Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Reference Management Training to Improve the Quality of Teachers' Academic Papers Titin Sumarni; Mufaro’ah
TAAWUN Vol. 5 No. 02 (2025): TA'AWUN AUGUST 2025
Publisher : Pusat Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Fattah Siman Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/taawun.v5i02.1053

Abstract

Community service aims to find out how the reference management of SMKN 1 Bengkalis teachers is, and how to provide training on reference management using the Mendeley application to SMKN 1 Bengkalis teachers. The method of this activity is to identify objectives, prepare materials, and determine the schedule and duration of implementation. Implementation of practicums and evaluation of activities is by providing a pre-test questionnaire on understanding the material, and providing a post-test questionnaire on the material, trainers, learning processes, facilities, and implementation, and evaluation of understanding the material after participating in the training. After the pre-test was conducted, the results of the participants' understanding of reference management with Mendeley were 91.18% who had not mastered reference management with Mendeley, and those who had understood were 8.82% of the 34 training participants. To provide an understanding of reference management using the Mendeley application, the community service team provided direct training to participants, which was carried out in the SMKN 1 Bengkalis computer laboratory. After conducting reference management training with the Mendeley application for teachers at SMKN 1 Bengkalis, the results were obtained, namely that on average they were able to install the Mendeley application, were able to enter references into Mendeley both online and manually, were able to make citations into articles or manuscripts or other Academic paper, and were able to create bibliographies automatically.
Konsep Pendidikan Islam: Memahami Arti Kata dan Dasar Hukumnya Najwa Wahyu Shadrina; Titin Sumarni
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 3 (2026): JUNI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/tg93ak16

Abstract

Pendidikan islam merupakan proses penanaman nilai ilahiah yang diformulasikan secara sistematis dan adaptik, yang di sesuaikan dengan kemampuan dan perkembangan potensi peserta didik. oleh karena itu program pendidikan islam ini harus memiliki landasan sehingga tercapainya tujuan, yang dimana tujuan pendidikan islam yaitu menjadikan manusia menjadi insan kamil (manusia sempurna). Jadi pendidikan yang diperoleh bukan hanya sekedar kecerdasan intelektual tetapi juga dalam aspek etika/akhlak dan spiritual. Pembahasan pada penelitian ini mengarah kepada untuk pemahaman arti kata pendidikan islam, dan landasan apa saja yang digunakan dalam pendidikan islam ini.
Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya Della Desmita; Titin Sumarni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40929

Abstract

Perkembangan bahasa merupakan salah satu aspek penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini karena berperan sebagai sarana komunikasi, berpikir, dan interaksi sosial. Kemampuan bahasa yang berkembang secara optimal dapat membantu anak memahami lingkungan, mengungkapkan pikiran dan perasaannya, serta mendukung kesiapan belajar pada jenjang pendidikan berikutnya. Oleh karena itu, pemahaman mengenai perkembangan bahasa dan faktor-faktor yang memengaruhinya menjadi hal yang penting bagi orang tua, pendidik, dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan bahasa anak usia dini serta mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhi perkembangannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder berupa buku, artikel jurnal ilmiah, hasil penelitian terdahulu, dan dokumen akademik yang relevan dengan topik penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis) melalui proses pengumpulan, pengelompokan, dan interpretasi data berdasarkan tema yang dikaji. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan bahasa anak usia dini berlangsung melalui beberapa tahapan, yaitu tahap pralinguistik, tahap satu kata, tahap dua kata, tahap kalimat sederhana, dan tahap kalimat kompleks. Perkembangan bahasa dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain faktor biologis, tingkat kecerdasan, lingkungan keluarga, lingkungan sosial, pola asuh orang tua, serta penggunaan media dan teknologi digital. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan perkembangan bahasa anak meliputi komunikasi aktif, kegiatan membaca cerita, bermain, bernyanyi, pemberian stimulasi yang tepat, serta pemanfaatan teknologi secara bijaksana.
Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Generasi Milenial Nur Hidayati; Titin Sumarni
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang metode pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada generasi milenial di era digital saat ini. Perkembangan teknologi dan internet membuat cara belajar peserta didik mengalami banyak perubahan. Generasi milenial lebih menyukai pembelajaran yang menarik, interaktif, dan menggunakan teknologi dibandingkan pembelajaran yang hanya berpusat pada guru. Karena itu, guru perlu menggunakan metode pembelajaran yang lebih kreatif agar siswa lebih semangat dan mudah memahami materi Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik generasi milenial dalam proses pembelajaran, mengetahui metode pembelajaran PAI yang cocok digunakan, serta mengetahui kendala yang dihadapi guru dalam menerapkan pembelajaran di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui pengamatan terhadap proses pembelajaran dan kajian dari berbagai sumber yang berkaitan dengan metode pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi milenial lebih tertarik pada pembelajaran yang menggunakan media digital seperti video pembelajaran, presentasi interaktif, media sosial, dan diskusi kelompok. Penggunaan metode pembelajaran yang kreatif dapat membantu meningkatkan minat belajar, motivasi, dan pemahaman siswa terhadap materi Pendidikan Agama Islam. Namun, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan fasilitas teknologi di sekolah dan kurangnya kemampuan guru dalam memanfaatkan media digital. Oleh karena itu, guru Pendidikan Agama Islam perlu terus belajar dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman agar pembelajaran tetap menarik dan mudah dipahami peserta didik tanpa menghilangkan nilai-nilai Islam
Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Islami Peserta Didik Sabrina Aulia Efendi; Titin Sumarni
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter Islami peserta didik di tengah perkembangan teknologi dan globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter Islami peserta didik di SDIT Al-Fawazi Bengkalis, penerapan nilai-nilai Islami di lingkungan sekolah, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berperan besar dalam membentuk karakter religius, disiplin, jujur, dan bertanggung jawab melalui pembiasaan kegiatan keagamaan, keteladanan guru, dan budaya religius sekolah. Faktor pendukung meliputi lingkungan sekolah yang religius dan kerja sama guru dengan orang tua, sedangkan faktor penghambat meliputi pengaruh media sosial dan kurangnya pengawasan orang tua
Urgensi Pendidikan Islam dalam Pembentukan Generasi Muda Dio Saputra; Titin Sumarni
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam menempati posisi sentral dan tidak tergantikan dalam proses pembentukan generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual. Artikel ini mengkaji urgensi pendidikan Islam sebagai kerangka fundamental dalam pembangunan karakter pemuda di Indonesia kontemporer, di mana arus globalisasi yang deras, transformasi digital yang masif, dan fragmentasi ideologis yang kompleks menghadirkan tantangan luar biasa terhadap integritas moral dan spiritual generasi muda. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui tinjauan pustaka sistematis dengan kerangka analisis teologis-normatif dan historis-empiris. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam—ketika diimplementasikan secara holistik dalam ranah formal, nonformal, dan informal—memberikan kontribusi signifikan terhadap internalisasi nilai-nilai Islam yang fundamental, yakni tauhid, akhlak, dan ilmu pengetahuan. Lebih dari itu, pendidikan Islam berfungsi sebagai kekuatan penyeimbang terhadap berbagai fenomena sosial destruktif seperti radikalisme, dekadensi moral, dan erosi identitas kebangsaan. Artikel ini berargumen bahwa penelitian-penelitian terdahulu, meskipun telah cukup banyak, belum secara memadai mengkaji hubungan integratif antara filsafat pendidikan Islam dan praktik pedagogis kontemporer. Kebaruan kajian ini terletak pada sintesis antara pemikiran pendidikan Islam klasik dengan wacana pendidikan karakter modern, sehingga menghasilkan kerangka teoretis komprehensif yang menjembatani antara idealisme normatif dan realitas empiris. Artikel ini menyimpulkan bahwa revitalisasi pendidikan Islam—melalui reformasi kurikulum, penguatan kompetensi pendidik, serta sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat—merupakan strategi yang tidak dapat diabaikan dalam mewujudkan generasi Muslim yang memadukan keunggulan intelektual dengan kemuliaan akhlak.
Pemahaman Gender PNS di Lingkungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis Mufaro’ah Mufaro’ah; Titin Sumarni
HUMANISMA : Journal of Gender Studies Vol. 4 No. 1 (2020): June 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/humanisme.v4i1.2669

Abstract

This article is about the understanding and the implementation of civil servants’ gender understanding in the Department of Women's Empowerment and Child Protection in Bengkalis Regency Government. In addition, it also asks the public response on the implementation of program-based gender conducted by the civil servant. The data obtained through the questionnaires toward 36 respondents and did the interviews to the informants who have been chosen based on various interests. This data was analyzed by descriptive qualitative analysis. The results found that the civil servants’ understanding based on gender in Department of Women's Empowerment and Child Protection of the Bengkalis Regency Government already understands the gender well, so that the programs carried out always consider welfare based on gender equality. In addition, it contributes to the strengthening public knowledge about welfare based on gender equality.