Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Efektivitas Promosi Kesehatan dalam Mengurangi Risiko Komplikasi Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di Kota Langsa Afnina Afnina; Fathul Jannah; Eva Sulistiany; Elfida Elfida; Iskandar Iskandar
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas promosi kesehatan dalam menurunkan risiko komplikasi pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Kota Langsa. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional, melibatkan 200 responden yang dipilih melalui teknik area dan purposive sampling. Efektivitas promosi kesehatan diukur melalui tiga dimensi utama, yaitu pengetahuan, sikap, dan perilaku, sementara risiko komplikasi dijadikan sebagai variabel utama yang dianalisis. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square serta regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga dimensi tersebut memiliki hubungan yang signifikan dengan risiko komplikasi. Namun, perilaku muncul sebagai faktor yang paling menentukan dibandingkan dengan pengetahuan dan sikap. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan pengetahuan dan pembentukan sikap positif belum sepenuhnya berdampak pada kondisi klinis tanpa diikuti perubahan perilaku yang konsisten. Dengan demikian, promosi kesehatan dapat dinilai efektif apabila mampu mendorong praktik hidup sehat secara berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif melalui edukasi yang berkesinambungan, penguatan dukungan keluarga, serta pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan strategi promotif yang lebih adaptif dan kontekstual dalam pengendalian DM tipe 2.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Tingkat Kepatuhan Perawat dalam Pemberian Obat di Instalasi Gawat Darurat RSUD Dr. Zubir Mahmud Sherlica Fahra; Mailisna Mailisna; Fathul Jannah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesalahan pemberian obat (medication administration error) di Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan masalah keselamatan pasien yang signifikan karena tingginya kompleksitas pelayanan, kondisi pasien yang kritis, serta tuntutan pengambilan keputusan yang cepat. Kepatuhan perawat dalam pemberian obat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) masih menjadi permasalahan yang perlu mendapat perhatian serius karena berkaitan langsung dengan keselamatan pasien. Penelitian ini di lakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan perawat dalam pemberian obat di Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. Zubir Mahmud. Penelitian ini merupakan penelitian jenis analytic yang bersifat cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bekerja di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Zubir Mahmud Kota Idi, Kabupaten Aceh Timur, dengan jumlah sebanyak 30 orang teknik pengambilan sampel dilakukan secara Total Sampling. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 responden sebagian besar memiliki kepatuhan yang sedang dalam pemberian obat sebanyak 21 responden (70%) dan sebagian kecil memiliki kepatuhan yang rendah dalam pemberian obat sebanyak 3 responden (10%). Penelitian juga menyimpulkan bahwa ada hubungan beban kerja dengan kepatuhan perawat dalam pemberian obat di Instalasi Gawat Darurat dengan p-value 0,023 (p<0,05), ada hubungan stres kerja dengan kepatuhan perawat dalam pemberian obat di Instalasi Gawat Darurat dengan p-value 0,006 (p<0,05) dan ada hubungan komitmen kerja dengan kepatuhan perawat dalam pemberian obat di Instalasi Gawat Darurat dengan p-value 0,006 (p<0,05). Bagi pihak rumah sakit agar mengadakan tambahan pelatihan pemberian obat di IGD, mengadakan pelatihan secara berkala kepada perawat yang kurang terampil guna memperbaharui pengetahuan atau teori yang baru agar semakin membantu perawat dalam menangangi dan pemberian obat pasien gawat darurat.
Penguatan Literasi Kesehatan Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Afnina Afnina; Eka Afriani; Fathul Jannah; Eva Sulistiany; Elfida Elfida
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2026): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, April-July 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi kesehatan merupakan faktor krusial dalam pengelolaan Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2), namun akses informasi yang kompleks sering kali menjadi hambatan bagi pasien di tingkat komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi kesehatan dan perilaku pengelolaan penyakit pada pasien DMT2 di Gampong Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa melalui pendekatan edukasi berbasis komunitas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif sederhana. Instrumen pengumpulan data meliputi kuesioner literasi kesehatan, observasi partisipatif, dan wawancara mendalam terhadap 20 ibu-ibu pengajian penderita DMT2 serta 5 tenaga kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pemahaman "cukup" (45,0%), namun kepatuhan terhadap kontrol kesehatan rutin masih rendah (40,0%). Analisis tematik mengungkap bahwa penggunaan istilah medis yang rumit dan pendekatan edukasi satu arah menjadi hambatan utama. Sebaliknya, intervensi berbasis komunitas yang bersifat interaktif dan kontekstual di lingkungan informal (seperti masjid) terbukti meningkatkan keterlibatan dan pemahaman pasien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi kesehatan memerlukan integrasi antara aspek medis, sosial, dan kultural untuk mendorong perubahan perilaku manajemen diri yang berkelanjutan.