Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STIMULASI KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK USIA DINI MELALUI DONGENG DAN PERMAINAN TRADISIONAL Luciana Lidya Sari; Wasitoh Meirani; Eka Putri; Sri Wahyuni; Resti Ries Tuti; Revie Juniarti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.61164

Abstract

Dominasi gawai pada anak usia dini memicu keterbatasan kosakata bahasa Indonesia dan rendahnya apresiasi kearifan lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia dan pengenalan budaya lokal menggunakan media interaktif. Metode penerapan dilakukan melalui tiga fase utama, yaitu persiapan media, implementasi "Petualangan Bahasa Nusantara" (dongeng kisah Pulau Kemaro dan permainan congklak modifikasi), serta evaluasi dampak. Khalayak sasaran berjumlah 11 siswa Taman Kanak-Kanak di Palembang. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan antusiasme dan partisipasi aktif siswa sebesar 100%. Melalui evaluasi tanya jawab lisan, siswa terbukti mampu menguasai kosakata baru serta memahami alur cerita rakyat dan cara bermain congklak dengan benar. Pendekatan belajar sambil bermain ini efektif memberikan perubahan sikap positif dan menstimulasi keterampilan kognitif serta motorik anak secara kolektif. Simpulan pengabdian menegaskan relevansi metode tradisional sebagai media pembelajaran budaya yang inovatif dan kontekstual pada era digital
PENGUATAN LITERASI PERPAJAKAN DIGITAL MELALUI IMPLEMENTASI APLIKASI CORETAX PADA GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN LAINNYA DI SMK NEGERI 8 PALEMBANG Maulidia Berlianti; Indriani Indah Astuti; Okky Savira; Sri Wahyuni; Zuhri Saputra Hutabarat
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.61166

Abstract

Coretax merupakan salah satu bentuk transformasi dan digitalisasi administrasi perpajakan yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk menciptakan peningkatan efisiensi, transparansi, serta kemudahan layanan bagi wajib pajak. Kendati demikian, proses implementasi aplikasi Coretax masih menghadapi kendala, khususnya rendahnya literasi digital serta pemahaman teknis mengenai aplikasi Coretax di kalangan guru dan tenaga kependidikan lainnya yang mengemban kewajiban sebagai Wajib Pajak Orang Pribadi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menguatkan literasi perpajakan digital sekaligus meningkatkan keterampilan guru dan tenaga kependidikan lainnya di SMK Negeri 8 Palembang dalam mengoperasikan aplikasi Coretax secara mandiri. Metode pelaksanaan yang diterapkan meliputi sosialisasi atau pemaparan materi mengenai Coretax secara komprehensif, serta pelatihan dan pendampingan mandiri. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa setelah pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, para peserta berhasil melakukan aktivasi akun, pemutakhiran data profil, serta dapat memahami alur pelaporan sehingga mampu mengakses berbagai fitur layanan perpajakan pada aplikasi Coretax. Kegiatan ini terbukti memberikan dampak positif dalam mengakselerasi literasi perpajakan digital serta membangun kesiapan mental dan teknis mitra dalam menghadapi transformasi sistem administrasi perpajakan nasional.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Penggunaan Bahasa Baku Pada Siswa Salsaliwa Deavsi; Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang; Sri Wahyuni; Luciana Lidya Sari; Eka Putri; Wahdania Nur Rahmayani; Huriyah Padhilah Anasti
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1288

Abstract

Keterampilan berbicara dan penggunaan bahasa baku merupakan kompetensi penting yang harus dikuasai siswa dalam pendidikan formal. Perkembangan teknologi digital serta penggunaan media sosial seperti Instagram, TikTok, WhatsApp, dan YouTube telah memengaruhi perilaku kebahasaan siswa, khususnya dalam penggunaan bahasa Indonesia baku. Paparan bahasa informal, slang, singkatan, dan campur kode di media sosial sering terbawa ke dalam komunikasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media sosial terhadap penggunaan bahasa baku siswa melalui pendekatan studi pustaka. Data penelitian dikumpulkan melalui dokumentasi dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, serta mensintesis berbagai penelitian relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial memberikan pengaruh dominan negatif terhadap penggunaan bahasa baku siswa, ditandai dengan menurunnya ketepatan tata bahasa, meningkatnya kosakata tidak baku, serta campur kode. Namun, melalui literasi digital dan bimbingan guru, media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sarana pengembangan kemampuan berbahasa yang lebih efektif dalam mendukung pembelajaran bahasa Indonesia di era digital saat.