Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pendampingan Kepesertaan BPJS bagi Masyarakat di Desa Paya Bujok Seuleumak Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa Afnina Afnina; Feri Gunawan; Siska Adela
Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2022): Catimore: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LSM Catimore dan Sahabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56921/cpkm.v1i3.31

Abstract

BPJS membership has been at 99.44% of the total population of Aceh, but BPJS officials are still trying to maximize JKN - KIS membership to 100%. The Community Service Team of STIKes Bustanul Ulum Langsa was called to carry out outreach activities and assistance in community insurance participation in Paya Bujok Seulemak Village, Langsa Baro District, Langsa City, attended by 23 participants consisting of community leaders, health cadres, Pokja management and RT administrators. This activity is carried out to provide awareness to the public about the importance of health insurance. The method of activities carried out is understanding through lectures and discussions on the reality of cases in the community regarding BPJS Insurance and providing assistance through direct practice in the field. Based on the results of the study, participants began to know what obligations must be fulfilled and their rights. Participants know the procedures or referral stages with various types of service items and types of drugs that are not covered by BPJS as well as sanctions and fines imposed by BPJS.
The Relationship between Health Promotion and Smoking Behavior of Health Workers at Langsa Hospital Elfida Elfida; Eva Sulistiany; Afnina Afnina
JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 2, No 1 (2023): March 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v2i1.389

Abstract

This research was motivated by the phenomenon that there are still many health workers who smoke their work environment, namely at Langsa Hospital even though health promotion has been carried out. So they want to examine the relationship between health promotion and their smoking behavior. Health promotion consists of advocacy, social support, and community empowerment. This study involved 50 health workers at the hospital with accidental sampling techniques and using chi square analysis tools. The results of the study found a relationship between advocacy and social support with smoking behavior, while for community support there was no relationship. This is due to the cultural culture of Aceh and allows every family to smoke and this habit is passed on to posterity even though it has been educated through various means. Therefore, it is recommended that the management of Langsa Hospital promote activities more actively so that health workers do not smoke while working and are in the hospital itself and at home. It can even stop smoking.
Pengaruh Lingkungan Kerja, Gaya Kepemimpinan Dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Afnina Afnina; Erni Junaida; Herna Linda; Elvina Sari; Hanafi Nasution
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 5: Juli 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i5.3924

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja, gaya kepemimpinan, dan stres kerja terhadap kinerja karyawan pada RSUD Sultan Abdul Azis Syah Peureulak. Populasi berjumlah 361 karyawan dengan sampel jenuh dalam penelitian ini adalah 109 karyawan yang sudah berstatus PNS. Metode analisis data regresi linear berganda, uji koefisien determinasi, uji t, dan uji F. Hasil penelitian diperoleh keseluruhan variabel bebas (lingkungan kerja, gaya kepemimpinan, dan stres kerja) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Kinerja karyawan dipengaruhi secara positif oleh variabel lingkungan kerja dan gaya kepemimpinan sedangkan pengaruh variabel stres kerja adalah negatif. Variabel yang paling dominan mempengaruhi kinerja karyawan adalah gaya kepemimpinan diikuti oleh stres kerja kemudian lingkungan kerja. Tingkat korelasi antara faktor lingkungan kerja, gaya kepemimpinan, dan stres kerja dengan kinerja karyawan yaitu cukup erat atau cukup kuat sebesar 42,1%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka pentingnya ketiga variabel tersebut perlu dipertimbangkan dalam suatu organisasi karena memang benar dapat mempengaruhi kinerja karyawan.
Analisis Efektivitas Promosi Kesehatan dalam Mengurangi Risiko Komplikasi Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di Kota Langsa Afnina Afnina; Fathul Jannah; Eva Sulistiany; Elfida Elfida; Iskandar Iskandar
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas promosi kesehatan dalam menurunkan risiko komplikasi pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Kota Langsa. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional, melibatkan 200 responden yang dipilih melalui teknik area dan purposive sampling. Efektivitas promosi kesehatan diukur melalui tiga dimensi utama, yaitu pengetahuan, sikap, dan perilaku, sementara risiko komplikasi dijadikan sebagai variabel utama yang dianalisis. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square serta regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga dimensi tersebut memiliki hubungan yang signifikan dengan risiko komplikasi. Namun, perilaku muncul sebagai faktor yang paling menentukan dibandingkan dengan pengetahuan dan sikap. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan pengetahuan dan pembentukan sikap positif belum sepenuhnya berdampak pada kondisi klinis tanpa diikuti perubahan perilaku yang konsisten. Dengan demikian, promosi kesehatan dapat dinilai efektif apabila mampu mendorong praktik hidup sehat secara berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif melalui edukasi yang berkesinambungan, penguatan dukungan keluarga, serta pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan strategi promotif yang lebih adaptif dan kontekstual dalam pengendalian DM tipe 2.
Penguatan Literasi Kesehatan Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Afnina Afnina; Eka Afriani; Fathul Jannah; Eva Sulistiany; Elfida Elfida
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2026): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, April-July 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi kesehatan merupakan faktor krusial dalam pengelolaan Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2), namun akses informasi yang kompleks sering kali menjadi hambatan bagi pasien di tingkat komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi kesehatan dan perilaku pengelolaan penyakit pada pasien DMT2 di Gampong Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa melalui pendekatan edukasi berbasis komunitas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif sederhana. Instrumen pengumpulan data meliputi kuesioner literasi kesehatan, observasi partisipatif, dan wawancara mendalam terhadap 20 ibu-ibu pengajian penderita DMT2 serta 5 tenaga kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pemahaman "cukup" (45,0%), namun kepatuhan terhadap kontrol kesehatan rutin masih rendah (40,0%). Analisis tematik mengungkap bahwa penggunaan istilah medis yang rumit dan pendekatan edukasi satu arah menjadi hambatan utama. Sebaliknya, intervensi berbasis komunitas yang bersifat interaktif dan kontekstual di lingkungan informal (seperti masjid) terbukti meningkatkan keterlibatan dan pemahaman pasien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi kesehatan memerlukan integrasi antara aspek medis, sosial, dan kultural untuk mendorong perubahan perilaku manajemen diri yang berkelanjutan.
EDUKASI MANAJEMEN KESEHATAN MANDIRI BAGI PENDERITA DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS KOTA LANGSA PROVINSI ACEH Afnina Afnina; Siti Syafiqah Shada; Andi Tarlis; Elfida Elfida; Eva Sulistiany
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2025): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penderita Diabetes Mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Kota Langsa masih menghadapi keterbatasan dalam menerapkan manajemen kesehatan mandiri (self-care) secara konsisten. Permasalahan utama yang ditemukan pada mitra adalah rendahnya pemahaman mengenai pengaturan pola makan, aktivitas fisik, kepatuhan minum obat, serta upaya pencegahan komplikasi, sehingga pengelolaan penyakit masih berfokus pada aspek farmakologis semata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan perilaku self-care pasien Diabetes Mellitus tipe 2 melalui edukasi Diabetes Self-Management Education (DSME) berbasis Teori Self-Care Dorothea Orem. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi edukasi kelompok, diskusi interaktif, demonstrasi praktik self-care, serta pendampingan singkat di lingkungan rumah penduduk sekitar puskesmas. Evaluasi dilakukan melalui observasi, diskusi kelompok, dan penilaian tingkat pemahaman sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kategori pemahaman self-care peserta dari kategori baik sebesar 15% pada kondisi awal menjadi 55% setelah edukasi, serta penurunan kategori pemahaman kurang dari 40% menjadi 10%. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kesadaran, motivasi, dan komitmen untuk menerapkan self-care secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan pengetahuan, kesiapan perilaku, dan kemandirian pasien dalam mengelola Diabetes Mellitus tipe 2 secara berkelanjutan di tingkat komunitas.
Kaji Bersama Penguatan Manajemen Kesehatan Masyarakat terhadap Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Rio Putra Ramadhani; Yulina Astuti; Krisniawati Krisniawati; Afnina Afnina
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v2i2.2188

Abstract

Kesehatan merupakan modal dasar dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Namun, di wilayah perkotaan dengan dominasi sektor informal, kesehatan sering belum menjadi prioritas rumah tangga. Kecamatan Langsa Lama Kota Langsa memiliki karakteristik sosial ekonomi heterogen dengan pemanfaatan layanan kesehatan yang belum optimal. Kondisi ini dipengaruhi rendahnya kesadaran manajemen kesehatan keluarga, keterbatasan informasi, dan faktor ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya manajemen kesehatan masyarakat serta dampaknya terhadap kesejahteraan ekonomi keluarga. Metode yang digunakan adalah pendekatan kaji bersama secara partisipatif dengan melibatkan akademisi, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Desember 2025 di Aula UPT Puskesmas Langsa Kota dengan 20 peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman tentang perilaku hidup sehat, pemanfaatan layanan preventif-promotif, serta kesadaran bahwa kesehatan adalah investasi jangka panjang bagi kesejahteraan ekonomi keluarga dan pembangunan lokal berkelanjutan.
Pengaruh Strategi Komunikasi dan Manajemen Pelayanan terhadap Kepuasan Pasien di RSUD Langsa Muhammad Rizki; Djoko Rahardjo; Nanda Mirani; Afnina Afnina
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7472

Abstract

Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam menilai mutu pelayanan rumah sakit dan semakin relevan seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang profesional, cepat, dan berpusat pada pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh strategi komunikasi dan manajemen pelayanan terhadap kepuasan pasien di RSUD Langsa secara parsial dan simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional melibatkan 52 pasien rawat jalan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Likert lima poin dan dianalisis dengan uji korelasi Pearson serta regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa strategi komunikasi dan manajemen pelayanan berhubungan kuat dengan kepuasan pasien dan berpengaruh signifikan dalam model regresi. Model tersebut signifikan secara simultan dan menjelaskan 57,1% variasi kepuasan pasien. Temuan ini menegaskan pentingnya komunikasi empatik dan pengelolaan pelayanan yang terstruktur sebagai upaya meningkatkan mutu layanan di RSUD Langsa.