Taufiqurrahman
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Al Maksum

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

SOSIALISASI PENERAPAN SEKOLAH BEBAS PERUNDUNGAN (BULLYING) PADA GURU-GURU DI DESA STUNGKIT Deni Hartanto; Taufiqurrahman; Risma Windi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.115 KB)

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan tentang perundungan (bullying) di sekolah, suatu masalah serius tindak kekerasan yang dapat memiliki dampak negatif bagi semua pihak yang terlibat (baik korban, pelaku, maupun lingkungan sekolah). Dampak yang paling buruk dari perundungan adalah korban mengalami cedera, kerugian materi, bahkan mengancam nyawa korban. Fenomena perundungan kini telah menyebar dari perkotaan hingga ke pelosok desa. Oleh karena itu, Kabupaten Langkat, yang berdekatan dengan Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara harus bertindak untuk mengatasi maraknya perilaku perundungan di sekolah. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan dan sosialisasi kepada para guru di sekolah. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa perilaku perundungan di Desa Stungkit masih tergolong dalam kategori yang wajar (tidak ekstrem). Melalui penyuluhan pertama guru memperoleh pemahaman baru tentang gejala perundungan bullying dan cyberbullying. Selanjutnya, dalam penyuluhan kedua disarankan agar sekolah membentuk Satuan Tugas Anti Bullying sebagai acuan dalam mewujudkan sekolah yang bebas dari perundungan.
Pemanfaatan Sampah Anorganik Menjadi Produk Bernilai Ekonomi Untuk Mengembangkan Minat Kewirausahaan Siswa Haryati; Taufiqurrahman; Tedy Putra; Diah Kesumawati; Siti Haliza
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan salah satu masalah yang sering muncul dalam kehidupan di masyarakat. Pertumbuhan populasi dan perkembangan industri telah menyebabkan peningkatan produksi sampah anorganik, seperti plastik, kaca, logam, dan lainnya. Kreasi dari daur ulang sampah plastik merupakan kerajinan yang bisa menjadi alternatif peluang usaha. Sampah plastik dapat dibuat kerajinan tangan seperti bross, tas belanja, dompet, lampu hias, tempat pensil, keranjang, dan lain lain. Jadi, tidak hanya menyelamatkan lingkungan, sebagai produk kreatif, kreasi sampah plastik mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. . Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan kreatifitas serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa melalui pelatihan pemanfaatan barang bekas menjadi barang yang bernilai ekonomi. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini melalui dua tahapan yaitu, tahapan persiapan dan pelaksanaan yang disertai dengan sosialisasi, penyampaian materi, dan pelatihan kreasi. Hasil dari pelatihan pengabdian masyarakat dengan menggunakan barang bekas ini membuat siswa memiliki keterampilan dalam mengolah sampah dengan cara yang baik dan efektif yang memiliki nilai lebih ekonomis. Pemanfaatan sampah anorganik memberikan perubahan sikap siswa sehingga mempunyai minat berwirausaha dan sadar akan bahayanya sampah dilingkungan mereka tinggal.
WORKSHOP PENYUSUNAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA DI SMK BINTANG LANGKAT Dini Puji Anggraini; Unita Sukma Zuliani Nasution; Haryati; Azrina Purba; Taufiqurrahman; Seria Akhiri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan workshop penyusunan modul ajar Kurikulum Merdeka di SMK Bintang Langkat. Workshop ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan modul ajar yang sesuai dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka, yang menekankan pembelajaran berbasis proyek, pengembangan karakter, dan kemandirian siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen terkait pelaksanaan workshop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa workshop memberikan pemahaman yang mendalam kepada para guru tentang konsep dan implementasi Kurikulum Merdeka. Guru-guru mampu menyusun modul ajar yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan siswa serta kontekstual dengan lingkungan sekitar. Selain itu, partisipasi aktif peserta dalam diskusi dan praktik langsung dalam menyusun modul ajar meningkatkan keterampilan mereka dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif dan menarik. Kesimpulannya, workshop ini berhasil meningkatkan kapasitas guru dalam mengembangkan modul ajar yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di SMK Bintang Langkat. Penelitian ini merekomendasikan pelaksanaan workshop serupa secara berkala untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah-sekolah lain.
INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN TEKNOLOGI DAN INFORMATIKA DI SMK HARAPAN MANDIRI MEDAN Fauzi; Ahmad Indra Harahap; Weno Syechu; Ade Linhar Purba; Taufiqurrahman; Parman Armadi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2024): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter memiliki peran penting dalam membentuk sikap dan moral peserta didik, terutama dalam pembelajaran Teknologi dan Informatika. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam proses pembelajaran di SMK Harapan Mandiri Medan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, serta studi kasus terkait penggunaan teknologi secara etis dan bertanggung jawab. Peserta didik diberikan pemahaman tentang disiplin, kerja sama, etika digital, serta dampak positif dan negatif teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga menanamkan nilai kejujuran, kritis, dan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas berbasis teknologi. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran peserta didik terhadap pentingnya nilai-nilai karakter dalam penggunaan teknologi. Dengan adanya integrasi pendidikan karakter, diharapkan peserta didik tidak hanya memiliki keterampilan teknis dalam bidang Teknologi dan Informatika, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai moral dalam setiap aspek kehidupan serta menjadi individu yang bertanggung jawab dan berdaya saing di era digital. Pembelajaran berbasis karakter ini juga berkontribusi pada pembentukan generasi yang lebih adaptif dan inovatif.
PELATIHAN MINAT DAN JIWA ENTREPRENEURSHIP PADA KELOMPOK IBU RUMAH TANGGA DENGAN PEMANFAATAN SOSIAL MEDIA DI KEBUN RAJA DESA CEMPA Taufiqurrahman; Fachrul, A Siregar; Dina Alviany
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan jiwa entrepreneurship pada kelompok ibu rumah tangga di Kebun Raja, Desa Cempa, melalui pelatihan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran produk. Ibu rumah tangga memiliki potensi besar dalam mengembangkan usaha rumahan, namun seringkali terkendala kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam pemasaran digital. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar mengenai konsep kewirausahaan, membangun mindset usaha, serta strategi pemasaran melalui platform seperti WhatsApp, Facebook, dan Instagram. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, studi kasus, dan praktik langsung menggunakan media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep entrepreneurship dan keterampilan dasar penggunaan media sosial untuk promosi produk. Selain itu, beberapa peserta mulai menunjukkan inisiatif dalam membentuk kelompok usaha kecil berbasis rumah tangga. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi ibu rumah tangga dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Ke depan, dibutuhkan pendampingan lanjutan dan kolaborasi lintas sektor agar program ini dapat berkelanjutan dan berdampak luas di lingkungan masyarakat desaKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan jiwa entrepreneurship pada kelompok ibu rumah tangga di Kebun Raja, Desa Cempa, melalui pelatihan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran produk. Ibu rumah tangga memiliki potensi besar dalam mengembangkan usaha rumahan, namun seringkali terkendala kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam pemasaran digital. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar mengenai konsep kewirausahaan, membangun mindset usaha, serta strategi pemasaran melalui platform seperti WhatsApp, Facebook, dan Instagram. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, studi kasus, dan praktik langsung menggunakan media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep entrepreneurship dan keterampilan dasar penggunaan media sosial untuk promosi produk. Selain itu, beberapa peserta mulai menunjukkan inisiatif dalam membentuk kelompok usaha kecil berbasis rumah tangga. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi ibu rumah tangga dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Ke depan, dibutuhkan pendampingan lanjutan dan kolaborasi lintas sektor agar program ini dapat berkelanjutan dan berdampak luas di lingkungan masyarakat desa.