Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perlindungan Hukum Terhadap Reputasi Merek Terkait Riview Negatif Food vlogger Di Media Sosial Dela Andiniyanti; Bagus Gede Ari Rama; Ketut Elly Sutrisni; Kadek Januarsa Adi Sudharma
Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum Vol 5 No 3 (2025): Desember
Publisher : LOCUS MEDIA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56128/jkih.v5i3.637

Abstract

Penelitian ini membahas perlindungan hukum terhadap reputasi merek akibat riview food vlogger di media sosial. Permasalahan ini penting seiring meningkatnya pengaruh food vlogger dalam membentuk citra produk kuliner. Kasus antara Clairmont Patisserie dan food vlogger Codeblu menggambarkan konflik antara kebebasan berekspresi dan perlindungan reputasi merek di ruang digital. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Perlindungan hukum dapat dilakukan melalui penerapan Pasal 1365 KUHPerdata, Pasal 27 ayat (3) UU ITE, dan Pasal 6 huruf b UUPK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa review negatif masih termasuk bentuk kebebasan berekspresi, namun harus disampaikan berdasarkan fakta dan itikad baik. Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan antara hak berekspresi dan tanggung jawab hukum, serta pedoman etik dalam penyampaian ulasan di media sosial.
Sosialisasi Raperda Pencegahan Rabies untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Desa Penarungan, Kabupaten Badung Dela Andiniyanti; Putu Suparna
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i22025p192-196

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pencegahan Rabies di Desa Penarungan, Kabupaten Badung. Tujuan utama kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai bahaya rabies serta pentingnya vaksinasi hewan peliharaan. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan evaluasi menggunakan kuis kepada masyarakat sebelum dan sesudah sosialisasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat, baik terkait penularan rabies, pentingnya vaksinasi, maupun dukungan terhadap kebijakan penertiban hewan penular rabies. Kegiatan ini membuktikan bahwa sosialisasi Raperda tidak hanya berfungsi memberikan pemahaman hukum, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat untuk lebih peduli dalam upaya pencegahan rabies di Kabupaten Badung.