p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Borneo Nursing Journal
Ilmiatus Qoyimah
Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Antara Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pasien, Dan Citra Puskesmas Dalam Penyelenggaraan Layanan JKN Di Kabupaten Tuban Sugiyono; Ilmiatus Qoyimah; Muhammad Fahrul Arifin
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.433

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kualitas pelayanan, kepuasan pasien, dan citra puskesmas dalam penyelenggaraan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Tuban. Studi ini dilatarbelakangi oleh adanya variasi kualitas layanan serta persepsi masyarakat terhadap citra puskesmas, sehingga diperlukan pemahaman empiris mengenai faktor-faktor yang memengaruhi pembentukan citra lembaga kesehatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 270 responden dari 16 puskesmas yang dipilih melalui proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen SERVQUAL, Patient Satisfaction Questionnaire (PSQ) – Modified, dan Health Care Image Questionnaire (HCIQ) – Modified. Analisis data menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berada pada kategori tinggi, kepuasan pasien berada pada kategori puas, dan citra puskesmas berada pada kategori baik. Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien, serta keduanya memiliki hubungan signifikan dengan citra puskesmas. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan akan berdampak langsung pada peningkatan kepuasan dan pada akhirnya memperkuat citra puskesmas. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan konsistensi layanan, penguatan komunikasi tenaga kesehatan, serta penyediaan fasilitas yang lebih representatif. Simpulan penelitian ini adalah bahwa kualitas pelayanan dan kepuasan pasien merupakan faktor kunci yang berkontribusi dalam membentuk citra puskesmas dalam penyelenggaraan layanan JKN di Kabupaten Tuban.
Analisis Hubungan Malnutrisi, Usia Ibu, Dan Riwayat Kehamilan Terhadap Kejadian Abortus Di Puskesmas Kabupaten Tuban Ilmiatus Qoyimah; Nurus Safaah; Dwi Kurnia Purnama Sari; Nikita Welandha Prasiwi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.436

Abstract

Abortus merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang masih menjadi tantangan signifikan dalam upaya peningkatan kesehatan ibu. Berbagai faktor, termasuk status gizi, usia ibu, dan riwayat obstetri, diketahui berkontribusi terhadap meningkatnya risiko abortus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan malnutrisi, usia ibu, dan riwayat kehamilan dengan kejadian abortus pada ibu hamil yang melakukan pemeriksaan di seluruh wilayah kerja puskesmas se-Kabupaten Tuban. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi terdiri dari seluruh ibu hamil yang tercatat dalam pelayanan kesehatan, dengan sampel ditentukan melalui teknik simple random sampling. Data diperoleh dari rekam medis, yang mencakup variabel status gizi (IMT, KEK, dan anemia), usia reproduktif, riwayat kehamilan, serta kejadian abortus. Analisis statistik menggunakan uji koefisien kontingensi dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa malnutrisi memiliki hubungan signifikan dengan kejadian abortus, baik berdasarkan indikator IMT (p = 0,000), status KEK (p = 0,004), maupun anemia (p = 0,000). Selain itu, variabel usia ibu dan riwayat kehamilan juga terbukti berkorelasi secara signifikan dengan abortus. Temuan ini memperkuat bahwa status gizi yang tidak optimal, ditambah faktor risiko kehamilan seperti usia berisiko dan riwayat abortus sebelumnya, meningkatkan probabilitas terjadinya abortus. Penelitian ini menegaskan pentingnya intervensi gizi prakonsepsi, edukasi kesehatan reproduksi, serta pemantauan kehamilan intensif sebagai strategi preventif untuk menurunkan angka kejadian abortus di Kabupaten Tuban.  
Pengaruh Edukasi Kesehatan Berbasis Media Audiovisual Terhadap Peningkatan Pengetahuan Keluarga Nifas Tentang Teknik Menyusui Dan Perawatan Tali Pusat Bayi Baru Lahir Nana Andriana; Diana Rhismawati Djupri; Ilmiatus Qoyimah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.532

Abstract

Keluarga nifas berperan penting sebagai sistem pendukung ibu dalam masa nifas, terutama dalam praktik menyusui dan perawatan bayi baru lahir. Kurangnya pengetahuan keluarga nifas dapat berdampak pada ketidaktepatan teknik menyusui dan perawatan tali pusat bayi baru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan berbasis media audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan keluarga nifas tentang teknik menyusui dan perawatan tali pusat bayi baru lahir. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest tanpa kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 20 keluarga nifas. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai rerata pengetahuan sebelum intervensi sebesar 9,10 dan meningkat menjadi 14,95 setelah intervensi, dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Edukasi kesehatan berbasis media audiovisual terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan keluarga nifas tentang teknik menyusui dan perawatan tali pusat bayi baru lahir.