The research findings indicate that works of art have the capacity to serve as humanistic historical material, challenge dominant narratives, and foster a deeper connection between students and the past. This exploratory mapping provides a conceptual foundation for the development of innovative, student-centered history learning strategies that are more emotionally engaging, culturally relevant, and intellectually stimulating.