Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PERATURAN DESA TENTANG PUNGUTAN DESA GUNA MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA DI DESA BATUDULANG Sri Nurhidayati; Darmanto Darmanto; Muhammad Salahuddin; Ardiyansyah Ardiyansyah; Amilan Hatta; Ade Sujastiawan; Edrial Edrial
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 5 No. 1 (2026): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, Maret 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v5i1.5859

Abstract

Villages have autonomy to manage community interests through Village Regulations (Perdes), including the management of village levies as a source of Village Original Income (PADesa). Batudulang Village faced the obstacle of low PADesa, which only contributed 3.7% of total income in 2023. This community service activity aimed to assist the Batudulang Village Government in drafting the Village Levy Perdes. The method used was intensive mentoring through local potential identification, focus group discussions (FGD), and drafting regulations. The results of the activity showed the identification of various levy potentials including village property (buildings, fields), retributions (clean water, cleanliness), and administrative services (correspondence). This assistance successfully formulated the draft Batudulang Village Regulation on Village Levies which includes 10 chapters and an annex on the amount of levies. This regulation provides a strong legal basis to increase village financial independence in a transparent and accountable manner.
EFEKTIVITAS PROGRAM BANTUAN PANGAN NON TUNAI (BPNT) BAGI MASYARAKAT DESA POTO KECAMATAN MOYO HILIR Muhammad Salahuddin; Rani Arya Afriani; Donny Wijaya
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v8i2.2266

Abstract

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan program pemerintah yang bertujuan membantu keluarga miskin dalam memenuhi kebutuhan pangan secara lebih layak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan program BPNT di Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program BPNT di Desa Poto tergolong cukup efektif. Pemahaman masyarakat mengenai mekanisme penyaluran bantuan dapat dikatakan baik karena adanya sosialisasi yang dilakukan secara rutin oleh pemerintah desa serta pihak terkait. Program ini juga dinilai telah mencapai tujuannya, dimana masyarakat penerima manfaat merasakan dampak positif berupa berkurangnya beban pengeluaran untuk kebutuhan pangan, serta meningkatnya kualitas nutrisi keluarga akibat akses terhadap bahan pangan yang lebih beragam dan terjangkau. Meskipun demikian, pelaksanaan program BPNT di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala yang memengaruhi efektivitas penyaluran bantuan. Beberapa permasalahan yang ditemukan antara lain validasi data penerima manfaat yang belum optimal sehingga berpotensi menyebabkan ketidaktepatan sasaran, serta keterlambatan penyaluran bantuan yang seharusnya dilakukan secara rutin setiap tiga bulan. Kendala-kendala tersebut menunjukkan perlunya peningkatan koordinasi, perbaikan pendataan, serta penguatan mekanisme penyaluran agar program BPNT dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran di masa mendatang.
IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI NOMOR 97 TAHUN 2020 TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING DI KABUPATEN SUMBAWA (Studi Kasus di Kecamatan Utan) Muhammad Salahuddin; Wulan Sawitri; Muhammad Yamin
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v7i1.2450

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sumbawa. Pemerintah Kabupaten Sumbawa menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 97 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanganan Stunting sebagai upaya mengatasi permasalahan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Peraturan Bupati tersebut di Kecamatan Utan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Peraturan Bupati Nomor 97 Tahun 2020 di Kecamatan Utan telah berjalan namun masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta koordinasi antar instansi yang belum optimal. Faktor pendukung implementasi meliputi komitmen pemerintah daerah, partisipasi masyarakat, dan kerjasama lintas sektor. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi antar pemangku kepentingan, dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam program pencegahan dan penanganan stunting.