Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Phonological and Lexical Change in Kudangan: Implications for Mother-Tongue-Based Education in Central Kalimantan Imam Qalyubi; Hesty Widiastuty; Fadiah Adlina; Misrita Misrita
Edusoshum : Journal of Islamic Education and Social Humanities Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Ikatan Cendikiawan Ilmu Pendidikan Islam (ICIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52366/edusoshum.v6i1.327

Abstract

This study examines phonological and lexical change in Kudangan, a minority language spoken by the Dayak Tomun community in Central Kalimantan, and explores its implications for mother-tongue-based regional language education. Employing a qualitative linguistic approach, data were collected through purposive sampling involving community elders and fluent speakers, semi-structured interviews, participant observation, and lexical elicitation. Phonological analysis was conducted using segmental comparison and rule-based description, while lexical change was analyzed in terms of morphological restructuring and semantic shift. The findings reveal systematic sound correspondences, including vowel modification (e.g., /air/ → /arai/) and final consonant addition (e.g., /hujan/ → /hujant/), alongside patterned lexical variation reflecting sociocultural meaning and language contact. These results demonstrate that Kudangan maintains an internally coherent phonological and lexical system despite pressure from dominant languages. The study offers novel empirical documentation of an under-described Austronesian variety and provides a linguistic foundation for developing culturally responsive teaching materials and sustaining minority language transmission. Accordingly, phonological and lexical description is positioned not only as documentation but also as a strategic resource for regional language education and long-term language maintenance.
Comparing Basic Words and Using Lexicostatistics to Identify Language Connections among Indonesian, Dayak Ngaju, and Javanese Tri Aprilia Suciati; Imam Qalyubi; Misrita
EJI (English Journal of Indragiri): Studies in Education, Literature, and Linguistics Vol. 10 No. 1 (2026): EJI (English Journal of Indragiri): Studies in Education, Literature, and Ling
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/eji.v10i1.3010

Abstract

This study discusses the degree of kinship between Indonesian, Dayak Ngaju, and Javanese languages using a lexicostatistical approach. This method is employed to determine the linguistic relationships based on the number of basic vocabulary items that share similarities in form and meaning. Based on data from 15 glosses, the results show a 100% cognate rate among the three languages, indicating a strong historical connection as part of the Austronesian language family.
Penguatan Kompetensi Digital Guru melalui Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Video Pembelajaran Bahasa Inggris di SMP Muhammadiyah Sampit Misrita Misrita; Bahing Bahing; Imam Qalyubi; Surawan Surawan; Nguyen Thanh Tuan; Ayudhia Sherani Firdaus
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 6 No 1 (2027): September - Januari
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v6i1.9177

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran Bahasa Inggris memberikan peluang bagi guru untuk menyajikan materi secara lebih variatif, kontekstual, dan menarik. Namun, pemanfaatan media digital dalam pembelajaran di SMP Muhammadiyah Sampit masih belum optimal sehingga diperlukan penguatan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru melalui pelatihan dan pendampingan pengembangan video pembelajaran Bahasa Inggris. Kegiatan dilaksanakan di SMP Muhammadiyah Sampit dengan melibatkan 33 orang guru. Pelaksanaan kegiatan meliputi persiapan dan identifikasi kebutuhan, pelatihan berbasis praktik, pendampingan pengembangan video, serta evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest, observasi, dokumentasi, dan penilaian produk. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor peserta meningkat dari 59,82 pada pretest menjadi 78,00 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 18,18 poin atau 30,40%. Sebanyak 30 peserta (90,9%) mengalami peningkatan skor, dua peserta (6,1%) memperoleh skor tetap, dan satu peserta (3,0%) mengalami penurunan. Analisis paired-samples t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest (t(32) = 16,98; p < 0,001), dengan ukuran efek yang besar (Cohen’s d = 2,96). Dokumentasi menunjukkan keterlibatan aktif guru selama penyampaian materi, demonstrasi, diskusi, dan praktik. Kegiatan menghasilkan video pembelajaran yang dapat dimanfaatkan sebagai media pendukung pembelajaran Bahasa Inggris. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan berbasis praktik berpotensi memperkuat kompetensi digital guru sekaligus mendorong pengembangan media pembelajaran yang lebih kontekstual dan berkelanjutan.