Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Problematika Pembelajaran Maharah Kitabah Di Mts. Islam Al Mukmin Ngruki Cemani Grogol Sukoharjo 2015 -2016” Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (Pba) Sekolah Tinggi Islam Al-Mukmin Surakarta 2016 Ariyanto, Joko; Nurhayati, Umi
Sanaamul Quran: Jurnal Wawasan Keislaman Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Al-Mukmin (STIM) Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62096/sq.v4i1.51

Abstract

Maharah kitabah (menulis) merupakan salah satu ketrampilan berbahasa dan menjadi salah satu instrumen penting terlaksananya pembelajaran bahasa Arab yang sesuai dengan tujuan pendidikan. MTs. Islam Al Mukmin Ngruki yaitu salah satu lembaga pendidikan yang mengajarkan maharah kitabah, namun masih dihadapkan dengan berbagai problematika, sebagai contoh yaitu masih ditemukan beberapa siswa tidak dapat menulis Arab dengan benar sesuai kaidah bahasa Arab. Bertitik tolak dari hal tersebut, maka penelitian ini berjudul “Problematika Pembelajaran Maharah Kitabah di MTs. Islam Al Mukmin (Putri)Ngruki Cemani Grogol Sukoharjo 2015-2016”. Penelitian ini menggunakan mix metodologi yang berarti menggabungkan antara metode kuantitatif dan kualitatif. Dengan menggunakan tahapan penelitian sebagai berikut: a. Populasi dan Sampel kuantitatif dan kualitatif, b. Metode Pengumpulan Data (Wawancara Terstruktur, Kuesioner (Angket), Observasi Non partisipan dan Dokumentasi), c. Metode Analisis Data (Kuantitatif dan Kualitatif). Adapun analisa data kuantitatif meliputi tahapan Frekuensi Relatif (Persentase), sedangkan analisa data kualitatif meliputi tahapan: a. Reduksi data, b. Penyajian data, c. Kesimpulan dan verifikasi. Setelah melewati semua tahapan tersebut peneliti dapat menyimpulkan bahwa proses KBM dan tujuan pembelajaran maharah kitabah secara umum dapat berjalan dengan baik. Walaupun masih ditemukan problem yang dihadapi, yaitu: problem linguistik dan non linguistik. Problem linguistik meliputi makhroj huruf Arab yang berdekatan dan penguasaan kosakata bahasa Arab. Problem non linguistik meliputi beberapa faktor, yaitu: guru, siswa dan fasilitas. Adapun upaya dalam menyikapi problem tersebut banyak hal yang telah dilakukan oleh guru maharah kitabah, diantaranya: selalu memberikan motivasi belajar di akhir pertemuan, menggunakan metode permainan untuk menghindarkan rasa bosan siswa, dan memberikan sanksi kepada siswa yang terlambat datang ke kelas dan lain sebagainya. Adapun beberapa rekomendasi dari peneliti yaitu: 1. Hendaklah seorang guru dapat memilih metode yang tepat, agar para siswa tidak merasa bosan dan mengantuk ketika mengikuti proses KBM di kelas. 2. Bagi siswa, untuk dapat meningkatkan fokus belajar. 3. Bagi pengelola Madrasah hendaklah memberikan bimbingan khusus atau pembekalan bagi guru-guru bantu yang baru bertugas, dengan berbagai arahan dan latihan mengajar. Tidak hanya pembekalan secara teori saja, namun praktik tata cara mengajar. Namun problem yang dihadapi ini tidak begitu berpengaruh terhadap hasil prestasi nilai siswa, dengan pembuktian nilai Ujian Akhir Semester (UAS) gasal mencapai nilai 77,33. Hasil ini tergolong baik, namun masih perlu untuk ditingkatkan lagi untuk mencapai nilai yang maksimal.
Problematika Pembelajaran Bahasa Arab Di Madrasah ‘Aliyah (Ma) Tahfidz Al-Quran Nurul Iman Hidayatullah Karanganyar Ariyanto, Joko
Tanfidziya: Journal of Arabic Education Vol. 3 No. 03 (2024)
Publisher : Prodi. Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/tanfidziya.v3i03.549

Abstract

Dalam aspek kehidupan manusia hampir semua sudah dipengaruhi dan tidak bisa terlepas dari perkembangan digital. Salah satunya adalah dalam hal pembelajaran bahasa Arab. Pembelajaran bahasa Arab di era digital mengalami transformasi yang signifikan berkat kemajuan teknologi. Penelitian ini membahas peluang dan tantangan yang ditawarkan oleh teknologi digital dalam meningkatkan keterampilan berbahasa Arab, seperti akses ke sumber belajar yang lebih luas dan metode pembelajaran interaktif. Namun, tantangan seperti kesiapan guru dan infrastruktur yang tidak memadai juga dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa meskipun teknologi memberikan banyak manfaat, perhatian terhadap tantangan yang ada sangat penting untuk mencapai hasil pembelajaran yang efektif dan efesien.
Optimalisasi Peran Mahasiswa KKN XI STIM Surakarta Dalam Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Masjid di Desa Demakan, Mojolaban, Sukoharjo Taib Azka; Jundi Fathur Rohman; Joko Ariyanto; Asila Annida Nur Hamidi; Azila Anida Nur Hamidi; Mufidah Nur Karimah; Royan Nur Abidin; Shaila Radhiyya Haqi; Zaidatul Hidayah Nur Aini
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i1.990

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) XI STIM Surakarta dilaksanakan di Desa Demakan, Mojolaban, Sukoharjo sebagai bentuk pengabdian masyarakat berbasis masjid. Pemilihan topik ini didasari oleh pentingnya optimalisasi peran masjid sebagai pusat pembinaan spiritual, sosial, dan pendidikan umat. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan masyarakat, perencanaan program kerja, pelaksanaan kegiatan secara partisipatif, serta evaluasi hasil secara deskriptif. Program yang dijalankan meliputi Kelas Seru Bahasa Arab, Bimbingan Belajar, Kajian Remaja, Donor Darah, MABIT, Bersih-Bersih Masjid, dan Jum’at Berkah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan, terbukti dari realisasi MABIT yang mencapai 158% (63 peserta), realisasi partisipasi Outbond TPQ yang mencapai 102,5% (205 peserta), dan tingkat keberhasilan donasi pada program Donor Darah sebesar 87,5% (35 kantong), Secara kualitatif, terjadi peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan masjid, tumbuhnya kepedulian sosial, serta penguatan nilai religius di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara mahasiswa, masjid, dan masyarakat mampu menciptakan pemberdayaan yang berkelanjutan dan bernilai keislaman.
The Implementation of Animated Video Media in Improving Arabic Vocabulary Masteryof Students at Madrasah Aliyah Ibadurrahman Stabat Langkat Atzally Maharani Irtin; Zahrodin Fanani; Joko Ariyanto
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i4.635

Abstract

This study aims to examine the implementation of animated video media in improving students’ mastery of Arabic vocabulary at Madrasah Aliyah Ibadurrahman Stabat Langkat. The background of this research stems from the low level of Arabic vocabulary mastery, which affects students’ overall language skills. Conventional teaching methods, which tend to be monotonous and text-based, often result in a lack of motivation and enthusiasm among students. Therefore, animated video media was introduced as an innovative and interactive alternative to enhance the effectiveness of Arabic language learning.This study employed a descriptive qualitative method with data collected through observation and interviews involving teachers and students. The findings indicate that the use of animated video media significantly increases students’ interest and engagement during Arabic lessons. The integration of visual and auditory elements helps students understand vocabulary meanings in a contextual manner, making the learning process more effective. Furthermore, teachers become more creative and adaptive in designing technology-based learning activities suited to students’ characteristics and learning styles.However, the study also found several challenges, including dependence on technological tools such as projectors, laptops, and internet connectivity. These technical constraints may hinder the learning process if not properly managed. Overall, the use of animated video media has proven to be an effective strategy for improving Arabic vocabulary mastery and fostering students’ motivation to actively participate in language learning activities.
Rekonstruksi Epistemologi Pembelajaran Bahasa Arab Dalam Perspektif Pendidikan Islam: Kritik Atas Behaviorisme Dan Konstruktivisme Joko Ariyanto
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.1056

Abstract

Artikel ini bertujuan merekonstruksi epistemologi pembelajaran bahasa Arab dalam perspektif pendidikan Islam melalui kritik terhadap behaviorisme dan konstruktivisme. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan filosofis-komparatif dan analisis kritis terhadap literatur tentang teori belajar, pembelajaran bahasa Arab, dan epistemologi pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa behaviorisme berkontribusi dalam pembentukan habitus linguistik melalui latihan, pengulangan, imitasi, dan penguatan, tetapi terbatas karena cenderung mekanistik. Sementara itu, konstruktivisme mendorong peserta didik membangun pengetahuan secara aktif melalui pengalaman dan interaksi, namun belum menempatkan wahyu sebagai landasan epistemologis utama. Artikel ini menawarkan model layered epistemology yang mengintegrasikan tiga lapisan, yaitu pembiasaan linguistik, konstruksi makna, dan internalisasi nilai Islam berbasis wahyu dan adab. Model ini menempatkan pembelajaran bahasa Arab sebagai proses intelektual-spiritual yang mengintegrasikan penguasaan keterampilan bahasa, pembentukan makna, pengembangan nalar keilmuan, dan pembinaan karakter beradab dalam kerangka pendidikan Islam.
Quality Management of Teaching and Non-Teaching Staff at PPTQ Ummul Qur’an Sukoharjo Rakhmad Agung Hidayatullah; Joko Ariyanto; Nanang Dwi Purwanto; Radar Madani Al Islami
J-STAF: Siddiq, Tabligh, Amanah, Fathonah Vol. 5 No. 1 (2026): January
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STITNU Al-Farabi Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62515/staf.v5i1.1351

Abstract

This study aims to examine in depth the management of teaching and educational staff at Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Ummul Qur’an Sukoharjo, focusing on the aspects of planning, organizing, implementation, evaluation, and the challenges encountered in supporting the achievement of Qur’anic memorization education. This study is grounded in the urgency of human resource management in pesantren, which requires the integration of pedagogical competence, Qur’anic memorization ability, and caregiving functions. A qualitative approach with a case study design was employed. Data were collected through in-depth interviews with pesantren leaders and teaching staff, field observations of learning and caregiving activities, and documentation of relevant institutional records. Data analysis was conducted thematically through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the management of teaching and educational staff at PPTQ Ummul Qur’an has functioned effectively through a familial approach, with musyrif playing a central role as educators, caregivers, and role models for students in the tahfizh learning process. However, the study also reveals limitations in the performance evaluation system, which has not yet been structured systematically, as well as the lack of sustainable professional development programs for teaching staff. This research is limited to a single pesantren, and therefore the findings cannot be generalized to all tahfizh pesantren. Nevertheless, the results provide practical implications for pesantren administrators in developing more structured management systems for teaching staff without neglecting the distinctive values of pesantren. This study offers original value by enriching the literature on Islamic education management through an integrative approach that combines modern management principles with pesantren caregiving values
APLIKASI METODE SAM'IYYAH SYAFAHIYYAH (AUDIO-LINGUAL) PADA PEMBELAJARAN MUCHADATSAH BAHASA ARAB KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 8 PROGRAM KHUSUS SURAKARTA Warsito Warsito; Joko Ariyanto
Thulabuna: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Al-Mukmin (STIM) Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kebutuhan para peserta didik terhadap metode yang mampu membuat mereka mudah memahami materi pelajaran bahasa Arab, khususnya materi percakapan pada peserta didik yang terhitung pemula. Salah satu metode pendidikan Bahasa Arab adalah Sam段yyahSyafahiyyah. Metode ini telah ada sejak dahulu dan digunakan oleh pengajarbahasa asing terhadap para peserta didik dengan tujuan agar para peserta didik dapat mencapai target pembelajaran dengan maksimal. Dan dengan tujuan yang sama Metode Sam段yyah Syafahiyyah ini diterapkan oleh pengajar pada Pembelajaran Muchadatsah Bahasa Arab di kelas VII SMP Muhammadiyyah 8 Program Khusus Surakarta. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII yang berjumlah 16 peserta didik putri. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Sam段yyah Syafahiyyah ini mampu meningkatkan kemampuan percakapan para siswi dan sangat sesuai bagi peserta didik yang masihpemula khususnya para peserta didik kelas VII di SMP Muhammadiyah 8 Program Khusus Surakarta. Kata kunci: Muchadatsah,SiswadanSam段yyah Syafahiyyah This research is motivated by the needs of students for methods that are able to make them easily understand Arabic language material, especially conversation material for students who are counted beginners. One method of Arabic language education is Sam段yyah Syafahiyyah. This method has been around for a long time and is used by instructors of foreign languages for students with the aim that students can achieve the maximum learning targets. And with the same goal, the Sam段yyah Syafahiyyah Method was applied by the instructor to the Learning of Muchadatsah Arabic in class VII of Muhammadiyyah Middle School 8 Surakarta Special Program. This type of research is descriptive qualitative. The subjects of this study were class VII students, totaling 16 female students. Based on the results of the study it can be concluded that the application of the Sam段yyah Syafahiyyah method is able to improve the conversation skills of the students and is very suitable for students who are still beginners, especially the seventh grade students in Muhammadiyah Middle School 8 Surakarta Special Program.