Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Bantuan Hukum Pro Bono oleh OBH Terakreditas di Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau Marsel Daniel Tambunan; Juliana Laia; Gerhad Imanuel Hutabarat; Vianney Simanihuruk; Muhamad Arsy Saktiansyah Datia; Dewi Haryanti
Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum Vol 5 No 3 (2025): Desember
Publisher : LOCUS MEDIA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56128/jkih.v5i3.632

Abstract

Studi ini menilai efektivitas layanan bantuan hukum gratis (pro bono) oleh LBH Tuah Negeri Nusantara dan YLBHK-DKI di Tanjungpinang berdasarkan Pasal 28D ayat (1) UUD 1945 dan UU Nomor 16 Tahun 2011. Dengan metode empiris kualitatif, penelitian ini menunjukkan bahwa layanan pro bono, baik litigasi maupun non-litigasi, berperan penting dalam menjamin akses keadilan dan kesetaraan hukum bagi masyarakat miskin. Namun, efektivitasnya masih terhambat oleh keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, rendahnya kesadaran hukum, dan kendala geografis. Penguatan kolaborasi antara OBH, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan paralegal komunitas diperlukan untuk meningkatkan keberlanjutan dan kualitas layanan bantuan hukum.
Pemanfaatan Ikan Tamban sebagai Bahan Baku Pembuatan Kaldu Bubuk sebagai Upaya Diversifikasi Produk Pangan di Desa Berakit Muhamad Arsy Saktiansyah Datia; Andi Wulandara Zenya; Erma Erviana Simanungkalit; Andre Saputra; Ananda Dwi Ramadhani; Yesi Yasmin; Assyfa Futri Ananta; Muhammad Sugeng Satrio; Restu Daniel Ompusunggu; Imam Patqurrohman; Fortia Magfira
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i4.5558

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh potensi sumber daya perikanan lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal di wilayah pesisir. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan warga melalui pelatihan diversifikasi pangan berbahan dasar ikan tamban menjadi produk kaldu bubuk yang bernilai ekonomis tinggi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang diselenggarakan di Balai Desa Berakit, mencakup tahapan penyiapan material, perebusan bersama bumbu, pencampuran adonan, uji cita rasa, pengeringan bertahap, hingga pembentukan serbuk serta pengemasan produk akhir yang higienis. Temuan kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat, berhasil mempraktikkan seluruh tahapan produksi secara mandiri dan menghasilkan inovasi pangan yang praktis serta bernilai tambah. Secara keseluruhan, pelatihan diversifikasi pangan berbasis ikan tamban ini terbukti efektif meningkatkan keterampilan teknis serta mendorong kemandirian ekonomi warga pesisir. Sebagai langkah strategis keberlanjutan, pengabdian mendatang disarankan untuk memfokuskan pendampingan pada perolehan legalitas produk resmi serta perluasan jangkauan pemasaran melalui platform digital lokal.