Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Latihan Passing Berpasangan Terhadap Akurasi Passing Pada Pemain Putra Klub Futsal Kerung FC Alpa Rahmanda; Silvi Aryanti; Soleh Solahudin; Samsul Azhar; Resti Ries Tuti
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v6i1.40672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan passing berpasangan terhadap hasil akurasi passing pada pemain putra klub futsal kerung fc. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu eksperimen. Pengambilan sampel dengan jumlah sampel 30 orang pemain. Instrumen penelitian ini yaitu tes passing kearah gawang kecil. Dari hasil pengelolaan dan analisis data dengan menggunakan uji normalitas data dan uji hipotesis dengan rumus uji T, bahwa latihan passing berpasangan berpengaruh terhadap peningkatan hasil akurasi passing pada permainan futsal. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data melalui perhitungan rumus uji t dengan kriteria t hitung lebih besar dari ttabel (12,990 ˃ 1,70) dengan taraf kepercayaan 95 (α = 0,05) dan jumlah sampel (N = 30). Kesimpulan penelitian ini terdapat pengaruh latihan passing berpasangan terhadap akurasi passing pemain putra klub futsal kerung fc. Implikasi dari penelitian ini bahwa latihan passing berpasangan dapat digunakan sebagai salah satu jenis latihan untuk meningkatkan ketepatan passing dan akurasi passing dalam permainan futsal Abstract This study aims to determine the effect of paired passing training on the results of passing accuracy in male players of the Kerung FC futsal club. The method used in this study is an experiment. Sampling with a sample size of 30 players. The research instrument is a passing test towards a small goal. From the results of data management and analysis using data normality tests and hypothesis tests with the T-test formula, paired passing training has an effect on increasing passing accuracy in futsal games. This can be seen from the results of data analysis through the calculation of the t-test formula with the criteria of t count greater than t table (12.990 ˃ 1.70) with a confidence level of 95 (α = 0.05) and the number of samples (N = 30). The conclusion of this study is that paired passing training has an effect on passing accuracy in male players of the Kerung FC futsal club. The implication of this study is that paired passing training can be used as one type of training to improve passing accuracy and passing accuracy in futsal games.
STIMULASI KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK USIA DINI MELALUI DONGENG DAN PERMAINAN TRADISIONAL Luciana Lidya Sari; Wasitoh Meirani; Eka Putri; Sri Wahyuni; Resti Ries Tuti; Revie Juniarti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.61164

Abstract

Dominasi gawai pada anak usia dini memicu keterbatasan kosakata bahasa Indonesia dan rendahnya apresiasi kearifan lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia dan pengenalan budaya lokal menggunakan media interaktif. Metode penerapan dilakukan melalui tiga fase utama, yaitu persiapan media, implementasi "Petualangan Bahasa Nusantara" (dongeng kisah Pulau Kemaro dan permainan congklak modifikasi), serta evaluasi dampak. Khalayak sasaran berjumlah 11 siswa Taman Kanak-Kanak di Palembang. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan antusiasme dan partisipasi aktif siswa sebesar 100%. Melalui evaluasi tanya jawab lisan, siswa terbukti mampu menguasai kosakata baru serta memahami alur cerita rakyat dan cara bermain congklak dengan benar. Pendekatan belajar sambil bermain ini efektif memberikan perubahan sikap positif dan menstimulasi keterampilan kognitif serta motorik anak secara kolektif. Simpulan pengabdian menegaskan relevansi metode tradisional sebagai media pembelajaran budaya yang inovatif dan kontekstual pada era digital