Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analysis Of Physical Condition Test Of Athletes In The Sprint Running Athletics Sport For Disabilities At NPCI Pasuruan Muhammad Arifin Subhan; Septyaningrum Putri Purwoto; Heni Yuli Handayani; Tri Setyo Utami; Nuning Aisyah Sumroti
Performa Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi fisik atlet disabilitas pada cabang atletik lari sprint di bawah naungan NPCI (Komite Paralimpiade Nasional Indonesia) Kabupaten Pasuruan. Kondisi fisik yang diukur meliputi kekuatan otot (sit-up dan push-up), daya tahan (lari 1000 meter), kecepatan (lari 60 meter), kelincahan (lari zig-zag), dan daya ledak (lompat vertikal). Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, yang melibatkan 10 atlet disabilitas berusia 16–30 tahun. Instrumen yang digunakan adalah serangkaian tes fisik standar yang disesuaikan dengan karakteristik atlet disabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar atlet berada dalam kategori baik hingga sangat baik dalam hal kekuatan, kecepatan, dan daya tahan. Namun, dalam hal kelincahan, sebagian besar atlet masih tergolong kurang. Hasil ini menunjukkan perlunya evaluasi program latihan secara individual dan berkelanjutan untuk mengoptimalkan performa atlet penyandang disabilitas, terutama ketika menghadapi tingkat kompetisi yang lebih tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelatih dan organisasi dalam merancang program pengembangan yang lebih efektif dan adaptif.
PENINGKATAN KOMPETENSI AKTIVITAS FISIK PENYANDANG DISABILITAS RUNGU KABUPATEN TUBAN MELALUI PELATIHAN INCALCY-DETY Kunjung Ashadi; Hari Setijono; Ima Kurrotun Ainin; Aghus Sifaq; Oce Wiriawan; Sapto Wibowo; Wijono Wijono; Tri Setyo Utami; Tutur Jatmiko
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 2 (2024): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v2i2.32672

Abstract

Terbatasnya kegiatan edukasi tentang pentingnya aktivitas fisik membuat para penyandang disabilitas rungu di Kabupaten Tuban belum memiliki pemahaman yang cukup untuk meningkatkan kompetensi fisik melalui kegiatan olahraga dalam rangka mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Masalah tersebut dikarenakan terbatasnya pihak yang memberikan perhatian tentang pola hidup sehat bagi para penyandang disabilitas, baik pemerintah, organisasi, masyarakat, atau pihak keluarga mereka. Hal tersebut menimbulkan dampak yang cukup besar pada kualitas hidup, motivasi, kesehatan, dan kesadaran terhadap pentingnya aktivitas fisik bagi penyandang disabilitas. Kegiatan pelatihan INCALCY-DETY ini diikuti oleh 36 orang yang terdiri dari guru sekolah luar biasa, guru olahraga sekolah inklusif, dan perwakilan NPCI (National Paralympic Comittee of Indonesia) Kabupaten Tuban. Metode yang dilakukan dalam pelatihan ini yaitu berupa penyampaian materi INCALCY-DETY secara lisan serta kegiatan praktek rangkaian gerakan latihan secara langsung. Bahan yang digunakan pada kegiatan ini merupakan materi berbentuk powerpoint untuk sesi penyampaian materi serta video tutorial yang dapat membantu para penyandang disabilitas untuk melakukan olahraga secara mandiri. Setelah mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan, para peserta menyatakan jika mereka merasa senang serta mendapatkan ilmu dari materi tersebut sehingga memotivasi mereka untuk melakukan kegiatan olahraga dengan lebih baik lagi.
Time Controlled Speed Strength Method (TCSSM) to Increase the Explosive Power of Arm and Leg Muscles of Jiu-jitsu Athletes in Magetan Regency: An Implementation of a Strength Training Program Sabitha Early Rasendriya, Tutur Jatmiko, Muhammad Kharis Fajar, Nafisa Arif Pambudi, Farjana Akter B
Journal of Educational Studies Vol. 3 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jes.v3i3.3348

Abstract

Explosive muscle power is a fundamental physical component that supports the execution of technical movements in Brazilian Jiu-Jitsu, particularly in actions such as takedowns, sweeps, and guard passes that require rapid and powerful force generation. Nevertheless, many training programs implemented at the regional level remain general and have not yet applied specific strength training methods aimed at developing speed–strength capacity. Therefore, this study aimed to evaluate the effectiveness of the Time Controlled Speed Strength Method (TCSSM) in enhancing the explosive power of the arm and leg muscles of Brazilian Jiu-Jitsu athletes in Magetan Regency. This research applied a quasi-experimental design with a one-group pretest–posttest approach involving 15 athletes aged between 15 and 23 years who had a minimum of three years of training experience. Participants completed a TCSSM-based strength training program for six weeks with a frequency of three sessions per week. The explosive power of the upper limbs was assessed using the Medicine Ball Throw (MBT) test, while lower limb explosive power was measured using the Vertical Jump (VJ) test. Data were analyzed through descriptive statistics, the Shapiro–Wilk normality test, and the Paired Sample t-test with a significance level of 0.05. The findings revealed a significant improvement in both variables following the training intervention. The mean MBT score increased from 5.39 m in the pretest to 5.99 m in the posttest, while the mean VJ score improved from 0.62 m to 0.68 m. Statistical testing confirmed significant differences between pretest and posttest scores for MBT (t = -7.937; p < 0.05) and VJ (t = -6.159; p < 0.05). These results indicate that the TCSSM-based training program effectively improves the explosive power of both arm and leg muscles in Brazilian Jiu-Jitsu athletes. Accordingly, TCSSM can be considered an effective and applicable strength training method to support the physical performance development of grappling athletes.